Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label facebook

Mati Lampu dan Masa Lalu

Status facebook NEP ini membawa ingatan mundur ke belakang. Dahulu, ya, dahuluuu sekaliii, listrik sering byar pet sesuka hati. Karena itu, ada jadwal pemadaman listrik diiklankan oleh PT PLN di surat kabar. Masyarakat pun siap-siap. Handphone kala itu masa peralihan antara telepon genggam jadul ke android. Mengantisipasi kalau-kalau saja listrik mati tanpa permisi, yang punya telepon cepat-cepat ngecas agar tidak lowbat  dan mati gaya ketika lampu padam tanpa kulonuwun . Status facebook soal mati lampu  Kala itu juga masih jaya-jayanya minyak tanah dan lampu teplok atau lampu ublik kata orang Jawa. Ketika lampu padam seketika, ibu-ibu menyalakan lampu teplok atau ublik agar suasana di dalam rumah tidak gelap gulita seperti di dalam gua. Karyawan kantor bersicepat menghidupkan genset agar semangat tak padam dan aktivitas kantor tak ikut-ikutan mati. Begitu pun mal, kafe, sekolah, dan universitas. Karena itu, minyak solar mesti selalu tersedia untuk memberi minum gen...

Duh, Gusti

Tanggal 1 April lalu diingatkan oleh facebook, berusia 1 tahun pertemanan kami (saya dan Amiruddin Sormin) di facebook . Tadi pagi, kembali lagi diingatkan oleh facebook , hari ini ulang tahun sohib Amiruddin Sormin. Duh , Gusti . Cemana cara memberi selamat pada sohib yang telah tiada ini. Hanya ada satu cara tersisa. Saya langitkan doa ke Hadirat Allah SWT dengan membacakan Surah Al-fatihah yang pahalanya saya hadiahkan kepadanya. Khususon ila ruhi Amiruddin Sormin alfatihah.......... Husnul khotimah ia, ditandai wafatnya di hari Jumat. Selama karirnya sebagai jurnalis juga terkesan baik. Muncul di layar gawai  Saat ia wafat, 26 September 2025, pertemanan kami di facebook belum genap berusia 6 bulan. Interaksi kami di 'kotak ajaib' milik Meta buah karya Om Mark Zuckerberg, itu tidak begitu intensif. Pasalnya, saya bukan tipe orang yang maniak amat bermain-main di facebook . Bahkan, pernah selama satu tahun saya log out facebook . Pernah saya tuliskan ceritanya di sini....

Kopi Pahit

Dulu, sewaktu Amiruddin Sormin berpulang ke Rahmatullah, masa pertemanan kami di facebook baru sekitar 6 bulan. Tadi malam, tatkala saya buka facebook , diingatkan oleh  platform  milik meta ini, pertemanan kami tepat berusia 1 tahun. Dapat kabar wafatnya almarhum Amiruddin Sormin --agak terlambat (baru besoknya)-- saya menulis di blog ini (agak lupa pula tepatnya diposting tanggal berapa), bersama pula cerita tentang pertemanan dengan bro almarhum Ahmad Yulden Erwin (AYE). Satu tahun pertemanan kami di facebook  Pengingat dari facebook tadi malam langsung saya skrinshut untuk saya pakukan di postingan blog  ini hari. Yang saya suka dari Amiruddin Sormin adalah tulisan kolomnya di lampungpro.co , sebuah portal berita digital yang ia sebagai pemimpin redaksinya. Kolom "Kopi Pahit" yang menyuarakan kritik satir Amiruddin Sormin Siregar (nama lengkap) jurnalis jebolan surat kabar Lampung Post , ini begitu pahit seperti menyeruput kopi. Pas banget dengan nama kolom ...

Hacker Iseng

Saya tidak mengaktifkan fitur messenger di facebook, tapi apabila ada teman mengirim messenger bisa saya buka dan baca. Tanggal 11/9 pukul 11.52 ada messenger dari teman yang rumah kami tidak berjauhan, hanya beda Blok. Pesannya tidak berupa tulisan panjang, singkat belaka, pada mula typo, mungkin grogi, - "Mad", diulang "Mas." Saya baca sebagai hal yang aneh. Sejak kapan ia memanggil saya "Mas", bukankah biasanya hanya memanggil "Di" dari ujung nama saya. Karena itu, saya abaikan sapaan absurd tersebut. Tidak saya jawab. Keesokannya, 12/9 pukul 18.38 kembali ia messenger berupa kalimat tidak senonoh, kayak kode dari seorang telembuk . Menyadarkan saya. | Ilustrasi akun facebook kena hacked. Hati-hat! | gambar: Cyber Security News Oh, berarti facebook kawan ini kena hack . Karena memang sebelumnya istri ngasih tahu kalau kawan ini kebobolan rekening bank, entah berapa puluh juta uangnya raib. Saya pun menghubungkan pesan messenger itu dengan bobo...

Hilal Teman

Postingan pada grup facebook alumnus STIM d/h AMP YKPN perihal rencana reuni akbar dalam rangka milad ke-50, saya memberi komentar dengan meng- tag seorang teman satu indekos asal Pekanbaru dan kemudian menetap di sana juga. Pasalnya, ia pernah membuat woro - woro di fb AMP, maksudnya ia menyapa teman-teman satu angkatan tahun 1983/1984, agar muncul. Melacak keberadaan teman, ya, di kotak ajaib ( facebook ) itulah tempatnya. Komentar saya meng- tag namanya dan memintanya agar hadir di reuni nanti, tak mendapat tanggapan darinya, tapi mendapat like dari seorang teman fb -nya. Saya jadi tanda tanya, ada apa gerangan dirinya. Saya pun menelusur dengan membuka akun fesbuk miliknya, ketemu postingan putrinya, berupa berita meninggalnya sahabat indekos itu. Ia lahir 16 April 1962 dan wafat 7 Juni 2022 dalam usia 60 tahun. Kami satu indekos di Pengok Blok G, Jogya dan lanjut Jalan Candi Badut, Malang. Hari-hari menyenangkan kebersamaan di Jogya dan Malang bikin sepet mata ketika menemu...

Persinggahan

Ketika Threads hadir membersamai Instagram, aku kepincut membuat akun. Masuk melalui Instagram, eh... kok Instagram disuspend oleh Meta. Susah payahlah aku memulihkannya. Beruntung bisa kembali terpulihkan. Komplet, Instagram & Threads. Dan facebook tentu media sosial pertama yang aku miliki. Buat e-mail terlebih dahulu, dipandu anak. Baru membuat akun facebook , aktif mengunggah foto dari setiap titik tempat persinggahan. Membuat tulisan dan diunggah juga (status dan catatan/note). Iseng-iseng, pagi ini, memeriksa "persinggahan" yang ada di facebook , ternyata banyak juga. Kok bisa, karena sewaktu mengunggah foto disertakan lokasi tempat foto itu dijepret atau tempat berada saat mengabadikan momen-momen penting di situ. Paling banyak tentu Bukit Kemiling Permai, tempat berdiam diri sehari-hari. Lalu, badan usaha tempat bekerja berikut tubuh jalan tempat keberadaannya, Urip Sumoharjo, Gunung Sulah. Berikutnya, tersebar di berbagai tempat di Pulau Jawa hingga Pulau Bali....

Teh, Imajinasi, Puisi

Teh nasgithel ( panas , legi , kenthel ) bagi yang tidak suka kopi, cocok buat menghangatkan suasana pagi hari ini yang sejuk cenderung dingin sehabis disiram hujan subuh tadi. Ada yang merasa sekadar sejuk dan ada yang malahan merasa kedinginan. Sehingga membalutkan kardigan, jaket atau baju hangat ke tubuh. Kalau saya bersama istri penyuka kopi. Saban pagi ngopi sampil ngemil gorengan. Agak kurang tepat mengawinkan kopi dengan gorengan ini. Kopi hitam tanpa gula itu menyehatkan, sangat dianjurkan untuk diminum satu, dua, tiga bahkan hingga empat gelas tiap hari tidak apa-apa. Sementara gorengan, sebaiknya hindarkan. Mengapa sebaiknya hindarkan? Karena gorengan itu paduan tepung dan bumbu instan lalu berenang di minyak goreng. Semua unsur itu, menurut pakar kesehatan, jika terlalu banyak mengonsumsinya, berdampak buruk bagi kesehatan berupa tersumbatnya aliran darah akibat tumpukan plak di aliran darah akibat kolesterol. Secangkir teh menemani saat membaca buku, akan membuat gair...

Status di Facebook

Perihal mengunggah tulisan (disebut status) di laman facebook , ada yang rajin sekali, yang jarang-jarang, dan ada pula yang tidak pernah sama sekali. Saya termasuk yang, bukan sekadar yang jarang-jarang, melainkan yang jarang sekali. Bahkan, saya pernah log out   facebook  selama setahun penuh. Betah, ya! Kendatipun rajin menangkap berbagai momen saat wisata (kuliner) dengan kamera ponsel, tapi hanya buat menuh-menuhi memori hp doang . Sama sekali tak mengunggahnya di laman facebook. Agak sering unggah di Instagram, X (dahulu twitter) atau Thread. Padahal, tiga biji  platform  media sosial milik Meta (facebook, Instagram, dan Tread) ini ditengarai mulai ditinggalkan orang di Amerika. Ada sebagian orang menganggap platform media sosial yang paling toxic adalah facebook . Benarkah begitu? Alasannya apa? Tentu, sah-sah saja menyangkal. Niscaya sebagian orang lain akan menganggapnya tidak. Karena itu, senang belaka main facebook , betah deh men- scroll berjam-jam ...

Fase Waktu Semenjana

Pernah, entah tahun berapa, selama satu tahun nggak buka facebook . Saya log out . Nyaris aja lupa password . Kalaupun buka, ya, sekadar buka, lihatin apa aktivitas teman-teman. Apa yang mereka tulis, meng- tag siapa saja, dapat like berapa, dan dikasih  comment apa aja. Dahulu, selain di wall (beranda) ada ruang mengepos tulisan (status) dan foto di facebook . Namanya note (catatan). Ini tergantung bahasa apa yang digunakan di akun facebook (Inggris atau Indonesia). Jika pakai bahasa Inggris, maka muncul kata  note . Namun, bila bahasa Indonesia, tentu kata catatan yang terbaca. Saya menciptakan karakter Mat Bugu buat menemani karakter lain, seperti Pak ustaz, Pak RT, imam masjid, dll. mengelaborasinya jadi cerita satir tentang jemaah musiman sebuah masjid. Yaitu jemaah yang baru ke masjid di saat bulan Ramadan untuk salat Tarawih. Entah kenapa, note dihilangkan oleh facebook . Sisa-sisa tulisan di note , di wall , dan foto kembali muncul setelah sekian tahun. Oleh ...

Jembatan Virtual

Aneka aplikasi sebagai 'jembatan virtual atau digital' di tablet. (gambar: Wahana News) Kemarin, 14 Mei '25, Mark Elliot Zuckerberg (ˈzʌkərbɜːrɡ) ulang tahun ke-41. Pada 2004 ia menciptakan facebook   – kemudian dijadikan ‘jembatan virtual’ menghubungkan orang yang saling kenal pada mulanya (seperti teman sekolah/kuliah), namun kemudian terpisah. Atau, orang yang belum atau tidak kenal sama sekali– ke dalam satu komunitas pertemanan di facebook  ( fb ). Saya adalah salah satu yang kembali bertemu (dihubungkan facebook ) dengan teman lama saat SD/SMP di kampung halaman dan saat kuliah di Jogja. Bertahun rindu membatu di kalbu kemudian mencair setelah disatukan fb . Bualan masa silam kembali diperbincangkan ulang. Siapa teman yang berpulang ditandai di facebook dan kabar duka pun tersampaikan. Saat mendirikan facebook , Zuckerberg baru 19 tahun, siapa menyana apa yang diciptakannya saat itu –yang pada mulanya ditujukan hanya untuk sesama teman di lingkup kampusnya Harvard–...

Meta Kalah Taruhan?

Ilustrasi, persaingan Telegram vs WhatsApp (gambar: merdeka.com) Berita  detik.com , “Mark Zukerberg Terancam Kehilangan WhatsApp dan Instagram.” Ada apa gerangan? Rupanya gugatan antimonopoli terhadap raksasa media sosial Meta mulai disidangkan di Washington, Senin (14/04/2025). Sidang menyatakan ‘ taruhan ’ yang dihadapi Meta sangat besar, Meta kalah dan mereka dipaksa menjual WhatsApp dan Instagram. Berandai-anadai, nih . Andaikan terpaksa dijual Mark dan yang membelinya Mas Elon Musk. Maka, kompletlah Mas Elon Musk akan jadi raja media sosial baru setelah berhasil mengakuasisi Twitter dan digantinya menjadi X. Tak hanya diganti nama belaka, tapi juga dibuatnya versi premium (berbayar) untuk mendapatkan status centang biru. Aplikasi WhatsApp didirikan WhatsApp Inc 24 Februari 2009 oleh Brian Acton (Michigan) dan Jan Koum (Kiev, Ukraina) di Santa Clara, Amerika Serikat. Pada November 2009, WhatsApp resmi memulai kiprahnya di App Store tahun 2017 dan langsung diminati. Cara ...

Kerasnya Persaingan Kerja

Meta PHK karyawan besar-besaran (foto: Kompas.com) Raksasa teknologi Meta dilaporkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 5 persen karyawannya atau sekitar 3.600 orang dengan kinerja palung rendah. Sebagai gantinya, Meta akan merekrut orang-orang baru untuk mengisi posisi yang ditinggaljan para karyawan yang dipecat. Persaingan kerja memang keras, Bro. Fresh graduate kian menambah jumlah angkatan kerja baru. Sayangnya tidak diiringi penambahan lapangan kerja baru. Yang terjadi justru perusahaan banyak yang gulung tikar sehingga merumahkan karawan hingga ribuan orang. Deretan pengangguran kian panjang. CEO Meta Mark Zuckerberg, dalam sebuah memo internal mengatakan, dirinya memutuskan untuk meningkatkan standar kinerja dengan membangun beberapa teknologi terpenting di dunia. AI, kacamata sebagai platform komputasi berikutnya, dan masa depan media sosial. Ini akan jadi tahun yang intens. “Karena itu, kami putuskan mengeluarkan karyawan berkinerja rendah dan akan m...

Fesbuk Boleh Juga

Agak laen . Gitulah, jarang buka fesbuk kendati di email ada notif perihal kenangan. Sering gatel juga jempol hendak mengeklik, tapi ogah juga akhirnya. Nah, pagi ini tadi, pas mengeklik, nggak taunya diingatkan fesbuk tentang acara nikahan anak mbakyu di Mojokerto. Setelah ditelisik, eh, nggak taunya, tanggalnya sama dengan pernikahan anak tahun lalu. Jadinya, di WAG keluarga saya ucapkan HWA untuk mereka. Keponakan membalas dengan kekagetannya perihal usia pernikahan mereka yang sudah menginjak 7 tahun. Jadi, fesbuk kadang boleh juga untuk ditengok sesekali biar nggak berjamur, apalagi ini musim penghujan. Fesbuk bagai pisau bermata dua, sisi mata pisau satu memberi manfaat, sisi lainnya mudarat. Kedua-duanya tergantung cara menggunakannya, buat hal baik atau sebaliknya. Melalui fesbuk saya kembali terhubung dengan kawan-kawan dari zaman SD hingga kuliah. Kangen yang lama mengendap, meluap oleh rasa senang yang mencair. Coba kalau tak ada fesbuk, tentu takkan terhubung satu de...