Kemarin saya 'safari jumat' di masjid Nurul Iman jalan Untung Suropati, Labuhan Ratu. Sempat agak bingung cari tempat parkir, di sebelah ada ruko sedang dibangun, saya masuk dan nekat memarkirkan motor di dalamnya. Kali lebih aman. Setelah menambahkan kunci pengaman di roda saya keluar. Masuk halaman masjid membaca ada tulisan "tempat parkir motor, tambahkan kunci pengaman" berupa banner terpasang pada tembok pagar. Saya balik masuk dalam bawah ruko, mindahkan motor. Masjid Nurul Iman Jalan Untung Suropati No.23 Labuhan Ratu, saya potret dari seberang jalan. Saya masuk ke masjid, belum ada orang. Berarti saya "absen pertama" di buku catatan Malaikat. Saya salat tahyatul masjid disambung Dhuha. Duduk baca surah Ar-Rahman pada aplikasi Quran di gawai. Mulai ada jemaah berdatangan, satu per satu hingga penuh. Bubar salat Jumat, saya lempar pandangan ke arah pintu pagar bawah ruko yang tadi saya maksudkan tempat untuk saya memarkirkan motor agar aman, ternyata d...
Wadidau , tambah satu maning kien telepon siluman dak karuan ini. Sekira pukul 4:56 subuh tadi masuk pesan WhatsApp, bunyi pesannya, "Acara Hadiah VIV Spesial Segera Dimulai. Masuk untuk melihat hadiah Anda." Masukkah saya? Tentu saja tidak. Emang bisa elo giring. Ya, ndak akanlah. Kemarin pesan WhatsApp masuk agak siang, pukul 6:53. Isinya lumayan panjang, tawaran jadi anggota judol slots dalam permainan ular keberuntungan PG hingga Rp100.000. Entah apa makna kode "PG" yang disebutkannya itu. Bodo amatlah . Acak nyak ngupi . Herannya, ini nomor ada foto profil Kemarinnya selumbari alias empat hari lewat, Selasa, 30 Juni, kali pertama pesan WhatsApp dari nomor telepon siluman masuk pada pukul 3:34. Isi pesannya seperti yang sudah saya jadikan cerita di blog ini hari itu juga, Selasa, 30 Juni. Terpengaruhkah saya. Ndak . Ini isi lengkap pesannya Tentang telepon siluman, apakah berupa panggilan atau sekadar pesan WhatsApp, tidak saya gubris. Yang getol sekali...