Langsung ke konten utama

Ke Bekasi Juga

Puncak tujuan perjalanan dari Lampung ke Depok adalah hendak kondangan ke Santika Premiere Hotel, Harapan Indah, Kota Bekasi. Dahulu, sebelum ada jalan tol Jakarta-Cikampek, Kota Bekasi ini dilalui saat perjalanan mudik atau balik, itu pun ketika jadi penumpang moda transportasi umum.

Dari ketinggian Depok, perjalanan menurun menuju Jakarta Selatan lalu mengarah ke Jakarta Timur dan berakhir di Kota Bekasi. Pantas saja jika di Bogor dan Depok hujan cukup deras niscaya Jakarta akan dapat kiriman banjir karena topografi daerahnya yang lebih rendah. Bekasi pun banjir apabila kali Bekasi meluap.

Suasana antrean di meja prasmanan 

Luapan kali Bekasi akibat menerima debit air tinggi dari hulu Cileungsi. Jadi, secara umum bukan hanya Jakarta saja yang sering terendam banjir, melainkan juga Bekasi. Daerah yang sering kebanjiran di Bekasi adalah Gang Mawar, Kampung Lengkak, Kampung Lebak (Teluk Pucung), dan kawasan Pondok Gede. 

Kondangan adalah medium bertemunya perasaan suka cita antara pengundang (sahibul hajat walimatul urusy) dengan para undangan. Tempat bertemunya orang-orang yang jarang bertemu karena terpisah jarak, ruang, dan waktu. Kondangan adalah ajang terjalinnya silaturahim yang mungkin lama terputus.

Sebab jarang ketemu, tak ayal terjadi dejavu. Banyak yang wajahnya seperti tahu karena sudah pernah bertemu, tapi namanya lupa. Untuk pelipur hati, ya, salaman. Lalu, kalau ada keingintahuan, bertanya siapa namanya. Perkara apa mau tanggapan orang yang ditanya, bukan sesuatu yang perlu dipikirkan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

“Jangan Sakit”

Lagi, pasien pengguna JKN KIS (BPJS) terlantar 8 jam di IGD gak dapat ruang (perawatan) akhirnya meninggal dunia, viral di media sosial setelah unggahan curhatan di Threads dicibir sejumlah nakes rumah sakit yang gak mau ia spill karena pengguna BPJS. Memangnya kalau statusnya sebagai pasien pengguna BPJS kenapa? Pasien itu bernama Yurizal Tri Chaerawan, menulis di Threads, “8 jam blm dpt ruangan 🥲 Gamau spill RS nya, soalnya gue pake bpjs 🥺 “ Curhatan Yurizal ini mendapat 568 like, 2,2K komentar, 42 repost, dan 44 kali dibagikan (kemungkinan bertambah), tapi bukan mendapat empati malah bully -an dari sejumlah nakes. Begitulah ulah manusia pemegang hak pakai media sosial, akan menggunakannya dengan sebebas-bebas sekehendak hati dan semurah jarinya mengetikkan kata-kata. Baru kemudian setelah apa yang ditulisnya menuai hujatan, dengan entengnya minta maaf pada khalayak. Tak urung jadi viral, dapat bully -an balasan. Jadi yang benar itu, jangan sakit. Kenapa? Sakit itu maha...

QRCBN, tak Mengapa

Setelah melihat ulang buku antologi yang sudah saya ikuti untuk mengumpulkan catatannya, ternyata bukan hanya buku Terang Bulan Tepi Lautan saja yang memakai QRCBN sebagai identitas, melainkan ada buku lainnya. Buku lain itu, ialah  Ki . Hadjar Dewantara , Bahasa Ibu Bahasa Darahku , Anak Merah Putih Tidak Takut Masalah , dan Depok Membaca . Sejauh ini, lima buku itu yang memakai QRCBN, bukan ISBN. Mungkin nanti akan menyusul buku lainnya. QRCBN, tak mengapa. Mendaftarkan buku untuk mendapat ISBN di Perpustakaan Nasional, suka terkendala terbatasnya kuota. Bahkan, kadangkala langka sehingga jalan (lain ke Roma) yang mesti ditempuh oleh penerbit adalah QRCBN tersebut. Tidak berhasil mendapatkan ISBN juga tersebab ketatnya persyaratan dan kesalahan kelengkapan berkas oleh penerbit. Untuk kelengkapan berkas itu yang membuat penerbit perlu meminta surat pernyataan keaslian naskah dari pemilik buku. Itu misal.  Di era menciptakan karya dengan segala kemudahan atas bantuan AI...

Hikmah Safari

Jika pada 'safari jumat' saya telah menemukan masjid Al-Hikmah di Jalan Pagaralam (Jumat, 16/1), kemarin sewaktu ‘safari ramadan’ saya kembali menemukan masjid Al-Hikmah di perumahan Merpati Asri. Dengan begitu sudah ada dua masjid Al-Hikmah yang saya cium sajadahnya. Nah, itulah hikmah safari. Hari ini, dalam melakukan perjalanan 'safari ramadan', saya dipertemukan dengan masjid Darul Hikmah. Nah, lagi-lagi ada kata kembar. Setelah bersua kata kembar ‘khoir’ pada masjid Thoriqul Khoir dan Nurul Khoir, hari ini kembali bersua kata kembar ‘hikmah’ pada masjid Al-Hikmah dan masjid Darul Hikmah. "Hikmah safari." Benar, begitulah hikmah daripada ‘safari ramadan’ yang saya jalani, yaitu bersua kata kembar pada nama-nama masjid yang saya jadikan target ‘safari ramadan’ salat Zuhur. Begitulah kegaliban nama-nama ‘Rumah Allah’ di muka bumi ini, tak lari dari nama-nama yang memberi spirit beribadah pada hamba-Nya di bulan Ramadan. Masjid Darul Hikmah Jl. Karet, Sumbe...