ilustrasi vaksinasi (foto: Shutterstock) Senin, 11/10/2021 kemarin, di tepi jalan dua jalur depan kantor kelurahan di komplek perumahan kami, ramai pria mengenakan rompi merah yang di punggungnya bertuliskan SATGAS KELURAHAN. Setiap ada kegiatan di kantor kelurahan tersebut, lebih-lebih kalau ada wali kota datang, pasti SATGAS KELURAHAN akan berjaga-jaga di luar kantor hingga ke tepi jalan dua jalur BKP. Saya tak pernah hirau apa pun kegiatan di situ. Kalau lewat ya lewat saja dengan kecepatan sedang sambil menoleh ke arah kantor kelurahan dan pastinya memeriksa wajah siapa-siapa saja pemakai rompi merah tersebut. Mereka adalah hansip di lingkungan RT masing-masing. Tiap RT ditunjuk satu orang warga jadi hansip. Diberi seragam, sepatu, topi, rompi, dan tentunya insentif tiap bulan. Insentif itu dari wali kota, besarannya saya tak tahu persis. Pembayarannya, sepertinya, tidak tiap bulan. Sama seperti RT, pembayaran insentifnya per tiga bulan sekali. Ada kalanya ditunda per enam bula...