Minggu pagi, mengisi waktu senyampang masih di Depok, jalan pagi mengelilingi waduk (Situ Citayam). Ramai juga pengunjungnya, ada yang sekadar jalan dan ada yang senam. Penjual makanan juga banyak, ada nasi pecel, dimsum, kukus-kukusan, dan tentu saja gorengan.
Demikian pula minuman, beraneka ragam rupa dan rasa. Kelapa muda, serba es, jus, bahkan jamu juga ada. Tuntas mengelilingi waduk, kami makan lontong pecel dan gorengan serta telur rebus. Komplit, sudah ada sayur, protein, dan karbohidrat dari lontong pengganti nasi.
![]() |
| Seluas itulah area Situ Citayam, agak lumayan berkeringat tadi pagi saat mengelilinginya |
Luas situ ini awalnya 12 hektar, tapi kini tinggal 6,5 hektar lagi. Lokasinya Bojong Pondok Terong, Cipayung, Kota Depok. Kedalaman air antara 1,2 hingga 4 meter. Fungsinya sebagai area resapan air, wisata air, dan tambak. Situ ini dikenal sebagai salah satu situ yang dilindungi.
Kendati dilindungi, tak ayal menghadapi tantangan pendangkalan dan alih fungsi lahan. Tidak dimungkiri memang, terbatasnya lahan dan harga yang sulit dijangkau oleh masyarakat kecil, mendorong mereka nekat mengokupasi pinggiran kali mendirikan bangunan liar.
Akses ke lokasi bagi warga luar Kota Depok, bisa naik KRL commuter line turun di stasiun Citayam. Lokasi situ tepat berada di belakang stasiun, hanya perlu berjalan kaki singkat. Bagi warga Tanah Baru sekitarnya, bisa naik taksi online melalui Jl. Pitara dan Jl. Raya Cipayung.

Komentar
Posting Komentar