Langsung ke konten utama

Postingan

Di Lepau itu Cinta Jadi Misteri

LEPAU ~ tipikal rumah panggung yang memiliki lepau (beranda) panjang, banyak ditemukan di perdesaan atau wilayah pesisir Pulau Sumatera (Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan)  sumber gambar  : romadecade.org Cerpen Oleh: Zabidi Yakub Di lepau rumah panggung itu, dengan desah napas yang panjang, kamu berujar:  ” Indonesia memang luas. ”  ”Oh, tentu,” jawabku kala itu. Kamu yang lahir dan besar di Bantul, kota kecil bagian selatan Yogyakarta. Aku tahu tentang kotamu itu, setidaknya tentang makanan khasnya, geplak . Yang rasa manisnya nyelekit , yang karena ada campuran kelapa, jadinya tidak tahan lama, tapi banyak juga yang menjadikannya sebagai oleh-oleh bagi sanak famili di rumah bila habis berkunjung ke Yogya. Walaupun toh sesampai di rumah saat dimakan akan terasa sedikit tengik, ujungnya ya habis juga karena justru di situlah letak khasnya. Aku tahu makna desah napasmu yang panjang kala itu, karena tak pernah tebersit di pikiranmu kalau akhirn...

Neroli

matahari mengawasi dari kejauhan, hangatnya menjalari tubuh penumpang di geladak kapal (foto: koleksi pribadi) Cerpen Oleh: Zabidi Yakub Bukan tanpa pertimbangan namanya cocok dijadikan tokoh dalam cerita ini. Di masa kecilnya, Kakeknya sering menghidukan wewangian ke hidungnya. Wewangian yang biasa dipakai Kakeknya setiap akan salat Jumat, di antaranya Magnolia , Citrus , Woody , Oceanic , dan Gourmand . Dari semua itu, yang paling disukainya adalah Gourmand , karena beraroma seperti kembang gula. Nama Neroli diambil dari salah satu jenis aromaterapi. Wangi Neroli hampir sama dengan Citrus , karena memang dibuat dari ekstrak bunga pohon jeruk. Manfaat wewangian ini, di antaranya memiliki efek pada pemulihan keseimbangan homeostatik, memperlancar aliran oksigen ke otak, dan meningkatkan daya tahan tubuh dengan menormalkan kadar hormon neuroendokrin. Neroli, gadis yang tomboi. Pertemanannya dengan Awkrima, Riri, dan Maya, bukanlah faktor kebetulan. Di samping mema...

Pendidikan Karakter yang Terlupakan

Anak belajar Bahasa Inggris (Foto: SehatQ)  ”Tujuan pendidikan itu untuk mempertajam kecerdasan,  memperkukuh kemauan, serta memperhalus perasaan.” – Tan Malaka – Pendidikan, dari kacamata Ki Hadjar Dewantara (1889-1959), adalah sebuah upaya untuk menyempurnakan manusia. Secara mendetail, Ki Hadjar Dewantara (dalam Marzuki dan Khanifah, 2016, h.175) mendefinisikan pendidikan sebagai upaya ”menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan serta kebahagiaan yang setingi-tingginya.” Kebahagiaan sebagai Tujuan Pendidikan Pendidikan memang seyogianya berlandaskan pada kebahagiaan dan berorientasi pada pembentukan karakter yang membahagiakan, bukan sebaliknya. Ki Hadjar pun sudah lama menyadari itu. Menurutnya, sistem pendidikan penjajah Belanda yang bersifat perintah, hukuman, serta ketertiban ( regering , tucht , orde ) cenderung merugikan mentalitas, prinsip, dan iden...

Wamena dalam Puisi

Kawasan Menara Salib, ikon wisata baru di kota Wamena (foto: Kompas Properti)  Wamena, Mutiara yang Terpecah lembaran cerita tentang surga yang tersembunyi                                                                sebutkanlah apa nama kitabnya, ingin kumengkaji diumpamakan ia bak mutiara, jenis apakah kiranya katakanlah di mana tempatnya, ingin kumenggalinya aku ingin merantau ke surga itu, meski jauh tempatnya seperti mereka yang datang terlebih dahulu ke sana dari jauh dan bermacam-macam suku, etnis, dan rasnya karena tergiur kilau mutiara itu, mutiara dalam surga tetapi, sungguh tak terperi beratnya perjalanan ke sana surga bermutiara, di pedal...

Di Sini, Bahasa Masih Hidup

Menurut Ethnologue , organisasi yang mempublikasikan riset tentang bahasa-bahasa di dunia, di 10 negara berikut bahasa masih hidup. Bahasa yang masih hidup bukan hanya bahasa yang dinyatakan sebagai bahasa resmi negara. Di 10 negara berikut jumlah bahasa yang masih hidup bisa ratusan. Indonesia termasuk daftar ini. Brasil . di Brasil hidup 229 bahasa. Artimya, bahasa dipakai secara aktif dalam keseharian oleh warga penuturnya. Bahasa Portugis adalah bahasa yang paling banyak digunakan, karena Portugis adalah bahasa resmi negara. Australia . Berdasar data statistik Ethnologue tahun 2016, di Australia hidup 245 bahasa. Di samping jumlah bahasa yang cukup banyak, tingkat buta aksara di Australia sangat rendah. 99 persen penduduknya bisa baca-tulis. Bahasa Inggris adalah bahasa resmi negara. Kamerun . Di negara Afrika Tengah ini hidup 281 bahasa. Sementara jumlah penduduknya, menurut estimasi tahun 2013, sekitar 22.500.000 orang. Bahasa nasionalnya adalah bahasa Inggris dan ...

Bila Bahasa Mati

Headline Kompas, Selasa, 29 Oktober 2019 Headline Kompas, Selasa (29/10/2019), berjudul ”Cegah Kematian Bahasa” mengabarkan ada 11 bahasa daerah di Indonesia dinyatakan punah dan 22 lainnya terancam punah. Kepunahan bahasa merupakan lonceng kematian bagi kebudayaan. Punahnya bahasa bisa berarti matinya sistem kebudayaan yang mendukung satu tatanan nilai dalam sebuah masyarakat. Bahkan bisa berarti pula memudarnya nilai-nilai toleransi yang pernah ditanamkan para leluhur lewat bahasa daerah. Data menunjukkan 121 bahasa daerah yang tersebar di wilayah Indonesia telah punah, sedangkan 22 bahasa terancam punah, 4 bahasa dalam kondisi kritis, dan 16 bahasa stabil tetapi terancam punah. Selain itu, 2 bahasa daerah mengalami kemunduran dan hanya 19 bahasa terkategori aman. Pemetaan yang dibuat Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak 1991 menyebutkan Indonesia memiliki 718 bahasa daerah, dan dari jumlah itu baru 74 bahasa daerah y...

Pasukan di Garis Depan

pers berserikat, dengan begitu menjadi kuat. by: @fakartun Cerpen Oleh: Zabidi Yakub ”Innalillahi wainna ilaihi raji’un,” gumam Nindya lirih ketika membaca kabar ada mahasiswa tewas tertembak aparat polisi di Kendari, yang dikirim temannya melalui pesan whatsapp . Wartawati foto sebuah media online itu sesaat tercekat. Baru saja bangun, sepagi itu dia dihadapkan pada berita menyedihkan.    Tak terbayang olehnya, sakitnya diterjang peluru tajam. Dia yang kemarin diterjang water canon saja jatuh tersungkur ke aspal. Baju seragam kantor yang dikenakannya basah hingga tembus ke pakaian dalamnya. Kamera yang jadi senjatanya meliput aksi demonstrasi pun terlempar dan ikut kuyup. Kemarau memang luar biasa panjang tahun ini. Cuaca kota Jakarta yang polusi udaranya tak bersahabat, membuat semakin berat tarikan napas. Ditambah hantaman water canon yang mendera tubuhnya, membuat Nindya merasakan sakit tak terperi. ”Apa rasanya kalau digebuki seperti pencopet...