Datang juga buku “Kado yang Terbungkus dalam Rumah Kata” –himpunan puisi untuk merayakan ulang tahun ke-75 penyair senior Adri Darmadji Woko yang lahir di Jogjakarta, 28 Juni 1951. 96 penyair menyumbang puisi sebagai kado spesial. Buku yang membungkus kado istimewa (berisi untaian puisi) untuk Mas ADW ini di- launching pada 4 Juli 2026 di aula gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Depok dengan acara pembacaan puisi oleh penyair yang berkesempatan hadir di sana. "Paket," kata Kang kurir, tadi pukul 11:42 180 judul puisi yang terbungkus dalam kado spesial ini menyuarakan kenangan, terutama para penyair yang seangkatan dengan Mas ADW. Tidak saja seangkatan, tapi juga yang biasa berinteraksi dengannya dalam berbagai komunitas dan acara. Bagi saya yang belum pernah berinteraksi, hanya mengandalkan imajinasi untuk bisa melahirkan puisi yang senapas dengan tema; ulang tahun. Dan, tentu puisi-puisi di dalam buku ini kendati dengan sudut pandang beragam, mengerucut ke t...
Setelah lama tidak jalan sehat atau joging , pagi ini istri ngajak jalan. Kendati kemarin saya jalan, saya okein . Seturut penginnya, biar kesehatan terjaga, paling tidak 3 kali seminggu atau setiap 2 hari sekali jalan. Bila tidak, setidaknya 2 kali seminggu. Dua kali seminggu atau setiap 3 hari sekali. Itu sudah lebih dari cukup. Lebih ideal lagi setiap hari seperti tetangga belakang rumah. Berdua istrinya tiap pagi jalan. Bila istrinya "mogok jalan" si suami ambil alternatif lain, yaitu gowes sepeda onthel . Sebutir matahari menetas pagi ini Bicara sepeda, anak ragil memutuskan beli sepeda untuk work by bike . Ia rada tak habis mengerti melihat antrean di SPBU. Bisa telat ke kantor, pikirnya, bila harus berjam-jam mengantre untuk memberi minum mio GT merah tunggangannya sejak SMA. Istri sudah lama nggak jogging . Pagi ini tadi jogging lagi. Sayangnya, di tengah perjalanan katanya hendak poop atau pup alias bab. Terpaksa potong kompas, mematah jalur agar lebih cep...