Dahulu ada lembaga negara bernama Dewan Pertimbangan Agung (DPA) tugasnya sesuai namanya, yaitu memberikan pertimbangan. Intinya adalah menjawab segala pertanyaan presiden serta memberikan usul, saran, dan pertimbangan kepada pemerintah. Melalui amandemen UUD 1945 pada tahun 2003 di bawah pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri, DPA dibubarkan. Tahun 2004 SBY yang jadi presiden hasil pemilihan langsung. Mulai ia memerintah dengan tanpa ada DPA, tahun 2007 SBY membentuk wantimpres. Ilustrasinya cover Majalah TEMPO Setelah SBY menyelesaikan jabatan dua periode hingga 2009, Jokowi yang jadi presiden, wantimpres masih dipertahankannya, bahkan dengan jumlah hanya 9 orang. Jumlah ini merupakan pola konsisten sejak era SBY yang jadi presiden. Tapi, anggota kabinetnya gemuk. Jokowi, baik wantimpres maupun jumlah anggota kabinet mengadopsi apa yang dipolakan SBY. Jumlah wantimpres 9 orang (1 ketua merangkap anggota) dan jumlah anggota kabinet 34 orang (4 menteri koordinator dan 30 menteri ...
“Lama berjalan banyak dilihat”, seperti itu yang sohor sebagai aforisme. Pagi tadi sengaja saya chat kawan, tetangga se-RT, dan juga sesama jemaah salat. Saya mengajaknya jalan pagi bareng. Sudah lama kami tak jalan bareng. Seringnya sendiri-sendiri. Kangen pengin dengar cerita darinya. Dahulu pernah jalan bareng, banyak cerita saya dengar darinya. Tadi pun banyak cerita tumpah dari mulutnya. Macam-macam, warna warni, pahit getir. Padahal, putaran komplek perumahan BKP yang kami jelajah dan kelilingi lebih jauh dari yang biasanya saya tempuh sendiri, tapi rasanya masih saja kurang jauh buat menghabiskan cerita. Sampai perempatan jalan yang memisahkan arah ke rumah masing-masing, belum tuntas apa yang kami obrolkan, saking banyak apa pun yang ia ceritakan. Terpaksa berhenti dahulu di perempatan itu, melanjutkan obrolan sampai habis. Ilustrasinya ini saja, matahari yang beranjak meninggi saat kami berdua mulai jalan Terungkap apa yang jadi tanda tanya saya. Salah seorang jemaa...