Sudah dua hari ini udara terasa puanas menyengat di Bumi Lada. Saya potret langit berhias awan dengan matahari menyala di atasnya, kemudian saya jadikan cerita di facebook.
Kolega di Surabaya mengirim tanggapan di cerita; "Di Surabaya mendung," komentarnya. Wah, tumben sekali Surabaya yang biasanya puanase poll, kok dengaren bisa mendung.
![]() |
| Gugusan awan dan matahari yang menyala. |
Berkali-kali saya jadikan video saat hujan sebagai status WhatsApp, dia tanggapi dengan mengirim komentar bahwa di Surabaya puanas poll. Nah, hari ini agak laen, iso mendung.
Sudah pernah saya tulis di blog ini, bahwa akan terjadi kemarau panjang dan kering sekali. Tapi, sepertinya saya terkecoh manakala kok masih saja turun hujan deras berhari-hari.
Nah, apakah puanas poll dua hari ini sebagai ancang-ancang akan mulai terjadinya kemarau panjang dan kering seperti yang di-prakiraan-cuaca-kan oleh BMKG? Ya, ndak tau.

Komentar
Posting Komentar