Kemarin, 28 September perseroan terbatas kereta api Indonesia (PT. KAI) genap berusia 81 tahun, sama seperti usia negara Republik Indonesia (RI). Berarti satu bulan pasca-kemerdekaan RI, bulan Septembernya perusahaan angkutan umum kereta api didirikan. Sebelum diubah menjadi perseroan terbatas kereta api Indonesia (PT KAI) dahulu penyebutannya perusahaan jawatan kereta api (PJKA).
Semakin baiknya perkeretaapian Indonesia tak boleh dilepaskan dari sosok Ignatius Jonan. Di masa ia menjadi Dirut PT KAI, itulah modernisasi layanan kereta api dilakukan dengan masif. Pembelian tiket online, menyapu bersih stasiun dari calo tiket dan pedagang. Pengantar penumpang hanya boleh sampai pintu boarding (masuk) stasiun. Begitu juga halnya dengan orang yang menjemput.
![]() |
| Ilustrasi | gambar ss dari KAI Acces | |
Selepas jadi Dirut, Jonan naik jadi menteri BUMN. Tak hanya kereta api yang dibenahi, tapi semua BUMN. Badan Usaha yang sakit-sakitan dan rugi melulu dibenahi sehingga sehat dan mulai menghasilkan laba sedikit-sedikit. Agak aneh kok bisa rugi, ternyata biang keroknya gaji pegawai yang gede dan korupsi di lingkungan BUMN merajalela dan sudah sangat kronis.

Komentar
Posting Komentar