Menjadi Umat Beragama

Malam Selikur Ramadan (foto: Getty Images - iStockphoto - | jeka1984 | Puisi-Puisi Kemanusiaan Zabdid Yakub Malam Selikur ia tiba di tanah lapang di bawah pohon bernama seribu bulan ia siasati sekeliling, dilihatnya angin berjalan begitu pelan, berlalu mencari pelaku tirakat, iktikaf panjang memecahkan makna Lailatul-qadr di tengah khusyuknya ia tafakur seperti ada yang bertanya tahukah kamu apakah Lailatil-qadr itu? ia menggeleng, menggeleng, menggeleng ia menggeleng-gelengkan kepala ke kiri ke kanan, membaca kalimah tauhid sudah berjam-jam, tanpa pernah jeda tanda ijtihad seorang mujtahid si penanya lalu menjelaskan, Lailatul-qadr itu lebih baik daripada seribu bulan malam itu turun para malaikat dan Ruh Jibril atas izin Tuhan untuk mengatur semua urusan sejahteralah malam itu sampai terbit fajar ia hanya terdiam menyimak penjelasan lalu hening, si penanya hilang ia mencari, hanya bertemu angin berjalan pelan ia kehilangan momentum, m...