Perjalanan dari Lampung ke Depok Kamis malam dan nyampe Jumat pagi, membuat saya menjalani 'safari jumat' di masjid An-Nahl Ar-Royyan Tanah Baru, Depok. Sejak kali pertama salat jumatan di masjid ini (31/10/2025), kemarin saya ulangi lagi untuk kali kedua. Dari yang pertama dulu, saya lihat perubahan makin membuat masjid ini tampak tambah keren. Progres mempercantik penampilannya terkesan ada kemajuan signifikan kendati tentu seiring kecukupan dana yang tersedia hasil dari donasi jemaah salat hari Jumat. Takmir masjid An-Nahl baca pengumuman Yang menarik lantainya bukanlah granit licin mengkilap, melainkan marmer biasa yang tidak licin dengan ukuran 60x60 Cm. terdiri dari dua corak. Satu corak berwarna abu-abu dan satu corak lainnya berwarna putih tulang atau dengan penyebutan lain broken white . Dengan corak seperti itu, terlihat ruang salat atau shaf jemaah jadi jelas. Satu baris berwarna abu-abu dan satu baris berikutnya berwarna broken white . Begitu seterusnya, ditata ...
Setelah tadi malam dapat kejutan oleh hasil kurasi antologi PMK (Puisi Menolak Korupsi) bertema "MBGendam" yang ditaja Sosiawan Leak. Sore ini mendapat kejutan lainnya, saya lolos kurasi antologi bertema "Belajar Tidak Korupsi, Berhenti Main Akal-akalan" dari Kindai Seni Banjarmasin melalui akun facebook -nya. Lolos kurasi di dua even ini, hati saya dialiri bauran perasaan menyenangkan. Ada irisan antara MBGendam dan Belajar Tidak Korupsi, Berhenti Main Akal-akalan, yaitu sama-sama bertema anti-korupsi. Puisi yang senapas seperti ini sekilas tidak begitu susah mengarangnya. Setelah even yang pertama, "MBGendam" selesai, masih ada sisa-sisa spirit mengarang puisi untuk even kedua, "Belajar Tidak Korupsi, Berhenti Main Akal-akalan". Jadi, langsung saya merangkainya. Salah satu lembar lampiran pengumuman hasil kurasi "Antologi Kindai 2026" Untuk "MBGendam" saya kirim 5 puisi via e - mail , belum karuan berapa puisi yang bakal mas...