Puisi bertema "Rakyat Menggugat" dengan tagar #panjat_pinang saya unggah di facebook "Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia" dengan moderator RgBagus Warsono malam ini berkenaan HUT 81 RI. Narasi yang saya tabalkan adalah habisnya kebun pinang karena dibabat untuk jadi kebun sawit. Oleh karena itu, tak ada panjat pinang di kampung mereka tahun ini. Padahal, itulah hiburan merakyat. Bocil-bocil tahunya hanya tertawa menonton lomba panjat pinang karena belum terbayang di benak mereka tentang masa depan yang suram. Negara mereka digadaikan penguasa dengan barter utang. Di pundak bocil-bocil itu terbebani beratnya utang yang dibayar dengan pajak rakyat yang tidak semuanya tersalur. Sebab, ada tikus-tikus berdasi yang menggerogoti masuk ke dalam rekening pribadi. Tak ada rasa merdeka di dada bocil-bocil yang tanah ulayat mereka dibuldozer cukong dengan beking aparat keamanan yang menakut-nakuti rakyat agar diam. "Rakyat menggugat" hanyalah solilokui belaka. Puisi ...
Kemarin, gais, saya 'safari jumat' di masjid Al-Muhajirin Springhill. Pilih yang dekat-dekat saja. Karena selalu ada Jumat Berbagi di masjid ini, bocil - bocil udah hafal dan selalu ramai yang datang. Karena pengin coba-coba ambil rute lain selain yang biasa atau pernah saya lewati, saya tersasar ke jalan buntu. Rupanya tidak semua jalan terhubung ujung-ujungnya. Ada jalan buntu juga. Bikin orang terjebak. Masjid Al-Muhajirin Springhill menunggu kedatangan jamaah salat jumatan Putar balik lah saya kembali ke arah gerbang masuk baru menyusuri jalan yang biasa atau pernah saya lewati, lebih cepat memang sampai ke masjid Al-Muhajirin di pojokan kompleks perumahan elit ini. Tidak mudah masuk perumahan cluster ini. Mesti lewat pos sekuriti, ditanya dan kendara diperiksa. Karena saya berpakaian dress code untuk jumatan, langsung dipersilakan masuk dan dikasih senyum. Atau dress code ojek online yang mengantar jemput penumpang, gofood atau kurir paket juga dis...