Langsung ke konten utama

Postingan

Yang Mencuri Perhatian

Semalam melintas di layar gawai ramalan cuaca "besok siang Bandar Lampung hujan" dan benar belaka siang ini hujan. Ramalan bakal hujan di tengah suhu kemarau yang panas tentu sesuatu yang menyenangkan. Selain ramalan cuaca, juga melintas berita tentang virus influenza A (H1N1)pdm09 yang merebak di Indonesia. Ini tentu sesuatu yang menakutkan. Di tengah hujan deras tadi, istri dapat telepon dari saudara di Surabaya. Mereka asyik ngobrol meningkahi cucuran air hujan yang memaku permukaan aspal yang masih menyisakan debu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau yang erupsi pada 5 September lalu. Saudara itu cerita kalau dia terpapar virus influenza A tersebut dua kali. Setelah yang pertama sembuh, kena lagi untuk kedua kalinya. Hujan di pekarangan rumah pukul 15:09 WIB Ramalan cuaca bakal hujan, tautan berita virus influenza A yang merebak di Indonesia, dan cerita saudara yang jadi penyintas di Surabaya, menyadarkan bahwa tidak ada ruginya untuk mencermati apa yang melintas di layar g...
Postingan terbaru

Penikmat BBM Subsidi

iNews TV pukul 11:43 siang tadi menayangkan berita kenaikan harga BBM nonsubsidi. Rinciannya; Pertamax Turbo harga lama Rp18.300 dan harga baru Rp19.600, Pertamina DEX harga lama Rp21.150 dan harga baru Rp25.200, DEX LITE harga lama Rp19.700 dan harga baru Rp23.700. SPBU di mana-mana selalu dikerubuti antrean kendaraan bermotor (mobil minibus, sepeda motor, truk, mobil boks, pickup, bus). Naiknya harga BBM nonsubsidi membuat barisan kendaraan bermotor pemburu BBM subsidi makin panjang. BBM subsidi cepat habis dan langka. Harga BBM nonsubsidi per 21 September  Yang boleh membeli BBM subsidi jenis Pertalite adalah angkutan umum atau barang, kendaraan layanan umum seperti bus umum, taxi, ojek online, mobil barang maksimum roda 6 (tidak termasuk pengangkut hasil tambang), mobil pribadi, ambulan, pemadam kebakaran, motor tempel. Mobil pribadi dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc seperti Veloz, Xpander, Xenia, Apanza, Wuling dan jenis lainnya tetap dibolehkan beli BBM subsidi (Pertali...

Mesin Cuci Bahari

Sejak dibeli dan dipakai selama lebih kurang 18 atau 19 tahun lalu. Nah, ini karena lupa tahun berapa saat membelinya dulu, jadi tidak cermat. Kali ini mesin cuci ini macet parah. Sebelumnya pernah macet ringan, saluran pembuangan air mampet dan pengering tak serta-merta berhenti secara otomatis. Kali ini mesin penggilas cucian ngadat total tak mau muter . Setelah dipanggilkan mekanik dan ia bongkar, ternyata bisa ketahuan olehnya komponen apa yang rusak dan mesti didandani atau diganti. Kerusakan ada pada  gearbox , tersumbat sisa-sisa kotoran dari debu-debu dan serat-serat kain pakaian yang dicuci. Setelah gearbox dilepaskan  Saking nemen sampai susah melepaskan gearbox itu dari mesin. Setelah berjuang susah payah, terlepas. oleh mekanik gearbox itu dibawa ke toko sparepart , tapi barang yang ori tidak tersedia, ditawarkan yang lokalan. Oleh mekanik diakali membersihkan sisa-sisa kotoran yang nyelip ke dalam gearbox . Berhasil. Panjang juga akal mekanik itu. Akal ori mi...

Kabar Penyair Pergi (4)..

Subuh kemarin, sepulang dari masjid saya buka ponsel, satu kabar duka tersampaikan di grup WhatsApp warga. Ibu (atau mertua) dari warga di RT kami meninggal dunia di Krui pada Kamis (17/9) sekira pukul 23-an. Kabar duka disampaikan Pak RT. Larik kalima t   innalillahi wa inna ilaihi raji ' un  menyertai ucapan duka dan doa beruntun disampaikan anggota. Duka kedua, Bapak Sam Mukhtar Chaniago, dikabarkan meninggal di RS PON Jakarta pada pukul 00:20. Kabar di- share Datuk Sri Asrizal Nur, pimpinan Perkumpulan Rumah Seni Asnur (PERRUAS) juga sebagai penggagas penerbitan kitab Talibun, antologi Puisi Etnik Nusantara, dan kitab Pantun Majelis di grup WhatsApp  komunitas penyair “Partey Penulis Puisi” pukul 01:25 dini hari. Anton Kurnia dan Sam Mukhtar Chaniago (gambar hasil olah Gemini ♊) Pagi, di beberapa grup WhatsApp lainnya, kabar duka kepulangan Bapak Sam Mukhtar Chaniago diteruskan sekira pukul 06-an. Ada yang menge- tag nama Bapak Sam Mukhtar Chaniago karena kebe...

Sujud di Ratusan Masjid

Antara kelingan karo kelalen (ingat sama lupa), dahulu sepertinya pernah saya salat jumatan di masjid ini. Sudah lama saya jadwalkan untuk 'safari jumat' di sini. Alhamdulillah hari ini kelakon . Rupanya ramai juga jemaahnya, terutama para ASN di Pemkot Bandar Lampung yang memiliki akses (gedung parkir kantor pelayanan satu atapnya) terhubung langsung ke Masjid Agung Al-Furqon oleh sbentang jembatan penyeberangan orang (JPO) Siger Milenial. Saya sendiri belum pernah naik atau menyeberangi JPO estetik tersebut. Sepertinya mesti disengajakan karena aksesnya harus dari halaman parkir Masjid Agung Al-Furqon atau dari gedung parkir kantor pelayanan satu atap Pemkot Bandar Lampung. Di tengah-tengah jembatan persis di atas ruas jalan Diponegoro ada space semacam gardu pandang, biasa dijadikan tempat swafoto pengunjung yang naik JPO. Latar belakangnya lalu lintas di bawahnya. Masjid Agung Al-Furqon Bandar Lampung  Pemkot Bandar Lampung membangun JPO Siger Milenial, sepertinya pengi...

Gak Hilang, Baguslah

Nah, akhirnya sampai juga pada tanggal 15 September 2026 (2 hari yang lalu), seperti tertera di flyer kegiatan lomba cipta puisi bertema “Toponimi Lampung Barat” dalam ajang “Penghargaan Sastra Udo Z Karzi (Pengahut jak Udo Z Karzi 2026), penerimaan naskah puisi adalah 21 Juni – 31 Agusus 2026. Pengumuman hasil kurasi 15 Sepetmber 2026. Dua hari yang lalu, “Penghargaan Sastra Udo Z Karzi (Pengahut jak Udo Z Karzi 2026)" ini berisi 10 puisi nominasi dan 60 puisi pilihan. 70 puisi ini hasil seleksi ketat yang dilakukan kurator tunggal, yaitu Udo Z Karzi, terhadap 116 puisi yang masuk di periode itu. Pengumuman puisi nomine dan puisi pilihan ini dalam bentuk grafis dipublikasikan Udo Z Karzi di Instagram yang juga tertaut ke facebook-nya. Di facebook bisa dilihat dan dibaca sedangkan di Instagram-nya hilang (dihilangkan) entah karena apa. Udo Z Karzi mengirim grafis pengumuman itu ke WA saya berikut tautan Instagram-nya seraya menanyakan apakah saya bisa membukanya. Saya coba buka t...

Masuk Nomine

Kemarin (15/9), seperti tertera dalam flyer adalah hari pengumuman even menulis puisi "Penghargaan Sastra Udo Z Karzi (Pengahut jak Udo Z Karzi 2026)" tapi tak ada tanda-tandanya, misalnya notif di layar gawai. Saya masuk ke facebook, muncul langsung. Ada 5 grafis yang 1 berisi maklumat "Inilah Puisi Nomine dan Pilihan." Tapi, tak ada daftar puisi nomine, hanya ada daftar puisi pilihan dalam 4 grafis yang masing-masing berisi 15 puisi dan penulisnya. Saya pindah ke Instagram, sayangnya di akun IG Udo Z Karzi tak ada lagi. Sudah dihapus entah oleh siapa. Karena masuk waktu magrib, saya bersiap-siap ke masjid, tapi ada notif masuk. Udo Z Karzi mengirim tautan IG yang sudah dihapus itu. Tidak langsung saya buka tapi saya tinggal dulu ke masjid. Pulang dari masjid baru saya buka. Ada 6 grafis, di sini baru muncul daftar nomine yang mencantumkan nama saya sebagai salah satu dari 10 nama yang masuk. " Nerima nihan , Udo" balas saya ke WhatsApp Udo Z Karzi. Dib...