Langsung ke konten utama

Al-Hijr = Bukit Batu

Perjalanan ‘safari ramadan’ hari ini, saya salat Zuhur di masjid Al-Hijri, Jl. Pramuka, Rajabasa. Setelah dibagusi setahun lalu, kubah masjid dan tampilan dinding muka yang menghadap jalan, tampak cantik full keramik dengan ornamen kembang-kembang berwarna hijau. Baru sekali ini saya masuk masjid ini.

Di bagian dalam ada ruang istirahat jemaah, tapi tetap diberlakukan larangan merokok di lingkungan masjid. Sejatinya memang begitu. Jangankan di dalam masjid, di lingkungan luarnya pun mestinya tidak boleh merokok. Bukankah sungguh tidak etis, masjid dinarasikan sebagai Rumah Allah, tapi merokok di situ.

Masjid Al-Hijri dipotret dari jalan Pramuka 

Lahan tempat masjid ini dibangun adalah wakaf dari keluarga almarhum Hi. Ahmad Effendy Gelar Tuan Sinar bin Hi. Syahri St. Temanggung. Dihibahkan atas nama keluarga oleh Toni Effendy pada 7 Oktober 2020. Kendati begitu, nama masjid tidak mengabadikan nama orang yang berwakaf, tapi nama Surah di Al-Quran.

Al-Hijr secara harfiah berarti Bukit Batu atau Gunung Batu. Nama ini merujuk wilayah pegunungan yang dulunya didiami kaum Tsamud, terletak di antara jalur antara Madinah dan Syam (Suriah). Surah ke-15 dalam Al-Quran dinamakan Al-Hijr terdiri atas 99 ayat karena mengisahkan tentang kaum Tsamud tersebut.

Masuk ke dalam masjid Al-Hijri, Rajabasa, tubuh mungil saya langsung dipeluk rasa sejuk dari angin yang diembuskan AC di dinding masjid. Penunjuk waktu digital di dinding menunjukkan waktu tinggal 40 detik lagi menuju azan Zuhur dikumandangkan. Saya cari posisi dan langsung mendirikan salat sunah tahyatul masjid.

Barisan jemaah salat Zuhur, 3 shaf 

Lebar masjid, saya taksir, kurang lebih sama dengan masjid Ikhlas Al-Azhar di BKP Blok P. Satu barisan shaf berisi 25 orang, tapi sekilas saya hitung, jemaah di shaf kedua masjid Al-Hijri tadi ada 27 orang. Melihat barisan karpet yang tergelar, bila salat jumat, sepertinya bisa memuat 150 jemaah, belum yang di lantai dua.

Beberapa kali ‘safari ramadan’ yang sudah saya jalani, baru di masjid Al-Hijri ini tadi imam menggunakan mikrofon pengeras suara memimpin salat. Ini bisa menolong jemaah perempuan yang berada di ruang sebelah dalam mendengar lafal aba-aba sejak takbir, rukuk, sujud, berdiri hingga tahyat akhir dan salam.     


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sastra Jalan-jalan

Siang baru saja melanjutkan perjalanan menuju barat, setelah istirahat sejenak di waktu zuhur, yang ditandai Matahari tepat di atas kepalanya. Tak lama sekira pukul 14:12 Kakang Paket datang mengantarkan kiriman buku dari Taman Inspirasi Sastra Indonesia. Komunitas sastra disingkat TISI pimpinan Bang Octavianus Masheka, ini baru saja usai merampungkan proses produksi dan terbitnya buku antologi “Bahasa Ibu, Bahasa Darahku” yang merupakan puisi bahasa Indonesia dan bahasa daerah masing-masing penulisnya. Buku-buku yang joss tenan Ada 100 orang penulis puisi dwi bahasa yang terhimpun di dalam buku bersampul merah menyala dengan gambar sampul siluet wajah Ibu yang di wajah, leher, dan dadanya dihiasi taburan wajah penulis puisi yang sengaja di- crop tertinggal bagian dada dan kepala saja. Sebelum buku “Bahasa Ibu, Bahasa Darahku” terlebih dahulu tiba di rumah buku “Zamrud” yaitu antologi puisi Dari Negeri Poci seri ke-15 yang saat datang kebetulan saya sedang tidak berada di rumah ...

Note ato Catatan (1)

Banyak momentum kelewat gak ingat. Kelewat dan berlalu begitu saja, tahu dan sadar ketika ada yang memberi tahukan dan menyadarkan. Di sini sebenarnya letak pentingnya menulis catatan dalam note atau memo agar selalu ingat atau tidak terlupa. Di ponsel tersedia yang namanya 'note' atau 'catatan', bergantung apa bahasa yang disetting dan digunakan si punya ponsel. Ponsel saya disetting bahasa Inggris, maka terbaca 'note' untuk aplikasi bawaan gawai itu. Ilustrasi | image source: Career Advice Jobs.ac.uk | Membuat catatan di kalender pun bisa, bahkan lebih representatif coz begitu tanggal itu akan tiba, sudah ada notifikasinya. Seperti tanggal kelahiran karena saya tandai ulang tahun, selalu di-notif oleh google. Berapa hari sebelum tanggal lahir akan tiba, google mengingatkan saya 'akan ulang tahun' dan saat tiba tanggal itu, google memberi ucapan 'selamat ulang tahun zabidi' dengan hiasan balon beterbangan. Satu hari sebelum tanggal lahir saya, ...

Reuni Emas AMP YKPN

Setelah tidak ada lagi Kompas Minggu, kini hari Minggu benar-benar jadi hari berlibur. Jangankan perempatan lampu merah ada pengecer koran, kantor agency pun menggembok rolling door . Saya kecele saat hendak mengambil pesanan koran. Ya, koran Kompas Akhir Pekan sebagai pengganti Kompas hari Minggu yang sudah saya pesan pada agency , belum bisa saya nikmati wajahnya sebab saat akan saya ambil tadi, rupanya agen koran lumayan berusia tua itu menggembok rolling door  kiosnya. Liburan sekolah berakhir hari ini. Besok mulai lagi aktivitas belajar mengajar semester gasal tahun pelajaran 2025/2026. Akun Instagram @jogjaku dan @halojogjakarta memposting video begitu padatnya pengunjung Pasar Beringharjo dan Stasiun Tugu. Liburan nataru mendatangkan berkah bagi Jogja karena banyaknya wisatawan yang datang dari berbagai kota. Bali jadi kalah. Di samping jauh, biaya yang dibutuhkan untuk liburan di Bali lebih besar. Anomali Jogja ini, benar-benar istimewa temenan . Bayangkan, dari man...