Masih tentang buku, dapat WA dari kawan di Banyuwangi memberi tahu bahwa buku antologi PPN XIV Aceh sedang proses pencetakan. Ia menanyakan buku itu kepada salah seorang penyair yang mungkin hadir dan mengikui kegiatan PPN XIV di Aceh.
Kabar baik itu disampaikannya kepada saya
pukul 05:41 PM pagi tadi. “Sungguh kabar baik itu,” kata saya membalas WA
darinya. Semakin terang kepastian akan adanya buku antologi puisi PPN XIV Aceh terutama
bagi penyair yang nggak hadir ke Aceh.
Tidak ada saluran informasi tentang
kelanjutan hasil kurasi puisi untuk PPN XIV Aceh. Tidak ada grup WA yang
meringkus nama kami ke dalamnya sehinggga mudah mengetahui apa dan bagaimana
perhelatan PPN XIV Aceh di empat kabupaten/kota.
Sebenarnya ada grup khusus bagi yang hadir
ke Aceh. Yang tidak hadir dan masuk gabung ke grup WA tersebut, pada akhirnya
dikeluarkan. Terang saja buntu akal dibuatnya. Seterusnnnya cuma bisa menunggu dengan
penuh sabar dan keyakinan.
Keyakinan itu datang dari kanal berita wartatrans.com
yang mewartakan bahwa sampul buku antologi puisi PPN XIV Aceh didesain oleh penyair
Aceh yang juga berlatar belakang seni rupa dan desain. Sampul buku
mempresentasikan semangat PPN XIV.
Semangat yang ditampakkan oleh persatuan
penyair Indonesia dan berbagai negara dalam satu ruang kebudayaan. Semangat persatuan
itu divisualkan dalam bentuk seni grafis pada sampul buku. Buku itu sangat
kami tunggu dengan sabar dan yakin.
Komentar
Posting Komentar