Nah, kesampaian 'safari jumat' di masjid Taqwa Jl. Kotaraja Tanjungkarang yang sejak tiga pekan lalu saya hajatkan dan baru kelakon pada hari ini. Untuk salat jumatan memang baru kali ini, tapi untuk salat Zuhur sudah berkali-kali. Agak laen ini masjid. Khutbah Jumat setengah jam lebih. Pukul 12:32 WIB baru selesai khutbah pertama, ditambah khutbah kedua 10 menit. Praktis hampir pukul 01 baru selesai jumatan. Apakah selalu selama itu khutbahnya? Beberapa orang jemaah di depan saya sudah ganti gaya duduk berapa kali karena merasa kakinya pegal. Saya pun tak luput mengubah posisi persilangan kaki, kanan dan kiri saling dipertukarkan agar tidak sampai keram. Alhamdulillah, kendati masuk kategori lansia secara usia, tapi ketahanan fisik saya masih bisa mengikuti bagaimana tarian hidup. Hal yang membuat begitu karena jogging sesekali. Nggak tiap hari, cuma dua atau tiga kali seminggu. Jumatan di masjid Taqwa memang rasa-rasanya seperti jumatan di masjid yang megah terutama dar...
Nah, benar belaka apa yang saya ujarkan dalam postingan blog kemarin, bahwa ada orang membiarkan jam dinding mati, terpacak bisu di tembok ruang tamu (dijadikan hiasan dinding). Padahal, tinggal ganti mesin bisa hidup kembali. Bapak pemilik “Omega Arloji” di Bambu Kuning Trade Center, mengemukakan hal itu. Sambil ia dan putrinya mengganti mesin jam kami, ia berkata, “Ada orang main buang aja jam yang udah mati, padahal masih bisa diganti mesinnya.” Berbagai merek jam tangan jualan "Omega Arloji" kios No.254 Bambu Kuning TC. “Kemarin ada orang bawa tiga jam ke sini. Sebelumnya ada empat jam dibuangnya,” lanjut si Bapak menceritakan ketertegunan klien yang baru ngeh ternyata jam dinding mati masih bisa dipakai dengan cara mengganti mesinnya. Si Bapak juga terkagum-kagum pada merek jam dinding kami, NAGOYA. Katanya, ini sudah nggak diproduksi, tadinya banyak kami jual, sekarang tinggal satu itu seraya ia tunjukkan jam di tembok kiosnya. Sekilas saya menengok jam itu. ...