Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label ramadan

Dana Segar Ibu Wako

Karena kemarin sibuk membantu para-para bapak se-Blok P mempersiapkan agenda ‘safari ramadan’ daripada Ibu Wali Kota di masjid kami, terpaksa  deh  saya gagal melanjutkan tadarus bakda Subuh dapat setengah juz, padahal mestinya bakda Dhuha dan Zuhur bisa selesai juz 5. Sejak sebelum Asar saya sudah ke masjid siap-siap salat Asar berjemaah lalu  standby  menunggu buka puasa bersama dengan membaurkan diri ke dalam kerumunan warga dan tamu dari luar Blok P, untuk menyambut kedatangan Ibu Wali Kota Eva Dwiana beserta jajaran pemerintah kota tiba di masjid. Ibu Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana  Protokol acara penyambutan Ibu Wako sepenuhnya dikendalikan tim Majelis Taklim Rachmat Hidayat di bawah asuhan Ibu Wali Kota. Hanya beberapa menit menjelang berbuka puasa, barulah Ibu Wali Kota dan rombongan tiba. Ibu Wali Kota Eva Dwiana langsung memberikan sambutan sebentar lalu buka puasa. Gong sambutan Ibu Wali Kota jelang berbuka, yang membuat kami senang, be...

Safari Ramadan Ibu Wako

Hari ini, tadi siang, saya tak 'safari ramadan' baik Dzuhur maupun Asar di masjid mana pun. Pasalnya, ikut membantu kerja bakti para-para bapak se-Blok P (lingkungan masjid) mempersiapan 'safari ramadan' Ibu Wali Kota di masjid kami, Ikhlas Al-Azhar. Tentu harus sesiap-siapnya alias perfek. Pemkot menyiapkan sebanyak 700 porsi ifthor untuk buka puasa bersama berupa nasi kotak dan kue kotak yang isinya kurma 3 butir, air minum gelas, dan roti. Ibu-ibu majelis taklim tidak ketinggalan menyiapkan buah-buahan (semangka 🍉, melon 🍈, nanas 🍍) di wadah khusus, kurma, kue-kue, dan kukus-kukusan. Kue-kuean jajanan pasar dan kukus-kukusan berupa ubi madu🍯, jagung 🌽, kacang 🥜, dan pisang 🍌, memang biasa jadi hidangan di masjid kami saat ada peringatan hari besar Islam yang tidak lain adalah kegiatan divisi PHBI pada struktur pengurus takmir. Pemkot menyiapkan paket ifthor 700 porsi itu karena memang tamu undangan sebanyak itu yang berasal dari berbagai unsur, seperti posya...

Doa Sambut Ramadan

Tentang berjalan safari jumat, Alhamdulillah sudah berjalan seperti yang saya kehendaki, memasuki bulan Ramadan ini, safari Ramadan adalah sesuatu yang juga pengin saya lakukan. Hari pertama puasa kemarin (18/2), saya salat Zuhur di masjid Al-Ishlah Blok L, setelah melihat masjid Al-Aqso di Blok Q  suwung , tak ada orang yang datang hendak salat. Untuk kali kedua saya getun , bertanya dalam hati, kenapa masjid Al-Aqso itu tak dipergunakan. Capek-capek dan susah payah membangun Rumah Allah SWT, itu tetapi ujungnya tidak dimakmurkan. Sudah lama tak terdengar azan di masjid itu, padahal dulu yang paling nyaring. Entah mengapa sekarang sepi. Asar pengin ke masjid Al-Anshor, tapi cuaca tidak mendukung dan berkenaan pula dengan persiapan untuk acara "kunjungan" di masjid. Setiap KK diminta membawa 3 nasi kotak, usai beli air galon saya pergi menjemput nasi kotak yang sudah kami pesan pada siangnya di RM Minang dan mengantar ke masjid. Selesai salat Magrib, Pak Ustaz memimpin doa me...

Saudi apa Muhammadiyah?

Saya sengaja menunggu apakah Masjidil Haram akan memulai mendirikan salat Tarawih pada 17 Februari kemudian esoknya 18 Februari memulai puasa Ramadan 1447 H? Semua beranjak dari rasa pengin tahu, bukan sekadar penasaran. Tak terbayang lamanya waktu menunggu. Saya nyalakan televisi kanal Kingdom of Saudi Arabia saat di sana baru saja hendak salat Magrib. Nah, salat Tarawih kan setelah salat Isya. Waktu Magrib di Saudi pukul 18.21 Waktu Jeddah, itu bersamaan dengan pukul 22.21 WIB. Dan salat Isya di sana pukul 19.32 Waktu Jeddah atau pukul 23.32 WIB. Selesai salat Isya lalu muncul seseorang berpidato di depan corong, tentu saja bahasa Arab, gak ngerti saya apa yang ia bicarakan, tapi kira-kira semacam sebuah pengumuman hasil rukyatul hilal penentuan tanggal 1 Ramadan 1447 dan keputusan memulai ibadah puasa. Saat-saat akan dimulainya salat Isya di TV Saudi Selesai orang tersebut pidato, layar TV Saudi seperti berhenti bergerak, tidak memantulkan sudut-sudut ruang yang terekan CCTV. Ta...

Belangiran

Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, di Lampung ada tradisi belangiran (turun mandi) di kali Akar, Batuputu, Telukbetung Barat. Di masa Gubernur Lampung, Drs. H. Sjachroedin Z.P., dijadikan ritual sakral kental nuansa adat budaya. Nuansa adat budaya di sini, maksudnya ada unsur budaya leluhur dalam pelaksanaannya, yaitu ada air langir (ialah campuran air dari tujuh mata air), ada kembang tujuh rupa, ada setanggi, dan daun pandan. Itulah kelengkapan belangiran tradisi   para leluhur. Rycko Menoza SZP, ketua harian DPP Lampung Sai, pada acara belangiran di kolam renang Pahoman, 25/2/2025. | rri.co | Kendati masih dipelihara sebagai tradisi menyambut Ramadan, belangiran  pernah deh berpindah-pindah tempat penyelenggaraannya. Tahun 2023 bukan di kali Akar, melainkan di Boemi Kedaton Resort, zona wisata milik keluarga Sjachroedin Z.P. di Batuputu. Tahun 2025, belangiran  diadakan di kolam renang Pahoman karena kali Akar banjir. Ditaja oleh Majlis Penyimbang Adat Lampung...

“Ibu Suri” Sudah Nongki

Kalau “Ibu Suri” ini sudah nongki di pasar, itu pertanda bulan puasa sudah dekat. Si “Ibu Suri” ini merupakan entitas paling hebring di masa bulan puasa. Gak di pasar, gak di pinggir jalan, “Ibu Suri”  nongki menunggu orang menyamperi dan menyalaminya. Jika cucok dalam percandaan dan ketemu akad pertukaran rupiah dengannya, maka “Ibu Suri” sudi diajak pulang untuk buka puasa bersama. Memang, “Ibu Suri” ini entitas paling asyik buat teman buka bersama, mukanya yang glowing dengan saputan bedak warna nude kekuning-kuningan dan senyumnya menawan kendati tak dipoles gincu, terasa manis saat dicecap bila sebelumnya ditambahkan sirup Marjan Cocopandan yang merah merona. Uh, rasanya beduk tanda berbuka tak sabar ditalu saking menggodanya. "Ibu Suri" sudah nongki menyambut Ramadan  “Ibu Suri” ini penggoda paling centil di bulan puasa. Penjual es campur yang menambahkan “Ibu Suri”, membuat orang pengin “ maling telon ” membeli es campur dan menikmatinya, jika saja tak takut...

Menuju Ramadan

Alhamdulillah jumat pekan lalu saat safari jumat di masjid Baiturrahim, di Beringin Raya, ingus yang sedang meler bisa “tahu diri”, tak iseng mengganggu selama salat jumat berlangsung, dari khutbah hingga selesai dan salat ghaib untuk almarhum (warga di sana) yang meninggal dunia. Kemarin, saat saya safari jumat di masjid Husnul Khatimah, masih di Beringin Raya juga, ingus yang sudah mengental masih sering minta dienyahkan dari rongga hidung. Setelah selesai salat tahyatal masjid dan lanjut dhuha, saya sempatkan buang air kecil dan ingus agar tenang saat salat jumatan. Masjid Husnul Khatimah, Beringin Raya  Betul saja, salat jumatan saya bisa khusyuk tanpa gangguan ingus yang usil minta dibuang. Dalam khutbahnya, khatib menjelaskan perihal betapa agung bulan Sya’ban (bulannya Nabi Muhammad SAW). Karena itu sang khatib mengimbau jemaah memperbanyak amal kebajikan jelang Ramadan. Kata khatib, “Nikmat sehat itu baru terasa ketika dalam keadaan sakit. Orang yang sudah mati minta ...

Hari Berwarna Limalikur

Ilustrasi (image source: Detikcom)   Sajak-Sajak Ramadan Zabidi Yakub   Limalikur Tibalah hari berwarna limalikur Sewarna Lily, Mawar, Lime, dan Kurobeni Apakah serupa itu warna Lailatul-qadr? Apakah di hari Jumat ini bakal turunnya? Tibalah di hari Jumat terakhir Ramadan Setelah di malam selikur tidak menentu Di malam tigalikur juga tidak menemu Di malam limalikur ini teruslah memburu Bukankah Lily, Mawar, Lime, dan Kurobeni Warna-warna yang menyelimuti limalikur Menyingkap selimut di antara malam lainnya Selikur , tigalikur , tujuhlikur , sembilanlikur Berjagalah, di malam ganjil yang ketiga ini Bila di selikur luput, di tigalikur belum katut Di malam limalikur masih ada kemungkinan Jangan lesu darah, kendor wasilah dan pasrah Kalaupun belum mungkin meyakininya Di malam tujuhlikur masih sama peluangnya Panjangkan wasilah melebihi bentang sajadah Kiyamul-lail memanjatkan doa, bermunajat Kiyamul-lail naik berharap Lailatul-qadr turun Di sembilanlikur ...

Lailatul-hacker

Lailatur-qadr adalah malam mulia di bulan Ramadan. Dipahami sebagai malam penetapan Allah SWT bagi perjalanan hidup manusia. Menurut Prof Quraish, tanda-tanda orang yang mendapatkan Lailatul-qadr itu hatinya akan damai dan selalu terdorong untuk berbuat baik. Estimasi turunnya Lailatul-qadr itu adalah pada malam-malam ganjil, yaitu selikur , tigalikur , limalikur , tujuhlikur , dan sembilanlikur . Di hari ke tigalikur kemarin, seorang kawan di facebook kasih wara - wara atau pratelan (pernyataan) bahwa akun facebook -nya kena serangan  hacker . Boro-boro Lailatul-qadr malahan Lailatul-hacker yang kau peroleh, kawan. Ceritanya, kawan itu beberapa jam sebelumnya baru saja memposkan tulisan perihal tag . Memang ada pengguna facebook yang demen banget nge- tag puluhan orang. Mungkin kawan itu kekecualian. Sekilas saya tangkap makna dari tulisan yang ia poskan itu, maksud kawan itu boleh saja kalau mau nge- tag puluhan orang kecuali dirinya. Nah, begitu pagi meninggi, tern...

April Mop

ilustrasi “April Mop” (foto: Bisnis Style) Kemarin di WAG Alumni HMI yang saya jadi salah satu anggotanya, satu anggota meng- share video Chelsea Football Club menggelar buka bersama (bukber) di Stamford Bridge, stadion kandang Chelsea Football Club di London. Dalam video tampak ratusan orang mengantre untuk masuk dalam stadion berkapasitas 40.834 tersebut. Suasana bukber juga terekspos setelah dikumandangkannya azan magrib. Tampak kebersamaan muslim berbuka puasa. Saya menyangka itu sekadar “April Mop”, tetapi mendengar narasi dalam video beberapa menit itu memang menyebutkan adanya kegiatan bukber di Stamford Bridge. Disebutkan untuk kali pertama azan berkumandang di stadion. Saya lalu googling , ketemulah link berita dan video kegiatan  – daripada –  bukber di Stamford Bridge tersebut. Tetapi, kejadian itu bukan pada Ramadan tahun ini, melainkan Ramadan tahun lalu, tepatnya digelar hari Minggu (26/3/2023). Singkat cerita, begitulah watak asli sebuah WAG. Apa ...

Sirup Berwarna Getih

  Takjil berwarna getih (merah darah) | foto: detik food | Sajak-Sajak Ramadan Zabidi Yakub   Jangan Ditafsirkan Matahari terbit di Ufuk Barat Ini April Mop atau tanda Lailatul-qadr? Bukan salah satu atau dua-duanya Itu fenomena retrograde Bulan—Venus Matahari terbit di Ufuk Barat Bukan di Bumi, melainkan di Venus Karena Venus mengalami retrograde Karena gerak rotasi searah jarum jam Hal itu jika diamati dari kutub utara Tapi, jika diamati dari permukaan Venus Jelas, Matahari terbit dari Ufuk Barat Jangan ditafsirkan itu tanda Lailatul-qadr Kutub magnetik Bumi selalu bergeser Setiap tahun sejauh 25 kilometer Maka, bukan mustahil akan sampai masanya Matahari benar terbit dari Ufuk Barat Jangan ditafsirkan itu tanda Lailatul-qadr Jangan terlalu jauh memikirkan fenomena Nanti bikin gaduh orang mendengarkan Nanti ada yang bilang tanda-tanda zaman Arah mata angin Barat, Timur, Utara, Selatan Patokannya kompas dari kutub magnetik Jika kutub magnetik berubah, maka ot...

Menjadi Umat Beragama

  Malam Selikur Ramadan (foto: Getty Images - iStockphoto -   | jeka1984 | Puisi-Puisi Kemanusiaan Zabdid Yakub Malam Selikur   ia tiba di tanah lapang di bawah pohon bernama seribu bulan ia siasati sekeliling, dilihatnya angin berjalan begitu pelan, berlalu mencari pelaku tirakat, iktikaf panjang memecahkan makna Lailatul-qadr   di tengah khusyuknya ia tafakur seperti ada yang bertanya tahukah kamu apakah Lailatil-qadr itu? ia menggeleng, menggeleng, menggeleng ia menggeleng-gelengkan kepala ke kiri ke kanan, membaca kalimah tauhid sudah berjam-jam, tanpa pernah jeda tanda ijtihad seorang mujtahid   si penanya lalu menjelaskan, Lailatul-qadr itu lebih baik daripada seribu bulan malam itu turun para malaikat dan Ruh Jibril atas izin Tuhan untuk mengatur semua urusan sejahteralah malam itu sampai terbit fajar   ia hanya terdiam menyimak penjelasan lalu hening, si penanya hilang ia mencari, hanya bertemu angin berjalan pelan ia kehilangan momentum, m...

Irisan Kebaikan

sekadar buat lustrasi, air nabeez (rendaman kurma), image source: freepik.com dari Yoursay –  Suara.com Kemarin –28 Maret– adalah Kamis Putih. Dalam menyambut perayaan Hari Raya Paskah pada 31 Maret nanti, Kamis Putih adalah hari pertama dari Hari Raya Paskah, berikutnya Jumat Agung dan Sabtu Putih. Itulah rangkaian hari disebut tri hari suci dirayakan selama tiga hari yang dimulai pada pukul 6 sore dan berlangsung 7 hari. Ritual Perjamuan Malam setelah ini pada setiap misa atau kebaktian diperingati sebagai perayaan Ekaristi atau Perjamuan Kudus. Pada misa malam ini, pastur juga mencuci kaki umat sebagai peringatan Yesus Kristus yang mencuci kaki para muridnya dalam perjamuan terakhir, pelayanan Yesus Kristus di dunia sebelum wafat di kayu salib. Hari ini –29 Maret– adalah Jumat Agung, hari wafatnya Yesus Kristus di kayu salib. Besok –30 Maret– adalah Sabtu Suci, hari memperingati pada saat tubuh Yesus Kristus dibaringkan di kubur setelah pada hari Jumat Agung wafat di kayu sa...

Pasora

ilustrasi, warga berburu menu berbuka puasa. (foto: Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta). Pasora –pasar sore Ramadan– hanya muncul saat bulan Ramadan, sesuai namanya. Masing-masing daerah beda nama atau sebutan. Di Banjarmasin disebut “pasar wadai” –wadai artinya kue–. Yang dijajakan pedagang rupanya tidak hanya kue. Ikut perkembangan, guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang menginginkan kepraktisan yang tidak mau sibuk di dapur, pasora kemudian juga menjajakan sayur matang aneka rupa berikut bermacam pilihan lauk-pauk pemenuh selera. Ya, kan, selera orang berbeda-beda, ada yang suka pedas ada yang nggak . Ada yang pengin berkuah ada yang sukanya keringan. Ada yang demen bersantan ada yang alergi sehingga mintanya kuah bening saja. Semua ada di lapak pedagang. Di kota Tapis Berseri –Bandar Lampung– dari barat ke timur, utara ke selatan, ada titik-titik tempat dijadikan pasora dadakan, kais rezeki dadakan. Dahulu di Lapangan Merah Enggal, tetapi sekarang adanya tinggal di Jl. Majapa...