Memang betul, tujuan seseorang dirawat di RS itu agar pengobatan efektif karena di bawah pengawasan dokter dan perawat. Itu kesatu. Kedua agar beristirahat dengan cukup tanpa dirusuhi tetangga. Tapi, dalam hidup bertetangga itu ada hukum tidak tertulis. Yaitu saling ngerukuni (merawat atau menjaga), baik dan damai (tidak bertengkar), bersatu dalam kehidupan sosial atau masyarakat. Semua itu berhulu pada kata rukun . Dilekatkan pada nama lembaga kemasyarakatan terkecil (RT). Karena kehidupan sosial masyarakat Indonesia itu penuh toleransi dan menjunjung nilai-nilai gotong royong dan keguyuban , maka menjenguk orang sakit (di RS atau di rumah) adalah pengejawantahan atau manifestasi dari sikap peduli, simpati, dan empati. Dan, termasuk salah satu ibadah ghairu mahdhah yang dianjurkan bagi umat muslim karena ada ganjaran pahala bagi yang melakukannya. Rasulullah Muhammad SAW mengajarkan doa khusus berikut tuntutan menjenguk orang sakit. Dalam kitab Lubbabul Hadis bab ke tigapuluh enam...
Dari kabar grup WhatsApp “15 th SBP”, acara perayaan ulang tahun ke-15 Sastra Bulan Purnama (SBP) yang bertajuk “Bulan Purnama di Kota Kita” di aula kampus STPMD “APMD” kemarin, berlangsung hangat. Bukan hangat disebabkan udara musim kemarau, melainkan hangat karena acara itu mempertemukan penyair beserta ingatan-ingatan yang mereka simpan. Sastra Bulan Purnama (SBP) adalah salah satu dari empatpuluhan komunitas sastra yang tumbuh di Kota Budaya Yogyakarta. Saya mengetahui SBP sejak beberapa tahun silam, saat masih berkegiatan di Tembi Rumah Budaya Jl. Parangtritis Km. 8,4, Tembi, Sinduharjo, Sewon, Bantul. Pengin sekali rasanya nonton, tapi waktunya selalu tidak tepat. Tajuk HUT 15 SBP “ Bulan Purnama di Kota Kita ” berwarna biru muda pada bidang biru tua. Sesuai namanya Sastra Bulan Purnama, kegiatan yang digelar di Tembi Rumah Budaya itu, selalu pas di bawah sorotan bulan purnama. Seperti halnya juga pengajian Padang Bulan milik Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) bersama kelo...