Langsung ke konten utama

Menang Menara

Masjid ini dalam gang Mawar 1, Jl. Teuku Cik Ditiro, tepatnya di samping fly over Kemiling. Sudah lama bingit saya pengin menjangkau masjid ini, menaranya yang tinggi terlihat dari Jl. Teuku Cik Ditiro atau saat lewat di atas fly over. Itu yang menjadi daya tariknya saya. Karena ada ‘safari ramadan’ yang saya lakukan, maka di situlah kesempatan menjangkaunya.

Setelah menjangkaunya, ekspektasi saya yang ‘tertipu’ menara tinggi, membayangkan masjidnya megah, sirna seketika. Menang menara doang 🤔 Masjid ini memiliki ‘tangkai’ jendela tapi tidak berdaun. Bingkai jendelanya plong. Ya, hanya ditutup dengan tralis, membuat angin leluasa masuk menerobos ke dalam - membuat udara jadi sejuk. AC tetap saja disediakan seperti kegaliban.

Menara Masjid Nurul Iman yang gagah 

Masjid yang menyempil dalam gang ini bernama Nurul Iman. Tidak terlalu besar, cukuplah untuk para jemaah di lingkungan kampung situ. Yang jadi ‘penumpangnya’ saat salat Zuhur tadi hanya 18 orang. Tergolong masjid yang kurang 'makmur' dalam artian jumlah orang yang mendatanginya untuk salat berjemaah. Apakah karena masjid Nurul Iman ini nyumput di dalam gang? Entah.

Kemarin saya ‘safari ramadan’ di masjid Fajar Ikhlas, tidak jauh dari masjid yang saya datangi hari ini. Pada sore hari kemarin, ternyata masjid Fajar Ikhlas menjadi tuan rumah ‘safari ramadan’ Forum Komunikasi Takmir Masjid (FKTM) se-kecamatan Kemiling. Kalau biasanya FKTM melakukan safari subuh setiap hari Sabtu, tetapi berhubung bulan puasa, maka kegiatan jelang Magrib.

Sebuah kebetulan, pikir saya. Siangnya saya sendiri ke sana, sorenya kawan-kawan dari takmir masjid Ikhlas Al-Azhar yang ke sana. Safari Subuh FKTM ganti acara bukber (buka bersama) di waktu Ramadan. Mengenai pelaksanaannya masih tetap pada hari Sabtu. Masjid yang ketempatan menyediakan konsumsi, bila safarai Subuh berupa teh, kopi, dan camilan sederhana.

Jumlah 'penumpang' pada mulanya 

Tetapi, spesial di bulan Ramadan, yang disediakan iftar (menu berbuka puasa, tentu saja kurma dan air mineral dalam kemasan). Barangkali juga ada nasi kotak untuk dibawa jemaah pulang atau disantap bareng di tempat sesudah salat Magrib. Konten yang jadi agenda waktu safari Subuh, tentu berupa ceramah atau kajian Islami. Menjelang berbuka puasa, seperti biasa diisi kultum.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sastra Jalan-jalan

Siang baru saja melanjutkan perjalanan menuju barat, setelah istirahat sejenak di waktu zuhur, yang ditandai Matahari tepat di atas kepalanya. Tak lama sekira pukul 14:12 Kakang Paket datang mengantarkan kiriman buku dari Taman Inspirasi Sastra Indonesia. Komunitas sastra disingkat TISI pimpinan Bang Octavianus Masheka, ini baru saja usai merampungkan proses produksi dan terbitnya buku antologi “Bahasa Ibu, Bahasa Darahku” yang merupakan puisi bahasa Indonesia dan bahasa daerah masing-masing penulisnya. Buku-buku yang joss tenan Ada 100 orang penulis puisi dwi bahasa yang terhimpun di dalam buku bersampul merah menyala dengan gambar sampul siluet wajah Ibu yang di wajah, leher, dan dadanya dihiasi taburan wajah penulis puisi yang sengaja di- crop tertinggal bagian dada dan kepala saja. Sebelum buku “Bahasa Ibu, Bahasa Darahku” terlebih dahulu tiba di rumah buku “Zamrud” yaitu antologi puisi Dari Negeri Poci seri ke-15 yang saat datang kebetulan saya sedang tidak berada di rumah ...

Note ato Catatan (1)

Banyak momentum kelewat gak ingat. Kelewat dan berlalu begitu saja, tahu dan sadar ketika ada yang memberi tahukan dan menyadarkan. Di sini sebenarnya letak pentingnya menulis catatan dalam note atau memo agar selalu ingat atau tidak terlupa. Di ponsel tersedia yang namanya 'note' atau 'catatan', bergantung apa bahasa yang disetting dan digunakan si punya ponsel. Ponsel saya disetting bahasa Inggris, maka terbaca 'note' untuk aplikasi bawaan gawai itu. Ilustrasi | image source: Career Advice Jobs.ac.uk | Membuat catatan di kalender pun bisa, bahkan lebih representatif coz begitu tanggal itu akan tiba, sudah ada notifikasinya. Seperti tanggal kelahiran karena saya tandai ulang tahun, selalu di-notif oleh google. Berapa hari sebelum tanggal lahir akan tiba, google mengingatkan saya 'akan ulang tahun' dan saat tiba tanggal itu, google memberi ucapan 'selamat ulang tahun zabidi' dengan hiasan balon beterbangan. Satu hari sebelum tanggal lahir saya, ...

Reuni Emas AMP YKPN

Setelah tidak ada lagi Kompas Minggu, kini hari Minggu benar-benar jadi hari berlibur. Jangankan perempatan lampu merah ada pengecer koran, kantor agency pun menggembok rolling door . Saya kecele saat hendak mengambil pesanan koran. Ya, koran Kompas Akhir Pekan sebagai pengganti Kompas hari Minggu yang sudah saya pesan pada agency , belum bisa saya nikmati wajahnya sebab saat akan saya ambil tadi, rupanya agen koran lumayan berusia tua itu menggembok rolling door  kiosnya. Liburan sekolah berakhir hari ini. Besok mulai lagi aktivitas belajar mengajar semester gasal tahun pelajaran 2025/2026. Akun Instagram @jogjaku dan @halojogjakarta memposting video begitu padatnya pengunjung Pasar Beringharjo dan Stasiun Tugu. Liburan nataru mendatangkan berkah bagi Jogja karena banyaknya wisatawan yang datang dari berbagai kota. Bali jadi kalah. Di samping jauh, biaya yang dibutuhkan untuk liburan di Bali lebih besar. Anomali Jogja ini, benar-benar istimewa temenan . Bayangkan, dari man...