Melanjutkan cerita tentang mati lampu yang dibesut status facebooknya Bang Naim Emel Prahana. Membuat saya tiba-tiba saja membuka jendela ingatan. Reformasi baru berusia satu tahun, 1999 anak sulung kami baru masuk TK dan adiknya umur 1,5 tahun. Dunia politik belum stabil, reformasi masih mencari arah, jalan mana yang hendak dilalui dan ke mana hendak menuju. Seperti anak yang baru belajar berjalan, dunia ekonomi tertatih-tatih, harga barang kebutuhan pokok memang masih terjangkau masyarakat yang baru saja terbebas dari belenggu Orde Baru karena masih digandoli subsidi pemerintah. Pemerintahan baru di bawah BJ Habibie, mencoba menenangkan rakyat yang mendukung gerakan mahasiswa, menumbangkan rezim Orde Baru. YouTube GOENG STORY | Spesial Hari Ibu Tapi, yang namanya mati lampu masih rutin menyambanginya. Byar pet tanpa kulonuwun datang tak kenal waktu. Kalau tidak pagi, siang. Atau malam tiba-tiba pet mati, beberapa jam lamanya. Lampu ublik mengambil alih peranan, ditenagai...