Setidaknya malam ini, di masa injury time , e-mail Mas Sosiawan Leak akan diserbu pengirim puisi MBG (Makan Bergizi Gendam) yang nama-nama mereka sudah terdaftar sebagai kontributor antologi puisi MBG, tetapi belum mengirimkan karya. Saya sudah mengirim naskah puisi pada 8 April. Ada 5 judul puisi yang saya kirim, tentu berharap ada salah satu atau salah dua yang lolos kurasi dan katut dalam buku antologi puisi menolak korupsi (PMK) sebagai wujud sikap batin membenci korupsi. Bersamaan dengan hari yang di pagi sempat panas lalu kemudian siang disaput mendung dan magrib tadi hujan ricih-ricih, ada lagi datang info tentang even menulis puisi dari beberapa komunitas. Takkan henti, jadinya, kepala ini menjaring metafora. Dan, info itu langsung saya teruskan kepada teman. Kami berdua memang selalu saling bertukar info, saling support , dan saling doakan untuk senantiasa sehat dan kreatif. Sejauh ini, semua even yang sudah berlangsung, belum satu pun saya abaikan. Satu even yang dit...
Saya ke Samsat buat bayar pajak kendaraan bermotor 'kesayangan' yang kemarin saya servis dan cuci steam. Cek fisik tentu memakan waktu. Karena itu, saya bawa buku buat baca-baca mengisi waktu menunggu saat nama saya dipanggil kasir Bank Lampung. Eh, ternyata di ruang pembayaran ada pocadi. Pocadi (pojok baca digital) di ruang pembayaran pajak kendaraan bermotor, ini bernama Taman Kemala. Terbaca keterangan di stand banner , “Pocadi merupakan fasilitas pojok baca yang ditempatkan di pusat keramaian/titik kumpul masyarakat sebagai upaya memberikan kemudahan akses informasi. Bilik pocadi di ruang pembayaran Samsat Pojok baca digital ini difasilitasi oleh Perpustakaan Nasional (perpusnas). Ada dua rak buku (yang tidak penuh sesak oleh buku) di ruang pembayaran samsat ini. Buku yang dipajang di rak terdiri dari beragam topik. Pengetahuan umum dan sastra. Ada beberapa buku karya Putut EA terpajang di sini. Membawa buku ke mana-mana memang sudah kebiasaan saya. Kendati bisa men...