Sektor Kemiling. Begitulah menandai tempat tinggal kami (saya dan Udo Z Karzi) di maps google. Maka, jikalau ada suatu buku antologi puisi mengumpulkan nama kami berdua, si Abang kurir ekspedisi akan mengantar paket pada waktu yang berdekatan. Entah siapa yang didatangi dahuluan.
Paket buku antologi puisi menolak korupsi (PMK) MBGendam yang kami tunggu telah kami terima siang ini. Kebetulan teras Udo Z Karzi yang lebih dahulu didatangi si Abang kurir, tadi pukul 12:41 kemudian baru ke teras rumah kami pukul 13:31.
![]() |
| Buku antologi PMK MBGendam |
Kurang 10 menit untuk jarak 1 jam selisih waktu yang ditunjukkan angka di atas. Waktu Udo Z woro-woro Karzi menyampaikan di grup WhatsApp bahwa buku sudah ia terima, saya kasih komentar, "Mena niku" dibalasnya "Mena cutik." Cutik-nya itu, satu jam-an.
Ya, selisih waktu yang hampir 1 jam itu memang masih terbilang "cutik" (sedikit, bhs. Lampung). Kemiling kan luas dan seperti saya ceritakan di tulisan berjudul "Jumat Berbagi" bahwa sungguh ruwet banget berumah di Langkapura (Kemiling).
Ruwetnya itu karena terbatasnya U-turn sehingga memaksa orang untuk memutar jauh. Itu hal yang menyebabkan Abang kurir butuh waktu memutar balik dari mengantar paket ke teras Udo Z Karzi kemudian ke teras saya, menempuh hampir 1 jam.

Komentar
Posting Komentar