Malam ini ada dua tempat tahlilan yang
barengan. Satu niga hari dan satu lagi matangpuluh hari. Yang ditahlilkan niga hari,
tetangga sebelah RT yang kemarin dianggap anonim. Yang tahlil matangpuluh hari, Pak RT
yang saya tuliskan ceritanya beberapa kali sejak 6 Mei, setelah saya besuk di
RS Bintang Amin 5 Mei.
Kesemuanya ada 8 tulisan dengan berbagai cerita tentangnya. Ini tulisan ke-9. Saya hadir untuk turut mendoakan serta membuktikan premis yang saya tulis tentang dirinya. Yaitu, beliau orang yang low profile dan humoris. Karena beliau ini menjabat sebagai ketua RT, tentu dekat dengan warganya.
![]() |
| Penampakan tahlilan malam ini |
Benar belaka, yang hadir dalam acara
tahlilan pamungkas matangpuluh hari
(40 hari) begitu banyak walaupun tidak sebanyak waktu tahlil nujuh hari. Itu yang saya maksud premis
bahwa, Pak Syukur yang humble ini, setelah tiada pun orang-orang yang kenal
beliau datang tahlilan.
Sebenarnya, tahlilan matangpuluh hari (40 hari) tidak mutlak pamungkas. Sebab, seperti
sudah jadi tradisi umum, akan ada tahlil memperingati 100 hari (nyeratus atau nyatus). Bahkan, mendak pisan
(1 tahun), mendak pindo (2 tahun),
mendak ketelu atau disebut 1.000 (nyewu)
hari. Begitu...

Komentar
Posting Komentar