Langsung ke konten utama

Dua Al-Muhajirin

Kegaliban di bulan 🌙 puasa, mengisi waktu dengan tadarus bakda salat, mulai sedari bakda Subuh hingga bakda Asar. Dari kemarin saya mengejawantahkan tadarus one day two juz. Jadi, dua hari ini saya dapat bonus 2 juz. 10 hari 12 juz.

Agak berat bisa menggapai capaian tahun lalu yang sejak awal puasa bisa tadarus dengan tingkatan one day two juz. Dan, dua kali khatam tahun lalu sebuah kenikmatan besar bagi saya. Tahun ini, sepertinya meleset. Sudah 10 hari puasa baru mendapat 12 juz.

Masjid Al-Muhajirin Perum Citra Mas, Kemiling 

Pagi tadi ada posbindu di RT kami. Hasil cek tensi darah 143/83, gula darah (puasa) 89, naik dibanding bulan lalu yang 82. Yang anjlok adalah bobot tubuh dari 52,5 kg tinggal 52. Melorot setengah kilogram karena puasa (diet syar'i, ahay... menghibur diri 😀).

Kemudian untuk 'safari jumat' saya ke masjid Al- Muhajirin Perumahan Citra Mas, Kemiling. Masjid yang tidak terlalu besar dan tidak pula kecil. Tata udara cukup sejuk oleh hembusan angin segar yang keluar dari beberapa unit AC di sekeliling tembok.

Tempat menaruh kursi salat 

Ada tersedia 6 kursi bantu salat untuk mereka yang membutuhkan. Jumlah yang standar. Kalau di Masjid Nabawi, saya lihat kursi salat tersedia tak terhitung banyaknya. Yang memanfaatkannya, saya lihat juga banyak. Terutama mereka yang sudah berusia lanjut.

Sudah dua masjid Al-Muhajirin yang saya jadikan tempat 'safari jumat'. Yang pertama di Springhill dan yang kedua di Perum Citra Mas, tadi siang. Bedanya, yang pertama dua kali azan, yang kedua cuma satu kali. Tradisi dalam madzhab yang terbilang berbeda.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

“Jangan Sakit”

Lagi, pasien pengguna JKN KIS (BPJS) terlantar 8 jam di IGD gak dapat ruang (perawatan) akhirnya meninggal dunia, viral di media sosial setelah unggahan curhatan di Threads dicibir sejumlah nakes rumah sakit yang gak mau ia spill karena pengguna BPJS. Memangnya kalau statusnya sebagai pasien pengguna BPJS kenapa? Pasien itu bernama Yurizal Tri Chaerawan, menulis di Threads, “8 jam blm dpt ruangan 🥲 Gamau spill RS nya, soalnya gue pake bpjs 🥺 “ Curhatan Yurizal ini mendapat 568 like, 2,2K komentar, 42 repost, dan 44 kali dibagikan (kemungkinan bertambah), tapi bukan mendapat empati malah bully -an dari sejumlah nakes. Begitulah ulah manusia pemegang hak pakai media sosial, akan menggunakannya dengan sebebas-bebas sekehendak hati dan semurah jarinya mengetikkan kata-kata. Baru kemudian setelah apa yang ditulisnya menuai hujatan, dengan entengnya minta maaf pada khalayak. Tak urung jadi viral, dapat bully -an balasan. Jadi yang benar itu, jangan sakit. Kenapa? Sakit itu maha...

QRCBN, tak Mengapa

Setelah melihat ulang buku antologi yang sudah saya ikuti untuk mengumpulkan catatannya, ternyata bukan hanya buku Terang Bulan Tepi Lautan saja yang memakai QRCBN sebagai identitas, melainkan ada buku lainnya. Buku lain itu, ialah  Ki . Hadjar Dewantara , Bahasa Ibu Bahasa Darahku , Anak Merah Putih Tidak Takut Masalah , dan Depok Membaca . Sejauh ini, lima buku itu yang memakai QRCBN, bukan ISBN. Mungkin nanti akan menyusul buku lainnya. QRCBN, tak mengapa. Mendaftarkan buku untuk mendapat ISBN di Perpustakaan Nasional, suka terkendala terbatasnya kuota. Bahkan, kadangkala langka sehingga jalan (lain ke Roma) yang mesti ditempuh oleh penerbit adalah QRCBN tersebut. Tidak berhasil mendapatkan ISBN juga tersebab ketatnya persyaratan dan kesalahan kelengkapan berkas oleh penerbit. Untuk kelengkapan berkas itu yang membuat penerbit perlu meminta surat pernyataan keaslian naskah dari pemilik buku. Itu misal.  Di era menciptakan karya dengan segala kemudahan atas bantuan AI...

Hikmah Safari

Jika pada 'safari jumat' saya telah menemukan masjid Al-Hikmah di Jalan Pagaralam (Jumat, 16/1), kemarin sewaktu ‘safari ramadan’ saya kembali menemukan masjid Al-Hikmah di perumahan Merpati Asri. Dengan begitu sudah ada dua masjid Al-Hikmah yang saya cium sajadahnya. Nah, itulah hikmah safari. Hari ini, dalam melakukan perjalanan 'safari ramadan', saya dipertemukan dengan masjid Darul Hikmah. Nah, lagi-lagi ada kata kembar. Setelah bersua kata kembar ‘khoir’ pada masjid Thoriqul Khoir dan Nurul Khoir, hari ini kembali bersua kata kembar ‘hikmah’ pada masjid Al-Hikmah dan masjid Darul Hikmah. "Hikmah safari." Benar, begitulah hikmah daripada ‘safari ramadan’ yang saya jalani, yaitu bersua kata kembar pada nama-nama masjid yang saya jadikan target ‘safari ramadan’ salat Zuhur. Begitulah kegaliban nama-nama ‘Rumah Allah’ di muka bumi ini, tak lari dari nama-nama yang memberi spirit beribadah pada hamba-Nya di bulan Ramadan. Masjid Darul Hikmah Jl. Karet, Sumbe...