Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label hari pers

Prajurit TAMTAMA

Buat merayakan Hari Pers Nasional 2026, saya mengunggah ke facebook foto 4 eksemplar koran TAMTAMA terbitan tanggal 10, 11, 12, dan 14 Juni 1998. Headline   News koran berwarna pertama di Lampung, ini semua tentang Soeharto yang baru saja berhenti dari jabatan presiden RI pada 21 Mei 1998 setelah didesak oleh sejumlah “Tokoh Reformasi.” Pada pemilu 1997  –sebagai ulah Harmoko –  Soehato kembali menjadi presiden untuk jabatan ke-6 kalinya sejak pemilu 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, 1997. Krisis ekonomi (krismon) awal 1998, membuat pemerintahan Soeharto melemah. Ia dituntut mengmundurkan diri. Ada empat tokoh penting reformasi; Amien Rais, Gus Dur, Hamengku Buwono X, Megawati Soekarnoputri. Koran TAMTAMA terbitan Juni 1998 Selain 4 tokoh penting di atas, ada 4 mahasiswa turut berjuang menurunkan Soeharto. Mereka adalah Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie (Mahasiswa Universitas Trisakti). Keempatnya gugur dalam  “ Tragedi 12 Mei 19...

Kenangan Berharga

  Porwanas XIV Kalimantan Selatan 2024 menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku UMKM. Tampak orang berburu suvenir di gerai pedagang. (foto: hallobanua.com) Ada dua even yang selalu dihadiri wartawan. Pertama, Pekan Olahraga Nasional (PON) dan kedua, Hari Per Nasional (HPN). Di luar itu memang ada even yang sifatnya peliputan semata. Ada juga pekan olahraga tingkat nasional yang dikhususkan bagi wartawan, namanya pekan olahraga wartawan nasional (Porwanas), diikuti oleh wartwan sesuai cabang olahraga yang mereka kuasai. Pada even PON maupun HPN, teman wartawan yang diutus kantor, ketika kembali akan membawakan sedikit oleh-oleh untuk kita-kita di kantor. Yang lebih sering saya terima berupa kaos bertuliskan PON atau HPN dan kota tempat diselenggarakan berikut logo tema dari kedua kegiatan tersebut. Tentu saja kita-kita yang diberi oleh-oleh sangat bersukacita menerima pemberian itu. Saya masih merawat kaos dari HPN di Maluku tahun 2017 dan Sumatra Barat bergambar rumah gadang...

Lagi, Ketemu HPN

  Logo HPN 2025, image source: Media Formasi Sampai lagi di tanggal ini, 9 Februari. Insan pers kembali memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2025. HPN adalah momen penting bagi insan pers di seluruh Indonesia karena merayakan HUT ke-79 Persatuan Wartawan Indonesia. PWI adalah wadah yang menaungi insan pers dalam menjalankan profesi mereka sebagai pencari dan penyampai berita. Dahulu, PWI adalah wadah tunggal para pewarta sejak didirikan pada 9 Februari 1946 di Surakarta. Namun, seiring perkembangan zaman, muncul 27 organisasi wartawan dan mereka hadir dalam sidang pleno III lokakarya V pada 24 Maret 2006 di Jakarta menghasilkan surat keputusan Dewan Pers No.04/SK-DP/111/2006 tentang standar organisasi wartawan. Berdasar standar yang ditetapkan dalam sidang pleno, organisasi wartawan harus memiliki anggota 500 wartawan dari seluruh cabang yang dibuktikan dengan kartu pers atau tanda anggota. Dari 27 organisasi hanya 3 organisasi yang ada kala itu, yaitu Aliansi Jurnalis Indepen...