Di Ujung Ramadan

Suasana kemacetan di KM 150 Tol Cipali, H-5 Lebaran (Jumat, 5/4/2024) – foto: Antara - Aprillio Akbar

Ibadah puasa Ramadan akan berakhir, aroma Nastar kiriman tetangga salah satu penanda. Penanda lain kemacetan di jalan protokol oleh kendaraan pemudik yang baru datang atau orang-orang yang akan ngemal mencari sale.

Siang tadi saya dan istri ke Toko Sari Rasa membelanjakan oleh-oleh untuk dibawa anak kembali ke Jakarta. Biasanya pengunjungnya akan ramai di awal Syawal nanti. Lebih baik belanja sekarang saja selagi masih longgar.

Di berbagai media sosial orang mengunggah potret diri saat dalam perjalanan mudik, selagi macet di jalan tol, di kapal fery, di terminal kedatangan bandara, dan tempat lainnya. Ada yang sekadar dijadikan status WhatsApp.

Arus lalu lintas di Tol Trans Jawa mulai terjadi kepadatan volume kendaaraan yang melintas. Foto di atas adalah saat terjadi kemacetan di Tol Cikopo-Palimanan KM 150, Mekarjaya, Jawa Barat, H-5 Lebaran, Jumat (5/4/2024).

Kemacetan juga terjadi di akses keluar tol Pelabuhan Merak sepanjang 11 kilometer pada pagi tadi pukul 10:42 WIB. Hal itu diakibatkan menumpuknya kendaraan yang antre akan masuk kapal menuju pelabuhan Bakauheni.

Tanda lain yang khas adalah ada “kemajuan” jemaah salat tarawih. Yang semula lima saf, “maju” menjadi empat saf, yang empat saf “maju” menjadi tiga saf, tiga saf “maju” jadi dua saf, dan akhirnya tersisa satu saf saja.

Di ujung Ramadan, setiap masjid di mana pun niscaya begitu, mengalami “kemajuan” barisan saf-saf jemaahnya. Apalagi jika sebagian besar jemaahnya adalah anak-anak indekos, maka pasti mereka mudik di libur hari raya Idulfitri.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kursi Roda Ibu Ani

Angin Laut Pantura

Rumah 60 Ribuan