Bertahun tidak pernah ke Telukbetung agak lupa-lupa ingat tempat jalan yang namanya diambil dari nama ikan. Saya berdua istri kemarin hendak ke jalan ikan mas. Kendati sudah membuka g-maps, tapi tetap saja masih mbelasuk-mbelasuk.
"Malu bertanya sesat di jalan" begitu kan kata orang bijak. Dua kali di dua tempat kami bertanya. Yang pertama, ngejawabnya tidak tahu. Yang kedua, jukir, biasanya yang lebih paham dengan tempat-tempat.
Posisi kami sudah di jalan ikan mas, hanya saja tidak ada tulisan menandakan itu di jalan ikan mas. Toko-toko seperti enggan memasang plang nama berikut nama jalan agar orang mudah menemukan alamat.
Karena sudah di jalan ikan mas, langsung saja Pak jukir menudingkan jari menunjuk alamat yang kami cari yang cuma 50 meteran dari posisi kami bertanya kepadanya. Tempatnya tidak jauh dari gudang lelang.
Dahulu kerap ke gudang lelang membeli jaring atau jala dan mengirimkannya ke Ranau untuk dipakai Ayah melawai (mencari ikan) di Danau Ranau. Atau membeli ikan di pusat pendaratan nelayan di situ.
Telukbetung atau Telokbetong adalah kawasan historis yang usianya lebih tua dari kota Bandar Lampung. Abad 17 adalah pusat perdagangan lada dan pelabuhan hingga Krakatau meletus pada 1883.
Sebelum jadi provinsi tersendiri, Tanjungkarang-Telokbetong jadi ibu kota keresidenan Lampung yang masih bagian provinsi Sumatra Selatan. Kini Telukbetung jadi kecamatan di kota Tapis Berseri.
Komentar
Posting Komentar