Sayonara Jember. Selesai sudah "perjalanan" saya 'dikuntit istri' ke Jember menghadiri Temu Karya Serumpun 2025 yang dihelat Forum Sastra Timur Jawa. Antologi ini diikuti ratusan penyair negara serumpun (Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, serta Timor Leste yang baru dilibatkan pada tahun ini. Hari pertama, Sabtu (25/10), setelah pembukaan dilanjutkan dialog sastrawan berupa pemaparan pengalaman dan perkembangan komunitas. Banyak hal bisa dipetik dari pengalaman para sastrawan yang beragam latar belakang dan kenangannya tentang trauma dan imaji yang menjadikannya sembuh dan tumbuh bahagia. Berpose di Museum Tembakau Mengambil lokasi di Seger Nusantara, sebuah area glamping yang sejuk. Penyair laki-laki ditempatkan di tenda-tenda, sementara penyair perempuan ditempatkan di barak-barak. Malam meski sempat digoda hujan, tapi cuaca dingin yang turun ke lapangan perkemahan, tak membuat peserta ciut dan tetap semangat. Hari kedua, Minggu (26/10), be...