Hari ini ‘ safari jumat ’ saya di masjid jami’ Darul Akhiroh Jalan Sultan Haji No.40, Kota Sepang, Labuhan Ratu. Sewaktu hendak memarkirkan motor, ada beberapa orang anggota kepolisian berikut kendaraan roda dua dan empat parkir. Saya pikir biasa untuk salat jumatan. Tapi, ada banner “Jumat Berbagi” Polsek Labuhan Ratu di dekat pintu masuk masjid. Rupanya akan ada sosialisasi imbauan Bapak Kapolri, bakda jumatan oleh Bapak Kapolsek Labuhan Ratu. Dahulu, pada era Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, tagline atau slogan resmi yang dilekatkan pada institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (polri) adalah presisi (prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan). Kapolri yang baru, Jendral Suyudi Ario Seto mengganti dengan “polisi sahabat masyarakat.” Masyarakat yang mana? Embuh. Bapak Kapolsek Labuhan Ratu AKP Ono Karyono menyampaikan imbauan Bapak Kapolri Jendral Suyudi Ario Seto agar menjaga keamanan Tadi bakda jumatan, saya berdiam diri sejena...
Lebih dari 7.000 penulis dan pekerja buku dari seluruh dunia bergabung dalam aksi menolak kolaborasi dengan lembaga penerbitan dan institusi budaya Israel. Siapa saja penulis-penulis dunia yang memboikot Israel? Seperti judul novelnya “Normal People” (Orang-Orang Normal), Sally Rooney, seorang novelis Irlandia bersama tujuh penulis lainnya sepakat menyatakan pro terhadap Palestine dan boikot Israel. Dari 7.000 penulis dan pekerja buku tersebut, berikut 8 di antaranya, Sally Rooney, Alice Walker penulis “The Color Purple”, Kamila Samsie, Naomi Klein penulis “The Shock Doctrine”, Arundhati Roy penulis “The God of Small Thinks”, Ta-Nehisi Coates penulis “The Message”, Annie Ernaux peraih Nobel Sastra asal Prancis, dan Rupi Kaur. Ya, mereka semua “normal people” alias manusia-manusia normal karena menolak buku mereka diterbitkan dalam bahasa Ibrani oleh penerbit Israel. Hasi tangkapan video detikpop Di samping penulis-penulis dan pekerja buku di atas, lebih dari 1.800 aktor d...