Tadi malam ada dua hajatan. Satu, tahlilan 100 hari berpulangnya Ibu dari salah satu jemaah masjid, di RT sebelah. Dua, pengukuhan calon ketua RT 012 LK II yang diaklamasikan dua minggu lalu. Hajatan pertama kami hadiri lebih dulu baru kemudian hajatan kedua di RT kami sendiri. Semua jemaah salat isya menuju ke rumah sahibul hajat. Rumahnya penuh undangan tetangga dan saudaranya.
Habis isya saya tidak langsung bareng
rombongan jemaah masjid menuju rumah yang mengundang. Saya pulang dulu
mengambil kunci rumah sekalian memasukkan motor karena istri hendak duluan
bareng tetangga. Kaget, kok lantai teras terasa berdebu. Belum ngeh dong apa
musababnya. Nggak juga bisa menerka
dari mana asalnya karena kemarau memang udara cenderung berdebu.
![]() |
| Penampakan GAK saat erupsi memijarkan api dan debu vulkanik| foto: Metro TV |
Di teras sahibul hajat juga terasa berdebu.
Usai doa ditutup, teman menunjukkan layar hp, tampak Gunung Anak Krakatau (GAK)
erupsi. Oh, pantes tadi lantai teras terasa berdebu. Jalan pulang dari tahlilan seperti kepyur debu terasa masuk ke mata. Mobil di pinggir jalan mulai dibedaki
debu. Daun-daun kembang yang hijau cantik bermandi debu berubah tampilan jadi pucat seperti
dipupuri.
Habis tahlilan di RT sebelah, saya pulang dulu buat ganti pakaian, melepas sarung, hem, dan kopiah. Ganti celana jins, kaos, dan
dibalut kardigan tak lupa masker dan topi. Berangkat ke rumah ketua panitia
pemilihan calon ketua RT. Kendati bukan pemilihan, melainkan pengukuhan. Tapi, di
surat undangan dibuat seolah pemilihan karena ada tembusan ke kepala lingkungan, lurah,
dan camat.
![]() |
| Suasana tempat pengukuhan calon ketua RT |
Hampir semua warga yang berkumpul
mengenakan masker. Kursi kudu dilap
dulu dengan canebo karena debu sedang lebat-lebatnya berguguran. Apa dipegang yang
teraba debu. Tapi, kondisi itu tak mengurangi khidmatnya acara yang dipungkasi
makan-makan. Musibah nasional, begitulah kiranya erupsinya Gunung Anak Krakatau
yang memang aktif dan sesekali terbatuk-batuk.
Pagi ini semua rumah dihiasi kesibukan masing-masing membersihkan debu. Tidak hanya lantai teras, tapi barang apa pun di dalam rumah
dilapisi debu. Lantai teras disentor air pakai selang, meja kursi teras dan
di dalam ruamah pun kudu dilap. Mobil
motor dimandikan. Kalau tidak pengin repot dan capek sendiri bawa saja ke car wash. Tinggal duduk ngudud dan menunggu
sebentar kelar.


Komentar
Posting Komentar