Kembali Google kasih peringatan dan perhatian pada hari ulang tahunku yang spesial. Tepat tadi pukul 09:00 muncul di layar gawai notifikasinya. Sebelumnya, Ayunda Sas mengirim ucapan di time line saya punya akun facebook. Kemudian disusul oleh besti Aminoto Unzir, nakanda Evi Afrita, dan sedulur Cici (Sri Istini) di Surabaya.
Postingan kali ini, di hari spesial ini. Saya cerita tentang tiga perayaan ulang tahun di tiga kota. Kota pertama, Surabaya saat ulang tahun 2024 kami rayakan di lontong balap Pak Gendut Jl. Embong Malang 38, Genteng, Surabaya saat singgah dari menghadiri Jambore Sastra Asia Tenggara di Banyuwangi, 24--26 Oktober.
Kota kedua, yaitu saat ulang tahun 2025. Kali ini tempat perayaannya adalah Bebek Carok di Pulau Garam Madura saat singgah di Surabaya sepulang dari menghadiri TKS (Temu Karya Serumpun) di Jember, 24--25 Oktober sebagai rangkaian acara peluncuran buku "Semesta Ingatan -- Trauma dan Imaji Kebebasan."
Kota ketiga, Jogja. Kota kenangan yang kata Joko Pinurbo terbuat dari rindu, pulang, dan angkringan. Tapi, kali agak laen. Saya merayakan ulang tahun sendirian. Setelah kegiatan Dari Negeri Poci 16 peluncuran buku MOZAIK, saya ke Jogja numpak sepur. Numpang menyepi di rumah kawan sekalian reriungan dan kangen-kangenan.
Komentar
Posting Komentar