Langsung ke konten utama

Hikmah Safari

Jika kemarin ‘safari ramadan’ saya menemukan masjid Al-Hikmah, maka hari ini, perjalanan safari saya, menemukan masjid Darul Hikmah. Nah, lagi-lagi ada kata kembar. Setelah bersua kata kembar ‘khoir’ pada masjid Thoriqul Khoir dan Nurul Khoir, kemarin dan hari ini bersua kata kembar ‘hikmah’ pada kedua masjid di atas.

Maka, inilah hikmah daripada ‘safari ramadan’ yang saya jalani, yaitu bersua kata kembar pada nama-nama masjid yang saya jadikan target ‘safari ramadan’ salat Zuhur. Begitulah kegaliban nama-nama ‘Rumah Allah’ di muka bumi ini, tak lari dari nama-nama yang memberi spirit beribadah pada hamba-Nya.

Masjid Darul Hikmah Jl. Karet, Sumberejo 

Ada memang nama yang disematkan pada masjid diambilkan dari nama tokoh yang membangunnya. Misalnya, masjid raya Al-Bakrie di Lampung yang diambil dari nama Ahmad Bakrie, orang tua dari Aburizal Bakrie, mantan ketua KADIN dan menteri di era presiden Susilo Bambang Yudhoyono 2004–2014.

Itu sekadar satu contoh yang saya sodorkan sependek pengetahuan saya. Jika ditelusur lebih jauh, tentu akan ditemukan banyak nama masjid yang mengusung nama orang yang membangunnya. Kalau pun yang membangun adalah anak-anaknya seperti halnya masjid raya Al-Bakrie, dibangun oleh keluarga Ical.

Jemaah salat Zuhur di masjid Darul Hikmah 

Ical adalah nama panggilan Aburizal Bakrie. Anindya Novyan Bakrie, putra Ical saat ini juga menjadi ketua KADIN periode 2024–2029 mengikuti jejak ayahnya dahulu. Keluarga Ical ini mengelola holding company membawahi beberapa perusahaan seperti tambang, sawit, industri baja, media penyiaran (TV One), dll.

Balik lagi ke masjid Darul Hidayah. Masjid ini terpeta di G-maps Jl. Karet yang menghubungkan Jl. Teuku Cik Ditiro dengan Jl. Minak Sengaji, Perumnas Langkapura. Jl. Minak Sengaji sendiri terhubung ke SMPN 13 dan tembus ke Jl. Marga. Masjid Darul Hidayah baru saja selesai membagusi bangunan lantai dua.

Bukan masjid yang besar dan megah, melainkan masjid di lingkungan perumahan dan cukup representatif untuk wadah salat lima waktu bagi warga sekitar. Dan, galibnya di hari kerja, jemaah salat Zuhur tadi kurang dari 30 orang. Yang menarik, pengurus menyediakan kain kafan sebagai cadangan sewaktu-waktu butuh.

Saya cari catatan keuangan masjid, sayangnya tidak menemukannya. Barangkali saldo kasnya juga sudah minimalis karena dipergunakan atau dialokasikan untuk membangun dan mempercantik di bagian lantai dua masjid. Saya merasa nyaman berjemaah di sini, suhu udara menelusup sejuk dari AC di dinding masjid.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sastra Jalan-jalan

Siang baru saja melanjutkan perjalanan menuju barat, setelah istirahat sejenak di waktu zuhur, yang ditandai Matahari tepat di atas kepalanya. Tak lama sekira pukul 14:12 Kakang Paket datang mengantarkan kiriman buku dari Taman Inspirasi Sastra Indonesia. Komunitas sastra disingkat TISI pimpinan Bang Octavianus Masheka, ini baru saja usai merampungkan proses produksi dan terbitnya buku antologi “Bahasa Ibu, Bahasa Darahku” yang merupakan puisi bahasa Indonesia dan bahasa daerah masing-masing penulisnya. Buku-buku yang joss tenan Ada 100 orang penulis puisi dwi bahasa yang terhimpun di dalam buku bersampul merah menyala dengan gambar sampul siluet wajah Ibu yang di wajah, leher, dan dadanya dihiasi taburan wajah penulis puisi yang sengaja di- crop tertinggal bagian dada dan kepala saja. Sebelum buku “Bahasa Ibu, Bahasa Darahku” terlebih dahulu tiba di rumah buku “Zamrud” yaitu antologi puisi Dari Negeri Poci seri ke-15 yang saat datang kebetulan saya sedang tidak berada di rumah ...

Note ato Catatan (1)

Banyak momentum kelewat gak ingat. Kelewat dan berlalu begitu saja, tahu dan sadar ketika ada yang memberi tahukan dan menyadarkan. Di sini sebenarnya letak pentingnya menulis catatan dalam note atau memo agar selalu ingat atau tidak terlupa. Di ponsel tersedia yang namanya 'note' atau 'catatan', bergantung apa bahasa yang disetting dan digunakan si punya ponsel. Ponsel saya disetting bahasa Inggris, maka terbaca 'note' untuk aplikasi bawaan gawai itu. Ilustrasi | image source: Career Advice Jobs.ac.uk | Membuat catatan di kalender pun bisa, bahkan lebih representatif coz begitu tanggal itu akan tiba, sudah ada notifikasinya. Seperti tanggal kelahiran karena saya tandai ulang tahun, selalu di-notif oleh google. Berapa hari sebelum tanggal lahir akan tiba, google mengingatkan saya 'akan ulang tahun' dan saat tiba tanggal itu, google memberi ucapan 'selamat ulang tahun zabidi' dengan hiasan balon beterbangan. Satu hari sebelum tanggal lahir saya, ...

Reuni Emas AMP YKPN

Setelah tidak ada lagi Kompas Minggu, kini hari Minggu benar-benar jadi hari berlibur. Jangankan perempatan lampu merah ada pengecer koran, kantor agency pun menggembok rolling door . Saya kecele saat hendak mengambil pesanan koran. Ya, koran Kompas Akhir Pekan sebagai pengganti Kompas hari Minggu yang sudah saya pesan pada agency , belum bisa saya nikmati wajahnya sebab saat akan saya ambil tadi, rupanya agen koran lumayan berusia tua itu menggembok rolling door  kiosnya. Liburan sekolah berakhir hari ini. Besok mulai lagi aktivitas belajar mengajar semester gasal tahun pelajaran 2025/2026. Akun Instagram @jogjaku dan @halojogjakarta memposting video begitu padatnya pengunjung Pasar Beringharjo dan Stasiun Tugu. Liburan nataru mendatangkan berkah bagi Jogja karena banyaknya wisatawan yang datang dari berbagai kota. Bali jadi kalah. Di samping jauh, biaya yang dibutuhkan untuk liburan di Bali lebih besar. Anomali Jogja ini, benar-benar istimewa temenan . Bayangkan, dari man...