Mekar lagi nih bunga Wijayakusuma di dua pot gantung. Satu di pot yang diikatkan di pohon kelengkeng (mekar dua kuncup) dan satu lagi digantungkan di list plang atap teras (satu kuncup).
Pas pulang Tarawih, saat akan membuka gerbang pagar, kami lihat dua kuncup bunga mulai mekar di pot yang diikatkan pada batang pohon kelengkeng.
![]() |
| Ini yang diikatkan pada batang pohon kelengkeng, mengembang untuk kali kedua |
Rupanya yang di pot gantung di list plang atap teras, juga mengembang satu kuncup bunga menampakkan putih belahan penampang sari putik dalam kelopak.
Jadi, bunga Wijayakusuma kami baik yang diikatkan pada batang pohon kelengkeng maupun yang di pot gantung, sudah dua kali memekarkan kembangnya.
![]() |
| Ini yang di pot gantung ujung sebelah barat |
Masih ada lagi yang di pot tergantung di list plang atap teras dekat gerbang pagar, terlihat putik bakal bunga di dua tempat pada sulur daun yang panjang menjuntai. Ini akan mekar untuk kali kedua juga.
Bunga Wijayakusuma mekarkan kembang di sepuluh malam pertama bulan Ramadan yang penuh rahmat menjadi "penghias malam Ramadan" yang mulia ini.


Komentar
Posting Komentar