Lumayan lama tidak ke pasar Koga. Tadi mampir karena hendak ngelèm sepatu yang terlepas. Mungkin karena sudah siang –jelang zuhur, suasana pasar begitu sepi. Oh, ya, namanya bukan lagi Pasar Koga seperi dahulu, melainkan Pasar Modern Raden Intan.
Perubahan nama itu seiring peningkatan statuta
Korem Garuda Hitam menjadi Kodam XXI Raden Intan. Pasar Koga dikelola atau
dimiliki Korem, dengan sendirinya sekarang dikelola Kodam XXI Raden Intan. Nama
baru itu, saya lihat menggantikan nama lama.
Bukan hanya memajang nama baru itu saja, melainkan menambahkan ornamen di bagian depan bangunan pasar sehingga kesan “modern” itu terlihat nyata. Bukan hanya pasar ini saja yang berganti nama. Hotel Ria (dulu) yang jadi Wisma Gatam pun berubah jadi Wisma Raden Intan.
Sebenarnya di Kepayang ada tukang sol sepatu, tapi sewaktu lewat hendak ke pool Damri terlewat tanpa sadar. Habis ke pool Damri bablas ke BK, istri cari jilbab. Pulang dari Karang itu mampir Pasar Modern Raden Intan untuk keperluan ngelèm sepatu yang lepas lem-lemannya.
Sebelum disadarkan Pasar Modern Raden Intan, melihat perubahan nama Wisma Gatam menjadi Wisma Raden Intan, saya berasumsi berganti pemilik setelah dijual oleh pengelola (Kodam XXI d.h. Korem Garuda Hitam) ke pihak lain lalu mengganti brand name yang baru.
Hotel Ria itu dulu, tahun 1999–2001, tempat saya transit saat pulang kantor di Jl. Diponegoro –turun dari angkot Teluk, menunggu angkot ke Rajabasa dan nyambung ojek dari atas terminal. Ojek ada yang mangkal di terminal bawah dan ada yang mangkal di atas terminal.
Komentar
Posting Komentar