Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label hari puisi nasional

Hari Puisi Nasional [3]

Pembacaan "Deklarasi Kembali Hari Puisi Nasional" Kemarin setelah wara-wiri pulang-balik hotel--TIM, woalah setelah dijelaskan mbak Astin, ternyata acara launching buku Antologi Puisi "Si Binatang Jalang" akan dilaksanakan nanti pada pukul 14. Mbak Astin (lupa nama lengkapnya) adalah pengasuh komunitas teater, berkegiatan di Taman Ismail Marzuki. Menerima secara simbolis buku "Si Binatang Jalang" Mbak Astin mengaku, dahulu anak didik Cony Sema (jurnalis RCTI cum teaterwan) almarhum. Juga kenal dengan punggawa Teater Satu Iswadi Pratama. Tak ayal, ingatan saya seketika melayang, berteman di facebook dengan Cony Sema. Sering baca status fb dan tulisannya yang bernas di laman blog pribadinya. Penyair senior Taufik Ismail membaca puisi Ya, sudah. Setelah beli kopi varian Kopi Kenangan Mantan di Kopi Kenangan, kami balik ke hotel, leyeh - leyeh , kebetulan hanya berjarak 70-an meter dari TIM, sengaja cari hotel yang dekat agar cukup melaku sikil , daripada ...

Hari Puisi Nasional [2]

Salah satu spot foto yang diabadikan Hari Puisi Nasional yang dirayakan setiap 28 April adalah mengacu pada tanggal wafatnya Chairil Anwar, si "aku" --binatang jalang dari kumpulannya terbuang--, tahun 2025 ini ditaja di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat. Sejak jauh hari, saya berniat hadir. Kemarin pembukaan, saya belum sempat hadir karena baru check in hotel di Cikini setelah pindah dari hotel rail transit suit di Gambir. Hari ini puncak perayaannya, akan ada launching buku Antologi Puisi "Si Binatang Jalang", pukul 10 siang. Satu puisi saya lolos kurasi. Pukul 9 tadi bersama istri sarapan di seberang hotel karena hotel tidak include dengan breakfast . Lalu kami ke TIM cari info di mana Teater Kecil tempat acara berlangsung. Setelah ketemu Teater Kecil, ternyata acara launching buku nanti pukul 14. Balik ke hotel. Mengisi waktu sebelum nanti balik lagi ke loby Teater Kecil, kami mengeksplor area gedung Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki. ...

Hari Puisi Nasional [1]

KMP Athaya dari PT Jemla (foto: IG Athaya) Debut lagi nih . Setelah Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2023 di Ubud, Bali dan JSAT 2024 di Banyuwangi silam, kini ke PHPN 2025 di TIM, Cikini, Jakarta Pusat. Kembali lagi memanjangkan catatan sejarah dari kesenangan membaca dan tulis menulis. Ubud Writers and Readers Festival (UWRF), Jambore Sastra Asia Tenggara (JSAT), dan Perayaan Hari Puisi Nasional (PHPN) di TIM, semuanya adalah tentang buah kesenangan membaca dan menulis. Semuanya tentang karya sastra dan geliat kesastraan. Malam ini, ditemani istri, aku berangkat ke Jakarta dengan Damri untuk acara hari puisi. Menyeberang Selat Sunda naik KMP Athaya. Kapal yang nyaman, beruntung pas sekali sepertinya, ketemu kapal ini. Waktu hendak ke Bali juga dengan Damri dahulu ke Gambir. Dari Gambir ke Bandara Soeta juga numpak Damri. Baru mabur numpak pesawat. Pun sebaliknya saat pulang kembali dari Bali ke Bumi Lada tercinta. Ke Ubud dahulu dan ke TIM ini agak merasa santai. Kondisi f...