Langsung ke konten utama

Postingan

Garis Nalar

Credit foto: Teras Gorontalo - Pikiran Rakyat Media Network Menyambut perayaan HUT kemerdekaan RI, tiap tahun dimulai dengan mengibarkan bendera merah putih di depan rumah dari tanggal 1 hingga 31 Agustus. Sudah dilakukan. 16 Agustus Presiden pidato kenegaraan. Sejak beberapa tahun berlalu ini saya tidak pernah menyimak apa isi pidato presiden. Tidak ada hal ihwal penting yang harus saya tunggu untuk didengar dari pidato itu. Akhirnya, tanggal 16 berlalu begitu saja. 17 Agustus puncak peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI, besok, upacara masih digelar di Istana Negara.  Jebul ora sido  di IKN. Ternyata hanya gembar-gembor  doang .  Syulit  diwujudkan. Bukan sesuatu yang mudah  tho . Berwacana, berencana, berkeinginan, berangan-angan, berharap, berkemungkinan atau apa pun, boleh dan sah-sah saja. Tetapi, garis nalar harus digunakan, ada garis batas dalam berkeinginan, mentok di kesiapan. Kalau kesiapan sarana dan prasarana mewujudkan keinginan upacara HUT keme...

“Selamat” Pagi-pagi

Saya sedang  nguduk  (maksudnya sedang makan nasi uduk) pagi tadi,  tingtung  nada notifikasi pesan  wasap  tertangkap telinga. Saya abaikan, namanya  nguduk , ya, mesti dinikmati, tho! Mesti dienak-enaki sampai habis. Setelah sepiring nasi uduk tandas saya nikmati, sehabis membayar baru saya buka  hape . Oh, pesan  wasap  yang   tadi   masuk di grup keluarga. Mengucapkan selamat  atas kemenangan saya, jadi juara 1 lomba menulis esai. Sambil ketawa sendiri, saya mengetik balasan. “Waduh, saya belum tahu, malah. Maturnuwun, tapi.” Setelah pesan balasan itu terkirim saya kantongi  hape .  Starter  motor pulang. Sampai rumah, baru kembali buka  hape . Di  fesbuk  dan IG, telah diunggah pengumuman resmi dari panitia lomba. Nama-nama “kita” peserta lomba di- tag . Tanda suka saya klik dan tulis komen. Di WAG Workshop Esai juga diunggah pengumuman resmi. Lagi-lagi, saya tidak menaruh ek...

Yang Kalian Buat dan Risaukan

Langit Jakarta Puisi Zabidi Yakub Langit Jakarta Bukan seperti warna langit Kusangka mendung belaka Kiranya polusi udara Oi, kenapa tak biru lagi Seorang teman merekam fakta Dari ketinggian, dari balik jendela Bukan apartemen seperti kuduga Jendela pesawat yang ditumpanginya Oi, ketinggian 6.200 kaki Langit Jakarta Siang hari, sulit menemu langit biru Apalagi malam, kelabunya lebih pekat Sebab akumulasi partikel debu Dari knalpot kendaraannya sendiri Seoang teman memendam derita Dari polusi udara yang diakrabinya Dari sekujur jalan yang ditempuhnya Dari knalpot kendaraannya sendiri Oi, polusi kalian juga yang membuatnya   Saya tergerak menulis sajak di atas setelah melihat foto tentang langit Jakarta di X. Ah, kok kayak nggak sereg ya menyebut (menulis) X yang tadinya karena terbiasa menyebut Twitter. Ya, foto penampakan langit Jakarta. Foto yang saya maksud yaitu foto yang terpajang di atas, saya pinjam atau comot dari akun X milik Ayudia C (@ayudia...

Usia Manusia Berguguran

Malam tadi, usai magrib saya  ngaji . Menabung bacaan Surah yang sudah ditentukan admin WAG HuManIs dalam agenda  one week one juz , untuk disetor pada putaran berikutnya. Berkesinambungan dan istikamah. Di tengah nikmatnya membaca kajian , tetiba ada yang mengetuk pintu dan beru luk salam. Ternyata, setelah istri saya membuka pintu. Oh, saudara satu komplek perumahan yang datang, mengantarkan undangan. Yang punya hajat, dahulu ASN Sekretariat Pemerintah Kota Bandar Lampung. Kami akrab dan familier. Istri beliau orang Ranau, dahulu masih adik kelas saya jauh sejak SD hingga saya pergi meninggalkan kampung. Mengagetkan. Setelah istri saya membuka undangan dan mencermatinya, dia bertanya, memangnya si ‘ini’ nih sudah meninggal, ya? Saya ambil surat undangan dari tangannya dan memperhatikan secara cermat. Iya, ada tulisan ‘Alm’ diapit tanda kurung di belakang namanya. Benar-benar mengagetkan. Sungguh tidak menyangka, masa pandemi Covid-19, tentu saja untuk saling bertemu sul...

Eris 2

Omicron EG.5 keturunan XBB.1.9.2 (foto: iStockphoto/niphon) Diberitakan kemarin, (9/8/2023),  pada 19 Juli 2023  WHO masih mengklasifikasikan  Covid-19 subvarian Omicron EG.5 dan turunannya, termasuk EG.5.1  masuk ke dalam daftar  varian under monitoring  (VUM). Kini berubah. Sebagaimana diberitakan CNBC Indonesia hari Rabu, 9 Agustus 2023, yang saya posting di blog ini tadi malam pada postingan bejudul “Eris 1”, ternyata WHO telah menaikkan kategori menjadi varian of interest (VOI). VOI sendiri, seperti saya kutip dari detikhealt , Kamis, 10 Agustus 2023 pukul 09:31 WIB, adalah varian Covid-19 yang memiliki kemampuan genetik. Bisa memengaruhi karakteristik virus. Tidak seperti varian sebelumnya. Beberapa pengaruh dimaksud adalah, tidak terdeteksi, tingkat penularan, ada pelepasan kekebalan, tingkat keparahan penyakit. Subvarian EG.5 merupakan keturunan dari XBB.1.9.2 yang mirip dengan XBB.1.15. Subvarian ini kali pertama dilaporkan pada 17 Februari...

Eris 1

Credit photo: CooPWB Pagi tadi radio Sonora mengonfirmasi Omicron ‘Eris’ sudah masuk Indonesia. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan, dr. Nadia Tarmizi, yang dihubungi Sonora, membenarkan hal itu. Wah, apa maning kiyen , mah . Kok , ya, nggak ada habis-habisnya virus menebar ketakutan bagi masyarakat. Nadia mengungkapkan bahwa varian baru Covid-19, Omicron EG.5.1 alias ‘Eris’ sudah masuk Indonesia sejak Maret 2023 lalu. “Ada 12 kasus dari data WGS ( Whole Genom Sequencing ), ya. Pertama muncul bulan Maret. Baru kemudian sekitar Juni dan Juli,” kata dr. Nadia kepada CNBC Indonesia, Rabu, 9 Agustus 2023). Sementara Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa Covis-19 varian Eris sudah masuk Indonesia sejak Juni 2023. “Varian baru itu memang sudah ada di Indonesia. Sudah sejak dua bulan lalu,” ungkapnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 9 Agustus 2023. Nah, bagaimana menurut WHO? WHO mengklasifikasikan varian ‘Eris’ sebagai varian under mon...

Matinya TV Analog

Kanal TVOne dan lain-lain sudah seperti gambar ini semua, putih dan kepyur seperti hujan. Malam tadi Instagram @lampung mengutip situs berita digital Lampung Geh (lampung.com) yang juga bagian Kumparan (kumparan.com), bahwa siaran TV analog di Lampung akan dihentukan total 15 Agustus 2023. Pagi tadi, iseng-iseng, saya pindahkan dari Usee TV IndiHome ke TV analog, ternyata semua kanal TV daerah dan nasional sudah tidak muncul gambar. Layar TV tanpa gambar bahkan kepyur seperti hujan. Artinya, sebelum tanggal 15 Agustus pun siaran sudah dihentikan total. Pupuslah kesenangan orang yang biasa nonton TV bila belum membeli STB (set top box). Mau tidak-mau harus beli STB agar bisa nonton TV. Saya pun belum atau tidak membeli STB karena ada jaringan internet 2 Play (dua paket, Wifi dan TV). Jadi, untuk nonton TV menggunakan jaringan internet IndiHome. Kanal TV mana mau ditonton, tinggal pilih. Pilihan salurannya, all channel , local channel , sport , movies , kids , gen entertainment , ...