Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label senam

Senam Persadia

Sejak kali pertama ikut pada 27 Agustus 2023, pagi tadi untuk kesekian kalinya saya dan istri ikut senam Persadia Angsa Putih. Hasilnya, makin ke sini badan makin fresh . Tidak kuyup, tapi lumayan berkeringat. Joging alias jalan kaki usai subuh di masjid rutin saya lakukan bersama teman "jalan subuh" yang tetangga belakang. Ditambah senam saban Minggu pagi, rasanya cukup untuk mengolah gerak tubuh. Kolesterol dan gula darah masih di kategori normal. Sate atau sop kambing masih berani. Merokok sudah lebih tigapuluh tahun saya sudahi. Minum manis dah amat jarang kecuali kalau sedang makan di luar. Lagi makan di luar bareng istri, teman atau keluarga biasanya air jeruk hangat atau es teh manis. Pilihan lainnya tentu jus buah kayak mangga, alpukat, melon atau sirsak kalau lagi ada, biasanya jarang ada. Sayangnya, ngopi yang manfaatnya berjibun, tidak bisa saya nikmati. Setiap habis ngopi meski tanpa gula, asam lambung mesti naik. Terpaksa obat mag harus saya untal. Kalau lagi ...

Latihan Otak

anggota grup senam persadia "Angsa Putih" berpose seusai senam, Minggu (17/9/2023). Usai senam pagi tadi, instruktur senam pengin ngetés kekuatan pikiran dus daya ingat para lansia angota senam. Caranya menghitung 1–8, 1–7, 1–6, 1–4, 1–2, 1–1. Tentu ada yang ingat dan cakap menyempurnakan hitungan tanpa kesalahan, tetapi ada juga yang salah. Yang masih saja salah dianggap daya ingatnya mulai menurun. Menurunnya daya ingat merupakan salah satu tanda bahwa usia sudah senja. Ibarat waktu, senja adalah suasana temaram setengah gelap sesudah sang surya tenggelam dan menjelang malam gelap gulita. “Usianya sudah senja.” Itu artinya masa hidupnya sudah dekat kematian. Para lansia peserta senam rata-rata usianya sudah senja karena kebanyakan adalah para pensiunan. Hanya sebagian kecil saja yang masih aktif bekerja, tetapi sudah mendekati usia pensiun. Maksud instruktur senam memberikan tes hitungan itu untuk latihan otak. Otak kita terdiri atas otak kiri dan otak kanan. Mengeksp...

Senam Lansia

Tumpukan hadiah yang saya dan istri bawa pulang dari kegiatan lomba 17-an. Ada hadiah door prize dari sponsor Diabetasol untuk lomba joget seru-seruan. Pagi tadi, kali pertama saya berdua istri ikut senam lansia. Sejak jauh sebelum pandemi Covid-19, setiap lewat depan Klinik Angsa Putih, pertokoan Springhill, BKP, pada hari Minggu pagi ada orang sedang senam. Ketika wabah Covid-19 melanda, kan, nggak boleh ada kerumunan. Setop, deh , ibu-ibu dan sedikit ada bapak-bapaknya melakukan aktivitas senam. Sejak beberapa pekan lalu, saya lihat aktivitas senam kembali aktif. Istri saya didaftarkan hoping -nya. Lah , masak saya cuman mengantar doang ke lokasi. Apa gak sebaiknya sekalian ikut. Maka, pagi tadi berdua istri memulai ikut senam lansia. Saya baru mendaftar dan bayar donasi. Donasi gunanya untuk membeli hadiah lomba 17-an. Setelah senam pagi tadi, dilanjut lomba. Ada empat tangkai lomba, memindahkan sarung, makan kerupuk, joget balon, dan memindahkan kardus. Seru-seruan. Bah...