Hari ini, tadi siang, saya tak 'safari ramadan' baik Dzuhur maupun Asar di masjid mana pun. Pasalnya, ikut membantu kerja bakti para-para bapak se-Blok P (lingkungan masjid) mempersiapan 'safari ramadan' Ibu Wali Kota di masjid kami, Ikhlas Al-Azhar. Tentu harus sesiap-siapnya alias perfek. Pemkot menyiapkan sebanyak 700 porsi iftor untuk buka puasa bersama berupa nasi kotak dan kue kotak yang isinya kurma 3 butir, air minum gelas, dan roti. Ibu-ibu majelis taklim tidak ketinggalan menyiapkan buah-buahan (semangka 🍉, melon 🍈, nanas 🍍) di wadah khusus, kurma, kue-kue, dan kukus-kukusan. Kue-kuean jajanan pasar dan kukus-kukusan berupa ubi madu🍯, jagung 🌽, kacang 🥜, dan pisang 🍌, memang biasa jadi hidangan di masjid kami saat ada peringatan hari besar Islam yang tidak lain adalah kegiatan divisi PHBI pada struktur pengurus takmir. Pemkot menyiapkan paket iftor 700 porsi itu karena memang tamu undangan sebanyak itu yang berasal dari berbagai unsur, seperti posyandu,...
Karena pada hari Jumat selumbari saya tidak 'safari jumat' karena ada kurir OFFO LIVING mengantarkan barang yang kami beli ( inden ) sekalian merakitnya di rumah, saya mesti menyambut mereka datang dan menyaksikan proses mereka merakitnya. Maka, pulanglah saya dari masjid Al-Anshor. Balik kandanglah saya salat jumatan di masjid Ikhlas Al-Azhar. Mengambil jeda di sela-sela merakit, seorang kurir pergi jumatan. Saya pun menyusul ke masjid, padahal semula saya berpikir akan absen jumatan. Suasana jemaah Zuhur di masjid Al-Anshor Maka, siang ini saya salat Zuhur di masjid Al-Anshor buat 'menebus yang hilang' selumbari , yaitu 'safari jumat' di masjid itu. Sebelum saya melakukan 'safari jumat', setiap hari Jumat saya jumatan di masjid Al-Anshor. Lalu saya terpikir berpindah ke masjid lain. Maka, begitu masuk tahun 2026, di Jumat pertama (3/1), kebetulan kami sehabis stay cation di Holiday Inn Bukit Randu dan hendak makan siang di Alam Kuring Resto, kami s...