Langsung ke konten utama

Asesoris Masjid

Akhir pekan yang sumuk karena matahari ☀️ memancarkan panas terik menyengat. Tapi, tidak menciutkan perjalanan 'safari ramadan' untuk salat Zuhur berjamaah, hari ini saya ke masjid Fajar Ikhlas di Jalan Pancasila Sakti, Sumberejo, Kemiling.

Masjid ini telah selesai renovasi membangun lantai duanya, sejak lama. Tentu lantai satu (bawah) juga dibaguskan. Dinding telah dilapisi keramik setinggi setengah badan. AC dan CCTV asesoris pelengkap. Plafon PVC membuat langit-langit enak dipandang.

Tampilan luar masjid Fajar Ikhlas 

Tidak ada masjid yang tanpa dilengkapi CCTV, baik ruang dalam maupun di area parkir. Kecuali masjid yang memang belum selesai. Pembangunan atau renovasi masih terus berjalan bertahap, prioritas utama sebesar-besarnya dana untuk membangun.

CCTV merupakan asesoris yang jamak dipergunakan sebagai pengganti sekuriti. Atau pelengkap sekuriti. Ada rumah sudah dipasang CCTV pun masih butuh dijaga sekuriti. Demi mendapatkan keamanan ganda. Bahkan, rumah cluster pun tetap dilengkapi CCTV.

Jemaah salat Zuhur sebelum ada yang datang menyusul sebagai makmum masbuk 

Dua shaf jemaah salat Zuhur cukup sebagai tanda bahwa masjid ini terbilang 'makmur' dan jemaah yang datang untuk 'memakmurkan' masjid di saat Zuhur dan Asar, mereka yang banyak waktu luang. Mereka yang sudah tidak bekerja alias purna tugas.

Lebih menegaskan masjid ini makmur karena saya lihat saldo kas mencatatkan angka Rp15 juta lebih. Tidak ada catatan pengeluaran seperti kebanyakan masjid yang menggaji marbot atau memang tidak perlu menguraikannya pada papan pengumuman.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sastra Jalan-jalan

Siang baru saja melanjutkan perjalanan menuju barat, setelah istirahat sejenak di waktu zuhur, yang ditandai Matahari tepat di atas kepalanya. Tak lama sekira pukul 14:12 Kakang Paket datang mengantarkan kiriman buku dari Taman Inspirasi Sastra Indonesia. Komunitas sastra disingkat TISI pimpinan Bang Octavianus Masheka, ini baru saja usai merampungkan proses produksi dan terbitnya buku antologi “Bahasa Ibu, Bahasa Darahku” yang merupakan puisi bahasa Indonesia dan bahasa daerah masing-masing penulisnya. Buku-buku yang joss tenan Ada 100 orang penulis puisi dwi bahasa yang terhimpun di dalam buku bersampul merah menyala dengan gambar sampul siluet wajah Ibu yang di wajah, leher, dan dadanya dihiasi taburan wajah penulis puisi yang sengaja di- crop tertinggal bagian dada dan kepala saja. Sebelum buku “Bahasa Ibu, Bahasa Darahku” terlebih dahulu tiba di rumah buku “Zamrud” yaitu antologi puisi Dari Negeri Poci seri ke-15 yang saat datang kebetulan saya sedang tidak berada di rumah ...

Note ato Catatan (1)

Banyak momentum kelewat gak ingat. Kelewat dan berlalu begitu saja, tahu dan sadar ketika ada yang memberi tahukan dan menyadarkan. Di sini sebenarnya letak pentingnya menulis catatan dalam note atau memo agar selalu ingat atau tidak terlupa. Di ponsel tersedia yang namanya 'note' atau 'catatan', bergantung apa bahasa yang disetting dan digunakan si punya ponsel. Ponsel saya disetting bahasa Inggris, maka terbaca 'note' untuk aplikasi bawaan gawai itu. Ilustrasi | image source: Career Advice Jobs.ac.uk | Membuat catatan di kalender pun bisa, bahkan lebih representatif coz begitu tanggal itu akan tiba, sudah ada notifikasinya. Seperti tanggal kelahiran karena saya tandai ulang tahun, selalu di-notif oleh google. Berapa hari sebelum tanggal lahir akan tiba, google mengingatkan saya 'akan ulang tahun' dan saat tiba tanggal itu, google memberi ucapan 'selamat ulang tahun zabidi' dengan hiasan balon beterbangan. Satu hari sebelum tanggal lahir saya, ...

Reuni Emas AMP YKPN

Setelah tidak ada lagi Kompas Minggu, kini hari Minggu benar-benar jadi hari berlibur. Jangankan perempatan lampu merah ada pengecer koran, kantor agency pun menggembok rolling door . Saya kecele saat hendak mengambil pesanan koran. Ya, koran Kompas Akhir Pekan sebagai pengganti Kompas hari Minggu yang sudah saya pesan pada agency , belum bisa saya nikmati wajahnya sebab saat akan saya ambil tadi, rupanya agen koran lumayan berusia tua itu menggembok rolling door  kiosnya. Liburan sekolah berakhir hari ini. Besok mulai lagi aktivitas belajar mengajar semester gasal tahun pelajaran 2025/2026. Akun Instagram @jogjaku dan @halojogjakarta memposting video begitu padatnya pengunjung Pasar Beringharjo dan Stasiun Tugu. Liburan nataru mendatangkan berkah bagi Jogja karena banyaknya wisatawan yang datang dari berbagai kota. Bali jadi kalah. Di samping jauh, biaya yang dibutuhkan untuk liburan di Bali lebih besar. Anomali Jogja ini, benar-benar istimewa temenan . Bayangkan, dari man...