Sedianya saya hendak salat jumatan di Masjid Al-Anshor. Saya sudah masuk dan salat sunah tahyatul masjid. Di tengah salat sunah, ada notifikasi pesan WhatsApp masuk karena hp belum saya silent. Selesai salat, saya baca pesan tersebut, rupanya dari kurir OFFO LIVING yang akan mengantarkan barang yang kami beli lima hari lalu (inden), dikirim hari ini.
Saya putuskan keluar masjid dan pulang. Di layar hp, tertera waktu mendekati pukul 12, mobil barang dari OFFO LIVING tiba di depan rumah. Dua orang dari bagian teknisi perakit barang langsung menggotong lemari dalam kemasan dus masuk ke dalam rumah. Gak pake lama, kardus dibuka dan perakitan barang pun segera dikerjakan oleh mereka bersama-sama.
Tak lama azan terdengar berkumandang dari TOA masjid. Satu teknisi berpamitan untuk salat jumatan, sementara satunya tidak karena non-muslim. Saya pun mengambil air wudu dan gegas ke masjid, salat sunah tahyatul masjid lagi karena yang tadi sudah saya kerjakan, tempatnya di masjid Al-Anshor bukan di masjid ini. Masuk masjid, ya, tahyatul masjid lagi.
Maka, ceritanya, saya balik kandang ke masjid Ikhlas Al-Azhar, dekat rumah yang, pembangunannya gak selesai-selesai. Jadi, pada Jumat pekan ini, saya gak 'safari jumat' seperti yang telah saya lakukan. Tidak juga 'safari ramadan' ke masjid mana pun. Kemarin, waktu Zuhur, saya 'safari ramadan' (salat Zuhur) di masjid Al-Ishlah Blok L. Pecah telor, jadinya, hari ini.
Komentar
Posting Komentar