Mekar lagi nih bunga Wijayakusuma dus pot gantung. Satu di pot yang diikatkan di pohon kelengkeng dan satu lagi digantung di list plang atap teras. Pas pulang Tarawih, saat akan membuka gerbang pagar, kami lihat dua kuncup bunga mulai mekar di pot yang diikatkan pada batang pohon kelengkeng. Ini yang diikatkan pada batang pohon kelengkeng, mengembang untuk kali kedua Rupanya yang di pot gantung pada list plang atap teras, juga siap mengembang satu kuncup bunga menampakkan putih belahan penampang sari putik di dalam. Jadi, bunga Wijayakusuma kami baik yang diikatkan pada batang pohon kelengkeng maupun di pot gantung, sudah dua kali memekarkan kembangnya. Ini yang di pot gantung ujung sebelah barat Masih ada lagi yang di pot gantung dekat gerbang pagar, terlihat putik bakal bunga di dua tempat pada sulur daun yang menjuntai. Akan mekar untuk kali kedua juga. Bunga Wijayakusuma memekarkan kembang di sepuluh malam pertama bulan Ramadan yang penuh rahmat menjadi "penghias malam ...
Ketemu deh teorinya gimana cara agar tadarus bisa dapat dua juz per hari. Bakda Subuh nyicil setengah juz kudu bisa. Nanti bakda Dhuha rampungkan setengah juz sisanya. Lalu, buat ngisi waktu menunggu Zuhur, saya baca juz berikutnya, sedapatnya. Sedapatnya itu artinya tergantung kekuatan mata. Syukur kalo bisa setengah juz, 10 lembar. Jikalau tidak, diusahakan antara 5 hingga 8 lembar. Nah, bakda Zuhur digeber abis hingga khatam juz berikutnya itu. Maka, dapatlah dua juz per hari seperti idealnya. Quran Jumbo Duo Latin, 1 jilid 5 juz Per hari ini (saya ikut yang puasa mulai 18/2 setelah melihat Masjidil Haram salat Tarawih pada 17/2 dini hari Waktu Indonesia bagian Barat --WIB), maka puasa saya sudah 11 hari dan tadarus dapat 14 juz. Artinya, saya dapat bonus 3 juz. Besok masuk juz 15--16. Untuk 'safari ramadan' tadi siang saya salat Zuhur di Masjid Jami' Baiturahman, Perum Beringin Raya, Jalan Bayam, Langkapura. Habis Zuhur sekalian cari camilan buat buka puasa di Laki...