Langsung ke konten utama

Postingan

Ramu-Ramu Warteg

Buku ini dikirim dengan ongkir sistem COD. Tiba di rumah saat saya sedang di Cirebon, sebelum berangkat saya titipkan uang pada tetangga, untuk bayar ongkir agar paket buku tidak dikembalikan bila kang kurir beranggapan paket tidak diterima di tujuan. Ramu-Ramu Warteg menghimpun puisi tentang kuliner warteg, mengulik segala hal ihwal yang berkenaan dengan warung khas dua pintu itu. Warteg, dari Tegal keluar batas wilayah melompati sekat kelas sosial orang yang butuh sekadar kenyang, tak lebih. Dari pesisir pantura (Tegal dan Cirebon), warteg meluas melintas ke ibu kota Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Tahun 2026 saya perhatikan di sudut-sudut kota Bandar Lampung beberapa warteg berani mengibarkan panji khas warung kuliner baharian itu. Berani betul warteg-warteg itu, padahal, lidah ulun Lampung terkenal dengan selera pedas. Sambal seruit paduan cabe rawit, rampai, dan dilan Menggala, kuliner paling favorit untuk dikunjungi kapan saja, alih-alih warteg yang serba oseng d...
Postingan terbaru

Jalan Berhadiah

Bukan tentang hadiahnya. Jalan sehat dalam rangka memperingati HUT ke-81 kemerdekaan RI yang diinisiasi Lurah Kemiling Permai, Parlindungan Pane, S.Sos. adalah sebuah cara mengeratkan hubungan antara stakeholder dalam hal ini lurah dengan warga masyarakat kelurahan yang ia pimpin. Perintilan hadiah yang disiapkan dari yang paling sederhana berupa sapu hingga yang paling worth it berupa sepeda listrik, memantik semangat warga melakoni jalan sehat dan betah menunggu kupon diundi. Namanya juga tingkat kelurahan, hadiah yang disiapkan entah siapa sponsor dan pemikulnya. Peserta jalan sehat menyimak instruksi Bapak Lurah Parlindungan Pane, S.Sos  Kalau wali kota inisiatornya, bisa mengerahkan unit pelaksana tugas di dinas yang ada di Pemkot sebagai pencari sponsor. Karena itu, tidak sukar bagi wali kota untuk bagi-bagi hadiah barang elektronik, bahkan umrah bagi peserta jalan sehat. Hadiah umrah itu yang paling ditunggu dan diharapkan peserta. Bagi yang biasa jogging saban pagi atau...

Baterai Baru

Jadi juga ganti baterai. Pukul 09:36 AM saya tiba di service center Xiaomi di seberang Moka. Disuruh menunggu sekira dua jam. Saya ngadem di Moka. Masih sepi, konter hp baru satu dua yang buka, di lantai 2 dan 3 ada beberapa gerai pakaian. Peminat hp dihadapkan pada banyak tempat. Moka ada Simpur Center tempat belanja hp yang sejuk dan nyaman. Selain itu, konter hp bertebaran di banyak ruko. Karena itu, tidak mesti ke kota, ruko di sudut-sudut perumahan pun menjual hp baru dan second . Kebetulan saat hendak masuk masjid disodori kupon untuk ditukarkan nasi Jumat Berkah  Dengan begitu, tak dimungkiri dan tak perlu ditanya bila konter hp di Moka dan Simpur Center semakin lama semakin sepi, bahkan bisa jadi akan tutup. Lain halnya pusat penjualan  hp  ITC Roxy Mas, Jakarta Pusat yang stabil dan tetap ramai pengunjungnya. Berhubung Moka masih sepi, saya cari Pukul 10:20 AM saya balik ke service center , sekira setengah jam, hp yang diganti baterai selesai, saya cabu...

Inden Baterai

Kemarin siang siomay yang baterainya gak mau dicas saya antar ke servis center depan Moka, kudu inden pula. Satu sampai tujuh hari ke depan masa tunggu yang dijanjikan mbak Niken AdeS H yang melayani saya. Hp saya bawa pulang karena baterai sedang gak ready . Untungnya WA Web di laptop gak saya log out sehingga saya tetap bisa baca dan memberi komen. Masa tunggu satu minggu ke depan bisa dipotong kompas dengan cara beli hp baru, tapi alternatif ganti baterai ini ditempuh dahulu buat memastikan apa sih kendala hp ini kok mati. “Minta lembiru,” kata istri menanggapi hp saya eror ini. “Lembiru” artinya lempar beli baru. Memang begitulah jalan pintas yang gampang ditempuh bagi orang yang mudah menyerah dengan apa yang disebut ketidaksabaran. Jalan pintas yang akan menyunat saldo tabungan dengan cepat. Anak juga menyarankan jika hendak ganti hp , jangan lagi merk siomay. Ia pun Googling dan menunjukkan banyak pilihan hp yang harganya pun lumayan miring. Memang, sih, ...

Batu Uji hp Mati

Untuk kali kedua hp siomay ini kolaps. Pertama, terjadi di Jambi saat Festival Puisi Etnik Nusantara, hp nge- lag karena memory kepenuhan ulah kiriman gambar dan video kiriman peserta festival dari daerah se-Nusantara dan jiran Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Yang kedua, hari Sabtu subuh saat saya cas di Stasiun Gambir, tak mau ngecas lagi. Sampai hotel di Cirebon pun tak mau dicas. Wah, baterainya kudu ganti ini. Gejala bakal mati baterai itu sudah tersadap sebenarnya. Dicas lemot, tak cepat seperti sebelumnya, saya abaikan. Nah, kena batunya deh. Apa daya saya terpaksa absen memposting di blog , padahal sudah beberapa tahun ini rutin setiap hari ada saja cerita atau tulisan random yang saya posting. Apa lagi ini dalam perjalanan Lampung–Cirebon–Depok dan balik ke Lampung banyak ceritanya. Batu sandung yang nyaris fatal hp mati ketika driver travel berkali-kali menelepon tak bisa terhubung. Menyadari waktu penjemputan sudah lewat, saya inisiatif menghubungi kanto...

Ibadah Terpanjang

... ... ... ... ... Tepat pukul 16:20 sah ... ... ... ...

Journey

With Cakrabuana train , journey to Cirebon start 10:50 AM. Di langit Jakarta tepatnya di atas silang Monas berseliweran pesawat tempur F-15 sedang latihan intensif untuk upacara detik-detik peringatan HUT ke-81 kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026, Senin lusa. Deru suaranya menggemuruh. Jalanan sedikit macet karena hal tersebut di atas. Karena kami dari Lampung sudah sampai waktu subuh, tidak ada masalah. Anak mantu dari Depok naik commuter line turun di stasiun Gondangdia sedangkan adeknya dari Pasar Minggu juga naik moda transportasi yang sama, turun Gondangdia. Monas menjulang dipeluk polisi udara  Ndilalah di stasiun ketemu tiga keponakan sai umpu dengan Ibu mereka karena Kakek mereka dan Ayah saya kakak beradik. Dengan tujuan yang sama buat menghadiri pernikahan keponakan (anak Abang) saya yang bungsu di Hotel Metland Cirebon. Mereka satu gerbong dengan anak-anak. Kls. ekonomi gerbong 1. Sementara saya berdua istri karena pesan tiket udah belakangan jadinya pisah gerbong ...