Terbaca pesan, “Inna lillahi wainna ilaihi roji’un, telah berpulang ke Rahmatullah Epy Kusnandar bin Erning Sutarsa. Wafat pada tanggal 3 Desember 2025 pukul 14.24 WIB.” Itu kabar duka atau berita lelayu yang disampaikan Karina Ranau (istri Epy) melalui Instagramnya. Saya pernah nulis perihal Kang Epy ini di blog ini, menceritakan Kang Epy mudik ke Ranau (kampung halaman Karina). Kang Epy menemukan keseruan menunggu durian runtuh bersama tetangga di gubuk tengah kebun durian yang ada di Desa Rantau Nipis, Kecamatan Banding Agung Ranau. Kang Mus, si Preman Pensiun | foto: Media Indonesia | Kenapa saya tertarik mengangkat cerita perihal Kang Epy Kusnandar yang seru-seruan menunggu durian gugur (istilah penduduk setempat). Karena saya dan istrinya bertetangga desa satu kecamatan, namun beda etnis. Istri Kang Epy, Karina Ranau beretnis Semendo Ogan dan saya beretnis Ranau. Konon pula, ada kisah berdirinya kerajaan di Rantau Nipis ketika Lumia Ralang Pantang melakukan petualangan...