Kemarin, gais, saya 'safari jumat' di masjid Al-Muhajirin Springhill. Pilih yang dekat-dekat saja. Karena selalu ada Jumat Berbagi di masjid ini, bocil-bocil udah hafal dan selalu ramai yang datang.
Karena pengin coba-coba ambil rute lain selain yang biasa atau pernah saya lewati, saya tersasar ke jalan buntu. Rupanya tidak semua jalan terhubung ujung-ujungnya. Ada jalan buntu juga. Bikin orang terjebak.
![]() |
| Masjid Al-Muhajirin Springhill menunggu kedatangan jamaah salat jumatan |
Putar balik lah saya kembali ke arah gerbang masuk baru menyusuri jalan yang biasa atau pernah saya lewati, lebih cepat memang sampai ke masjid Al-Muhajirin di pojokan kompleks perumahan elit ini.
Tidak mudah masuk perumahan cluster ini. Mesti lewat pos sekuriti, ditanya dan kendara diperiksa. Karena saya berpakaian dress code untuk jumatan, langsung dipersilakan masuk dan dikasih senyum.
Atau dress code ojek online yang mengantar jemput penumpang, gofood atau kurir paket juga disilakan masuk tanpa hambatan. Di cluster mana pun tentu kemudahan seperti itu berlaku umum dan biasa.
***
Sementara kabar baik disampaikan bendahara masjid kami. Bantuan Rp250 juta dari Pemkot saat wali kota safari Ramadan tempo hari sudah ditransfer ke buku rekening masjid, tercetak pada tanggal 5/8/2026.
Alamat akan lancar pembangunan masjid terbesar di perumahan BKP (selain masjid Al-Anshor) ini. Selama ini hanya murni didanai hasil iuran masyarakat 4 RT melalui jimpitan Rp1.000 per hari ditarik per bulan.
![]() |
| Bukti transfer baru masuk 5/8/2026 |
Agak lama juga menunggu kepastian dana bantuan itu. Tentu banyak aturan atau prosedur yang mesti diikuti terutama sumber dana dan pos peruntukan harus sesuai dengan APBD yang telah ditetapkan.
Di luaran sudah beredar bisik-bisik tetangga bahwa bantuan itu sudah lama cair. Hal ini berkembang jadi isu dan anggapan miring. Wong kami yang pengurus (takmir) masjid saja tak tahu, kok lu sebar isu begitu.
Nyatanya, setelah betul sudah ditransferkan Pemkot, bukti transfer di buku rekening masjid difoto dan di-share oleh bendahara masjid dalam grup WhatsApp "Takmir Masjid". Bendahara masjid transparan kok.


Komentar
Posting Komentar