Buku "Kado yang Terbungkus dalam Rumah Kata" ini di-launching kemarin (4/7) siang di Perpustakaan Kota Depok. Berisi lebih dari 170 puisi dari 96 penulis puisi se-Indonesia sebagai kado spesial untuk hadiah ulang tahun ke-75 Pak Adri Darmadji Woko. Sebagai salah satu dari 96 penulis puisi, saya menyumbangkan 2 judul puisi. Saya, sayangnya, tidak bisa hadir memeriahkan acara peluncuran tersebut. Tetapi, saya sudah merekam video ucapan selamat ulang tahun ke-75 untuk Pak Adri Darmadji Woko. Daftar penulis puisi dan wajah sampul buku Melihat foto-foto yang terekam dalam acara peluncuran buku ini di WAG, sepertinya meriah dan gayeng . Penulis puisi (penyair), penulis cerpen (cerpenis), penulis novel (novelis). Ketiganya secara umum disebut sastrawan, wajah-wajahnya terabadikan. Flyer acara peluncuran buku dan diskusi terbuka Tak hanya sastrawan, wartawan (jurnalis) serta budayawan secara tunggal menggeluti bidang itu semata. Bahkan, ada yang pada dirinya tersemat ketiga bidan...
Kemarin saya 'safari jumat' di masjid Nurul Iman jalan Untung Suropati, Labuhan Ratu. Sempat agak bingung cari tempat parkir, di sebelah ada ruko sedang dibangun, saya masuk dan nekat memarkirkan motor di dalamnya. Kali lebih aman. Setelah menambahkan kunci pengaman di roda saya keluar. Masuk halaman masjid membaca ada tulisan "tempat parkir motor, tambahkan kunci pengaman" berupa banner terpasang pada tembok pagar. Saya balik masuk dalam bawah ruko, mindahkan motor. Masjid Nurul Iman Jalan Untung Suropati No.23 Labuhan Ratu, saya potret dari seberang jalan. Saya masuk ke masjid, belum ada orang. Berarti saya "absen pertama" di buku catatan Malaikat. Saya salat tahyatul masjid disambung Dhuha. Duduk baca surah Ar-Rahman pada aplikasi Quran di gawai. Mulai ada jemaah berdatangan, satu per satu hingga penuh. Bubar salat Jumat, saya lempar pandangan ke arah pintu pagar bawah ruko yang tadi saya maksudkan tempat untuk saya memarkirkan motor agar aman, ternyata d...