Langsung ke konten utama

Postingan

Masjid Imamnya "L-4"

Bakda salat magrib kemarin (Selasa, 14/7), satu jemaah yang sesekali jadi imam, maju ke depan dan duduk di undakan dekat kaki sajadah imam, menyampaikan sambutan yang isinya pamitan hendak meninggalkan BKP, kembali ke tempat asal sebelum masuk BKP. "Terima kasih atas penerimaan terhadap saya dan kebersamaan sebagai jemaah masjid ini," katanya. Di grup WA warga RT dan takmir masjid juga menulis panjang tentang penerimaan dan kebersamaan itu. Anggota grup menanggapi baik kebersamaan sebagai imam. Tidak hanya jadi imam -sesekali- di masjid, tapi juga jadi pembaca doa ketika ada acara tahlilan. Jadi, selama satu tahun beliau sekeluarga tinggal bermukim di RT kami, cukup banyak berkontribusi dalam memakmurkan masjid (ibadah) dan hajatan warga (muamalah). Satu tahun mereka menempati rumah yang sebenarnya dinego untuk dimiliki, tapi seperti dikatakannya, ternyata belum"jodoh" dan memutuskan hijrah kembali ke daerah yang dulu pernah mereka tinggali. Dalam hal rumah ada ...
Postingan terbaru

Hijau FIFA World Cup

Logo Google di awal-awal piala dunia FIFA World Cup dimulai, warnanya bernuansa pink. Hari ini saya lihat, warnanya bernuansa hijau. Apa karena sudah masa semi final, ya? Omon-omon, saya gak pernah nonton. Sebab, kurang suka bola. Saya sukanya badminton dan balap MotoGP atau otomotif Formula 1 (F1). Badminton adalah mainan kami sewaktu di Jogja (bersama kawan asal Kenali, Liwa, Belalau, dan Pahoman). Kalau gak badminton, kami main voli. Kurang suka bola, bukan gak suka. Warna Logo Google bernuansa hijau  Waktu SD dan SMP, bola plastik adalah mainan  kami saat istirahat atau sore hari setelah pulang sekolah. Tanding bola hingga ribut dengan lawan main itu biasa. Besok hari tetap saja main dan tanding lagi, ribut lagi, main dan tanding lagi. Terus saja begitu. Apakah warna hijau pada logo Google itu terbias oleh warna lapangan hijau tempat FIFA World Cup dipertandingkan? Atau oleh warna kostum pemain bola atau bendera negara mereka berasal? Hanya tim kreatif Google lah yang...

Petugas yang Baru

Ke BRI kas Rajabasa yang kantornya di depan Museum Lampung untuk ganti kartu ATM yang kedaluwarsa bulan kemarin. Setelah isi form yang disodorkan sekuriti, menunggu sebentar untuk masuk kode panggilan. Saya duduk. Belum sempat hangat pantat, sudah dipanggil maju ke meja CS. Cemana mau hangat pantat, wong AC semriwing bikin kademan malahan. Proses penggantian kartu ATM dilakukan CS ( customer service ) bank setelah memeriksa form dan memverifikasi dengan data yang sudah ada di dokumen bank. Selesai dan jadilah kartu baru. Dituntun untuk mengubah PIN sekalian. Kartu ATM baru, jadi "petugas yang baru" Kartu ATM lama warna biru seperti yang terpajang di post blog 11/7. Sementara kartu pengganti berwarna putih seperti yang terpajang di atas ini. Sama belaka mah fungsinya. Untuk tarik tunai kalau ada saldonya dan setor tunai kalau ada dana yang hendak disetor. Seperti pernah saya tulis di blog ini, entah post blog yang mana. Bahwa, di dompet saya ada empat kartu ATM, ti...

The Window of Tolerance

The window of   tolerance (jendela toleransi) emosi. Bagaimana cara agar memiliki hal ini? Banyak-banyaklah membaca. Tak mesti berupa buku, bisa berupa lansekap kehidupan. Maksudnya adalah, membaca dengan mengamati lingkungan di mana pun berada. Mengamati tetangga, tahu karakternya. Orang yang mengenal keberagaman komunitas secara luas, jendela toleransi emosinya akan terbuka lebih lebar. Mudah bertoleransi terhadap perbedaan pandangan dan tidak akan merasa terancam oleh sikap yang ditunjukkan orang lain terhadapnya. Ada pepatah, aforisme atau adagium purba, "Jauh berjalan banyak dilihat, lama hidup banyak dirasai." Maksudnya, seseorang yang gemar bepergian jauh atau merantau dan berumur panjang, akan mendapat pengalaman yang luas dan banyak pengetahuan.

Habis Masa Tugas

Tiga kali ulang saya colokkan kartu ATM, tiga kali pula dikeluarkan mesin. Yang terbaca di layar, "ditolak bank Anda" nggak jelas menerangkan sebab apa ditolak itu. Setelah pindah ATM, baru ada penjelasan lebih ceto , kartu ATM saya expired date . Itu yang terjadi kemarin sore saat saya akan bayar tagihan kartu pascabayar yang jadi kuota data di gawai. Selebihnya kuota menggunakan jaringan WiFi rumah. Jadi, dipikir-pikir, saya bayar tagihan kartu pascabayar ini mubazir belaka. ATM dicolokin terus. Kartu ATM yang "habis masa tugas" Sampai tidak saya ketahui kalau ternyata kartu ATM "habis masa tugas" bulan Juni ini. Pas  weekend , bank libur. Berarti Senin lusa baru bisa ke bank untuk ganti kartu ATM baru. Padahal, hari ini jatuh tempo tanggal pembayaran. Terpaksa pinjam ATM istri. Pernah terlambat bayar empat hari. Untung belum diblokir. Agak membagongkan sih , saya kebiasaan baru mau bayar sehari sebelum jatuh tempo atau tepat di hari jatuh tempo. Padah...

Salah Asumsi

Hari ini tadi, saya ‘safari jumat’ di masjid An-Nur jalan Purnawirawan. Sudah dari sejak lama saya mendengar suara lantunan ayat suci Al-Qur’an dari masjid ini. Terdengar dari jalan Imam Bonjol sebelum belok di pertigaan menuju ke jalan Pagaralam, waktu saya melewatinya. Tetapi, asumsi saya suara lantunan ayat suci Al-Qur’an tersebut berasal dari masjid yang ada di perkampungan yang aksesnya masuk ke dalam jurang di bawah jalan Imam Bonjol (di bawah SD Langkapura). Rupanya bukan datang dari sana, melainkan dari masjid jalan Purnawirawan itu. Wajah masjid An-Nur difoto dari depan  Karpetnya tebal dan super lembut berhiaskan kembang-kembang, mengingatkan saya pada karpet masjid Nabawi, Madinah Almunawwaroh. Bedanya, karpet masjid Nabawi berwarna hijau sedangkan masjid An-Nur warna coklat. Akan tetapi, sama belaka enaknya jidat menempel. Udara yang sejuk semriwing bukan keluar dari AC yang terpasang di dinding seperti pada masjid kebanyakan, melainkan keluar dari plafon seperti...

Kecermatan Konslet

Bolak-balik ditanya seorang kawan penyair yang bermukim di Banjarmasin mengenai kapan pengumuman manuskrip puisi untuk even "Hadiah Puisi K. BALI" yang diselenggarakan Ikatan Penulis Sabah, semalam saya bayar lunas padanya. Saat saya sedang menunggu pesanan ayam bakar di warung pecel lele, iseng-iseng saya buka facebook, kebetulan yang muncul pengumuman "manuskrip-manuskrip yang maju untuk penilaian seterusnya." Semua ada 23 manuskrip maju tahap selanjutnya. Pengumuman K.BALI di fb Ikatan Penulis Sabah  Langsung saya skrinsut dan mengirimkannya ke kawan penyair tersebut. Ia merasa bungah karena apa yang ia tunggu akhirnya muncul juga. Lebih bungah lagi karena manuskripnya ada di daftar. "Alhamdulillah manuskrip puisiku ada," tulisnya. Apa yang ia tulis itu terkirim di chat WA menjawab pertanyaan saya apakah ada manuskrip miliknya di daftar itu. Ia balas bertanya, apakah ada manuskrip milikku di daftar itu. Saya jawab gak ada. Semoga menang, lanjut saya...