Beruntungnya tidak keluar grup WhatsApp even menulis puisi buat antologi, itu salah satunya tidak kehilangan informasi baik dan tidak atau kurang baik. informasi baik, misalnya, adanya even baru atau lanjutan untuk menulis bareng (nubar) lagi. Informasi tidak atau kurang baik, seperti halnya kabar duka bila ada di antara penyair (teman nubar) yang berpulang.
Kemarin saya hanya menyinggung satu nama penyair
yang berpulang, ia adalah Drs. Abdul Karim, M.M. alias Abah Karim alias Oka
Miharzha S (nama pena), penyair dari Tanah Laut, Kalimantan Selatan yang juga
menjadi Penasihat di Dewan Kesenian Tanah Laut. Karena pagi kemarin, memang baru
namanya yang menghiasi grup WhatsApp perihal
kabar duka (ada di beberapa grup).
![]() |
| Ucapan dukacita Koperasi Insan Sastra Indonesia |
Padahal, Mas Oki Tadhan (Edi Kayatno) yang berpulang pada pukul 07.21 AM (WIB), tapi kabar duka berpulang itu baru disebar pada grup WhatsApp “Antologi Sufistik” tepat pukul 12.08 AM (WIB). “Antologi Sufistik”
adalah antologi puisi religi tentang Ramadan tahun lalu, tetapi ada kendala dalam proses pengurusan ISBN sehingga memakan waktu lama baru terselesaikan urusannya.
Kendati tidak berwujud buku cetak, tapi antologi yang
digawangi Eki Tadhan Metaforma (nama bekennya di dunia sastra), ini selesai
juga proses kurasi dan layout kemudian
oleh Eki Tadhan dibagikan di grup WhatsApp
“Antologi Sufistik”. Di sinilah sisi keberuntungan tidak keluar grup, saya bisa
kebagian hasil layout “Antologi
Sufistik” kendati hanya berbentuk pdf sudah senang.
Untungnya, di sela-sela sakitnya yang mesti
menjalani dialysis (cuci darah), Eki Tadhan dapst menyelesaikan “Antologi
Sufistik” kendati hanya berbentuk pdf. Semua penyair yang terhimpun dalam antologi ini tak kecewa. Itu menunjukkan
dedikasi dan tanggung jawab beliau sebagai seorang yang bertungkus lumus dalam dunia
sastra dengan begitu menjiwai dan penuh kharisma.
Maka, dengan selesainya layout dan pdf buku “Antologi
Sufistik”, Eki Tadhan berpulang tanpa meninggalkan utang pekerjaan. Di salah
satu grup WhatsApp yang saya ikut di
dalamnya sebagai anggota, ada kawan bersaksi, “beliau orang yang baik, selalu positive thinking, banyak mengalah bila
berhadapan dengan orang berkarakter jurig
nyiliwuri setan marakayangan.”

Komentar
Posting Komentar