Waw, makin jauh saya 'safari jumat' pada hari ini. Karena kemarin menempuh perjalanan ke Jatibarang, Indramayu, maka hari ini saya salat Jumat di masjid Jami Nurul Huda Jl. Mayor Dasuki Jatibarang. Karena ada Jumat Berbagi atau Jumat Berkah berupa nasi box steroform, belum benar-benar tiris suara imam menutup salat dengan salam, suara anak-anak sudah gemuruh dan mengambil posisi antre dalam barisan.
Karena dulu saat sowan ke rumah Abang di Jatibarang, sering salat di masjid ini, maka hari ini semacam napak tilas juga. Kemarin napak tilas jalan pantura. Hari ini napak tilas salat Jumat di masjid ini. Ziarah batin bagi apa yang dulu pernah tertinggal di sini. Agak laen ini masjid, penyejuk udara di daerah yang panase gak ngotak begini kok cuma kipas angin. Kenapa belum tersentuh kemajuan dengan AC.
![]() |
| Masjid Nurul Huda Jatibarang |
Tapi, kendati kipas angin tak mengurangi hasrat jemaah untuk charger iman mingguan. Masjid yang sudah lebih luas dibandingkan 35 tahun lalu saat saya kerap menyinggahinya untuk salat Zuhur atau Asar. Ya, penuh saja karena untuk area kecamatan Jatibarang (kota) ini masjid strategis, ada di jalan pantura. Bus, truk, mobil, motor, becak berseliweran tak putus-putus karena jalan negara penghubung pantura.
'Safari Jumat' yang sudah saya jalani sejak awal Januari, bila dihitung hingga September ini sudah menautkan batin saya dengan puluhan masjid di kota Bandar Lampung dan sebagiannya di luar kota, seperti Depok dan Jatibarang ini. Ada yang saya lakukan berulang di masjid yang sama karena faktor cuaca waktu masih musim penghujan lalu. Atau karena faktor lain yang di luar kendali. Ada juga yang di luar rencana.

Komentar
Posting Komentar