Tiga kali ulang saya colokkan kartu ATM, tiga kali pula dikeluarkan mesin. Yang terbaca di layar, "ditolak bank Anda" nggak jelas menerangkan sebab apa ditolak itu. Setelah pindah ATM, baru ada penjelasan lebih ceto, kartu ATM saya expired date.
Itu yang terjadi kemarin sore saat saya akan bayar tagihan kartu pascabayar yang jadi kuota data di gawai. Selebihnya kuota menggunakan jaringan WiFi rumah. Jadi, dipikir-pikir, saya bayar tagihan kartu pascabayar ini mubazir belaka. ATM dicolokin terus.
Sampai tidak saya ketahui kalau ternyata kartu ATM "habis masa tugas" bulan Juni ini. Pas weekend, bank libur. Berarti Senin lusa baru bisa ke bank untuk ganti kartu ATM baru. Padahal, hari ini jatuh tempo tanggal pembayaran. Terpaksa pinjam ATM istri.
Pernah terlambat bayar empat hari. Untung belum diblokir. Agak membagongkan sih, saya kebiasaan baru mau bayar sehari sebelum jatuh tempo atau tepat di hari jatuh tempo. Padahal, semenjak jauh hari sudah dinotifikasi provider. Kurang apa, coba.
Dipikir-pikir lagi, sebenarnya siapa sih orangnya yang tahu secara sadar sebelum kartu ATM habis masa berlakunya? Sehingga ke bank untuk menggantinya. Kalau masa berlaku STNK, bisa jadi lebih memungkinkan untuk ingat atau tahu sebelumnya. Sehingga ke Samsat.
Lantas, mobil motor yang mati pajak kelayapan di jalan-jalan itu? Apakah pemiliknya tidak tahu sebelumnya? Itu lain cerita. Bisa jadi tahu, tapi sengaja nggak mau bayar pajak karena muak dengan pemerintah yang seenaknya udelnya mengkorupsi uang pajak rakyat.
Komentar
Posting Komentar