Hujan sedari subuh melambatkan ritme hidup orang yang punya rutinitas ke kantor, sekolah dan sebagian kecil liburan ke luar kota. Untuk yang terakhir ini khusus bagi mereka yang sudah purna tugas, seperti halnya istri saya yang sudah dua tahun ini pensiun.
Ada orang memercayai mitos bahwa, hujan di hari Jumat akan menjadi pertanda bakal hujan terus menerus di esok hari hingga selanjutnya. Percaya tidak percaya. Faktanya, hujan sedari subuh pada Jumat (30/10) pekan lalu, membuat hujan sedari subuh hari ini.
![]() |
| Menangkap debur ombak dengan kamera |
Kami yang lagi liburan di Pacitan agak bingung hendak ke mana sesudah sarapan pagi yang tertunda tadi. Karena hujan akhirnya baru bisa keluar cari sarapan pukul 09:30, lalu cuma bisa ke pantai Pancer Dorr sebagai penyelesaian atas kebingungan yang melanda.
Sampai Pancer Dorr, hanya menemui space kuliner yang sepi. Pengunjung ada sih satu dua. Penjual ada juga sekadar jajanan dan es kelapa muda. Kios kuliner sepi karena jam buka mereka memang mulai bakda Asar hingga malam hari, saat pengunjung ramai.
Mitos dan fakta tentang hujan yang turun mulai hari Jumat, biarlah mengalir dan mengambang seperti daun yang terbawa air hujan. Yang jelas menikmati debur ombak membuat mata yang habis sarapan jadi mengantuk. Cuma bisa ditahan, tak bisa direbahkan.

Komentar
Posting Komentar