Kembali ke Akar Hotel & Resort di Jl. Wolter Monginsidi, Telukbetung Utara. Stay cation keluarga besar pasca-Lebaran senyampang masih ada sisa sedikit waktu liburan disambung wfh yang diberlakukan kantor. Anak ragil belum balik Jakarta.
Siang tadi hendak makan di Buk Isah, apadaya full booked parah. Parkir mobil sampe luber ke jalan di depannya. Yang hendak makan rela berdiri matung menunggu untuk mengokupasi meja yang dipakai mereka yang makan. Siapa cepat, dia yang dapat.
![]() |
| Ornamen ini sudah ganti, dahulu berupa tampah dari anyaman bambu. |
Tak ada peluang untuk memperoleh meja, saya dan istri undur diri, bergeser ke Alun Alun Kepayang, ada tiga mobil pengunjung parkir. Kami masuk dan tanya, "Buka?" Dijawab iya penjaga parkir. Nuju resepsionis memesan menu makan 'paketan' buat empat orang.
Padahal, yang hendak makan cuma tiga orang. Saya, istri, dan anak ragil. Duduk tenang menunggu menu yang kami pesan disiapkan di dapur. Sound system 'live music' berbunyi, lagu mengalun dari seorang vokalis pria. Tambah lagi satu, dua, tiga lagu. Terus.
![]() |
| Menu maksi di Alun Alun Kepayang |
Menu datang bergilir, tidak sekali jadi. Hingga kami selesai makan baru deh menu terakhir 'ayam bakar' keluar. Dah ah, dibungkus saja dibawa pulang, waktu Zuhur sudah kelewat jauh, rencana ke AKAR Hotel & Resort mesti disegerakan karena perjalanannya jauh.
Di perjalanan menuju AKAR Hotel & Resort, di GRAB, kumandang azan mengalun dari gawai saya di dalam tas Selempang. Sampai AKAR Hotel & Resort pukul 16 saya langsung pup. "Bah seperti kerasan," begitu kata istri saya. Habis Asar istirahat sejenak. Nah, tertidur.
![]() |
| Foto bersama penanda kekeluargaan |
Usai salat Magrib ke WaHaHa Seafood Jl. Ikan Sepat, Telukbetung untuk makan malam. Perjalanan menuju TKP ditingkah hujan yang tercucur deras. Beruntung sampai TKP sudah tinggal rintik sedu saja. Rampung makan berfoto bersama buat penanda kekeluargaan.



Komentar
Posting Komentar