Bulan-bulan Itu bulan-bulan itu dicambuk terik kemarau suaranya pun begitu parau terlalu seringnya berteriak kini pekiknya nyaris tak terdengar tapi masih sempat mereka bergumam: ‘kapan hujan tiba?’ bulan-bulan itu resah gelisah ratapannya pahit untuk dikenang harapan nyaris putus tanpa tumbang kala tiada kunjung menjelma isyarat kepastian antara datang dan tiada curah hujan gantikan kemarau panjang bulan-bulan itu khidmat terpaku membaca setiap gelombang angin kalau ada terselip berita cuaca tentang hujan yang mereka nanti bulan-bulan itu tegak berdiri dari April hingga Oktober berjajar menyambut sesuatu yang mereka jemput adalah tibanya hujan di tengah lapang bulan-bulan yang berjajar di situ segera bertautan tangan, lalu berdansa riang tatkala hujan menjelang dengan ucapan salam mereka tenggelam dalam suasana ribang hingga mereka lengah pada salam hujan di awal perjumpaan mereka dan mereka lupa sambut jabat tangan hu...