The window of tolerance (jendela toleransi) emosi. Bagaimana cara agar memiliki hal ini? Banyak-banyaklah membaca. Tak mesti berupa buku, bisa berupa lansekap kehidupan. Maksudnya adalah, membaca dengan mengamati lingkungan di mana pun berada. Mengamati tetangga, tahu karakternya. Orang yang mengenal keberagaman komunitas secara luas, jendela toleransi emosinya akan terbuka lebih lebar. Mudah bertoleransi terhadap perbedaan pandangan dan tidak akan merasa terancam oleh sikap yang ditunjukkan orang lain terhadapnya. Ada pepatah, aforisme atau adagium purba, "Jauh berjalan banyak dilihat, lama hidup banyak dirasai." Maksudnya, seseorang yang gemar bepergian jauh atau merantau dan berumur panjang, akan mendapat pengalaman yang luas dan banyak pengetahuan.
Tiga kali ulang saya colokkan kartu ATM, tiga kali pula dikeluarkan mesin. Yang terbaca di layar, "ditolak bank Anda" nggak jelas menerangkan sebab apa ditolak itu. Setelah pindah ATM, baru ada penjelasan lebih ceto , kartu ATM saya expired date . Itu yang terjadi kemarin sore saat saya akan bayar tagihan kartu pascabayar yang jadi kuota data di gawai. Selebihnya kuota menggunakan jaringan WiFi rumah. Jadi, dipikir-pikir, saya bayar tagihan kartu pascabayar ini mubazir belaka. ATM dicolokin terus. Sampai tidak saya ketahui kalau ternyata kartu ATM "habis masa tugas" bulan Juni ini. Pas weekend , bank libur. Berarti Senin lusa baru bisa ke bank untuk ganti kartu ATM baru. Padahal, hari ini jatuh tempo tanggal pembayaran. Terpaksa pinjam ATM istri. Pernah terlambat bayar empat hari. Untung belum diblokir. Agak membagongkan sih , saya kebiasaan baru mau bayar sehari sebelum jatuh tempo atau tepat di hari jatuh tempo. Padahal, semenjak jauh hari sudah dinotifikasi pr...