Opor ayam kampung yang dibikin oleh istri kemarin tidak kami gandengkan dengan ketupat sebagaimana lazimnya seperti Idulfitri lalu. Nasi yang jadi jodohnya di Iduladha ini. Anak-anak tak pulang pada hari raya haji ini. Telah aku santap tadi sepulang salat id. Setelah ‘berpuasa’ alias tidak makan dan minum terlebih dahulu sebelum berangkat ke masjid untuk salat id. Beda dengan hari raya besar yang mesti atau disunahkan untuk makan minum terlebih dahulu. Ilustrasi | sejarah idul kurban | Hajinews.co | Diiringi lagu “Adaptasi” dari solois Tulus melalui MP3 yang ada liriknya “Dari Rabu hingga Rabu lagi” seperti mengena betul karena Iduladha ini jatuh pada hari Rabu dan yang berdiam dalam rumah hanya kami berdua istri tanpa anak-anak. Dilanjutkan Tulus, “Kita di bawah atap rindu-Nya yang sama, menunggu tenangnya langit pagi.” Sejalan pula dengan isi khutbah khatib salat id tadi, hendaklah senyampang masih hidup dan sehat, suami dan istri saling kasih mengasihi. “Ada suami-istri yang...