Saya
ke Samsat buat bayar pajak kendaraan bermotor 'kesayangan' yang kemarin saya
servis dan cuci steam. Cek fisik tentu memakan waktu. Karena itu, saya bawa
buku buat baca-baca mengisi waktu menunggu saat nama saya dipanggil kasir Bank
Lampung. Eh, ternyata di ruang pembayaran ada pocadi.
Pocadi
(pojok baca digital) di ruang pembayaran pajak kendaraan bermotor, ini bernama
Taman Kemala. Terbaca keterangan di stand
banner, “Pocadi merupakan fasilitas pojok baca yang ditempatkan di pusat
keramaian/titik kumpul masyarakat sebagai upaya memberikan kemudahan akses
informasi.
![]() |
| Bilik pocadi di ruang pembayaran Samsat |
Pojok
baca digital ini difasilitasi oleh Perpustakaan Nasional (perpusnas). Ada dua rak
buku (yang tidak penuh sesak oleh buku) di ruang pembayaran samsat ini. Buku yang
dipajang di rak terdiri dari beragam topik. Pengetahuan umum dan sastra. Ada beberapa
buku karya Putut EA terpajang di sini.
Membawa
buku ke mana-mana memang sudah kebiasaan saya. Kendati bisa mengakses I-PUSNAS
melalu gawai, saya lebih suka membaca buku fisik. i-Pusnas sebagai aplikasi
perpustakaan digital persembahan Perpustakaan Nasional RI hadir untuk memberi
kemudahan dalam mengakses bahan bacaan.
Cukup
dengan gawai, laptop atau personal computer, i-Pusnas bisa diakses dan membaca
buku bisa sepuasanya. Tapi, memang ada orang yang tidak tahan berlama-lama
membaca di layar gawai. Tak dimungkiri memang mengingat besaran huruf di layar
gawai berbeda dengan besaran huruf di buku fisik.
![]() |
| Rak buku dan isinya di pocadi Samsat |
Saya
hanya sebentar masuk ke pocadi di ruang pembayaran Samsat. Membidikkan kamera hp dan menyapukan sekilas tatapan mata
pada judul buku yang terpajang di rak. Dari bejibun manusia yang hendak
membayar pajak, sepertinya hanya saya sendiri yang tertarik masuk ke dalam
bilik pocadi ini.
Minat baca rendah apalagi menulis. Hingga tahun 2025, minat baca di Indonesia masih jadi tantangan serius, ditandai dengan rendahnya angka literasi. Berdasar data UNESCO, hanya 1 dari 5 orang yang membaca setiap hari. Sementara pengguna gawai yang mantengin media sosial, luar biasa tinggi.


Komentar
Posting Komentar