Sampai lagi di peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kendati nama saya tercatat sebagai anggota PHBI di kepengurusan takmir masjid, saya (dan anggota lainnya) tidak dibebani tugas apa pun karena PHBI hanya pemrakarsa, segala urusan dipikul oleh RT masing-masing. Membuat kembang telur, misalnya.
Lain halnya bagian perlengkapan atau bagian pembangunan (pengembangan) masjid, mereka lebih kelihatan fungsinya. Pengadaan material, mencari tukang, dan mengawasi pekerjaan. Dari pengalaman yang sudah-sudah, dari tahun ke tahun, pada akhirnya acara terselenggara berkat kerja kolektif semua bagian.
Di dalam kepengurusan takmir masjid di mana pun, PHBI adalah motor penggerak hidupnya siar agama melalui kegiatan hari besar Islam yang diperingati. Ya, khusus hari besar Islam. Untuk kegiatan ibadah harian, bagian peribadatan yang memegang peranan. Begitulah tata kelola memakmurkan masjid.
Maulid Nabi Muhammad SAW adalah hari besar Islam yang istimewa. Terlepas bid'ah apa tidak memperingatinya, bentuk keistimewaan maulid Nabi, kita sebagai umat beliau dianjurkan untuk banyak-banyak bersalawat kepada beliau dan bersedekah kepada umat beliau sebagai saudara seiman dan seagama kita.
Kembang telur melambangkan Iman, Islam, dan Ihsan serta simbol kelahiran dan kesuburan. Telur terbagi tiga bagian. Kulit telur melambangkan Islam (syariat yang tampak), putih telur melambangkan Iman (keyakinan hati), dan kuning telur melambangkan Ihsan (ketulusan dan kedekatan dengan Allah).
Komentar
Posting Komentar