Khutbah Basa Jawi


Mencoba mengingat-ingat kapan tahun terakhir saya mendengar khutbah Jumat bahasa Jawa. Sepertinya lebih tiga dekade atau tiga dasawarsa. Oh, suwe, yo.

Sejauh ingatan, salat Jumat khotibnya membaca teks khutbah berbahasa Jawa saat bekerja di Tangerang dahulu, persisnya tahun 1990an. Iki, yo, suwe maneh.

Sesudah itu baru kembali menemukannya tadi ketika salat jumatan di Masjid As Salam, kawasan wisata keluarga Pantai Teleng Ria, Pacitan, Jawa Timur.

Masjid kampung yang tidak terlalu besar ini adalah wakaf dari keluarga pengusaha. Ada dua masjid yang mereka wakafkan yang dibangun di kawasan wisata.

Pantai Teleng Ria dekat dengan pusat kota sehingga mudah sekali mengaksesnya. Dikelola oleh pihak ketiga, sementara Pantai Pancer Dor dikelola pemda.

Pantai Pancer Dor merupakan kawasan konservasi penyu dan geopark penuh tanaman pinus, dibuatkan jalur jogging track tempat pengunjung berolahraga.

Kembali ke khutbah basa Jawi tadi, meski mengerti artinya, namun saya agak ketereran sitik menangkap secara utuh pesan yang disampaikan Pak khatib.

Intinya, pemimpin dari tingkat RT hingga ke atas tak melukai perasaan rakyatnya. Jalankanlah amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.



.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kursi Roda Ibu Ani

Angin Laut Pantura

Rumah 60 Ribuan