Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2024

Damkar Meraung

Ini kali kedua peristiwa kebakaran di Perum BKP. Pertama bekas kandang ternak ayam petelur, di perkebunan warga tidak jauh dari rumah. Kedua, rumah kosong di Blok V, tetangga blok sebelah. Meski rumah yang terbakar ludes jadi arang, tetangga kiri-kanan dan belakang aman. Pantas. Pikirku kok ada raung Damkar masuk komplek perumahan, sekadar lewat menuju ke mana atau memang ada kebakaran di BKP. Berarti Damkar cepat datang sejak dihubungi dan tangkas menguasai api, melokalisasi hanya menghanguskan satu rumah, tidak tetangganya.

Menanti JSAT 2024

Seperti yang sudah saya singgung pada tulisan berjudul “Syarat Tanpa Tapi” bahwa mengikuti sayembara menulis puisi dengan tema yang ditentukan, bukanlah hal yang mudah, bukan juga hal yang mustahil tidak bisa. Perlahan dilakukan pasti bisa diselesaikan. Mengikuti even JSAT 2024, yang tema puisi “Ijen Purba: Tanah, Air, Batu", para peserta boleh mengirim 3 judul puisi. Malam ini pukul 23:59 adalah deadline pengiriman. Saya sudah mengirim pada 23 Juli lalu, sebanyak 3 judul puisi, panjang-panjang. Entah mengapa, saya sejak kenal puisi dan mencoba menuliskannya, selalu panjang-panjang. Cara penulisan juga bergaya seperti bercerita, ada keterkaitan antara larik satu dengan lainnya. Bukan mencampurbaurkan berbagai diksi dalam satu kalimat sungsang. Satu bulan (hingga 30 Agustus) ini masa kurasi oleh tiga kurator, yaitu Wayan Jengki Sunarta, Mutia Sukma, dan Mahwi Air Tawar. Waktu even Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2023, 18—22 Oktober 2023 silam, saya bertemu Wayan J...

Kesasar Menemukan

Gambar
Ilustrasi, image source: AQskill Cerita pendek sepanjang 500 kata untuk serial “Dari Pogung ke Pugung” dengan tokoh Nurhidayah dan Fauzi, saya tulis 8 seri. Bila dieksplor lagi dengan pengembangan cerita sepertinya bisa jadi kumpulan cerita pendek hingga belasan atau puluhan seri. Hal itu saya sadari setelah kembali menulis cerita pendek 500 kata dengan tokoh Shilla dan Panji. Serial pertama berjudul “Dari Halte ke Hati” telah dimuat di blog ini tanggal 25/7/2024 pukul 10:10 PM. Sampai tadi sore sudah sampai seri ke-6 yang selesai. Seri ke-7 bakda Asar tadi penulisannya terhalang waktu magrib. Cerita dengan setting anak kos, kisah asmara akan jadi bumbu penyedapnya. Asmara yang tidak mulus, putus nyambung, ghosting, dan putus beneran, niscaya akan seru bila ada juga déjà vu. Jika iya bisa saya tulis hingga belasan atau puluhan seri, maka bisa jadi satu buku, apa pun namanya, apa kumpulan cerita pendek, novelet atau novel. Di tangan penyunting atau editor hal itu tahu jawabnya. Ya...

Kerja Ekstra Panitia

Gambar
Baru saja pukul 22:17 tadi Pak RT sebagai ketua panitia hajatan tetangga mengetuk mikropon tanda kepanitiaan dibubarkan. Sejatinya pembubaran panitia biasa dilakukan pukul 17 sore seiring berhentinya Orgen Tunggal berjedur-jedur. Tapi, di hajatan kali ini, acara orgenan ‘mesti’ diperpanjang. Masih banyak tamu yang baru datang, barangkali banyak kesibukan di siang sehingga baru punya waktu untuk datang pada malam hari. Ya, jadinya, ada kerja ekstra buat seluruh panitia. Tidak apa-apa. Orgen Tunggal yang semula putus kontrak kerja pukul 5 sore, dibuat ‘perpanjangan waktu’ 3x60 menit dari pukul 8 malam atau bakda Isya. Ya, cukup sampai pukul 11 malam agar tidak mengganggu tetangga yang tadi jadi panitia dan pengin segera beristirahat. Jadi panitia seharian tentu lumayan melelahkan. Maka, sebaiknya badan cepat diistirahatkan. Tapi, karena itu tadi, masih banyak tamu berdatangan malam hari, mau tidak-mau panitia kembali kerja dan nonton biduan yang menghibur. Akhirnya, yang kerja ek...

Dijogetin Aja

Gambar
Puade ini mengokupasi jalan, hanya tersisa setapak saja buat lalu lalang ke ujung gang. Hajatan di gedung biasanya mengacu kepada sistem include mulai dari gedung, dekor, menu katering, musik, dan MUA. Undangan dan souvenir di luar itu, urusan mempelai berdua. Dengan sistem include, rincian harga per item akan menghasilkan total biaya yang harus disediakan. Ada manten yang mendapat sponsorship atau endorsement pihak ketiga. Menutup jalan hal biasa untuk hajatan yang murah dan simpel. Kelihatannya murah, tapi sebenarnya adakalanya lebih boncos daripada hajatan di gedung. Ada biaya tak terduga.  Pasalnya, dari segi penyediaan konsumsi, teh kopi dan camilan untuk tamu dari pihak keluarga besar dan tetangga yang rewang dan panitia tak bisa diirit-irit. Mesti diada-adakan. Berapa kali saya kejebak tanda jalan yang dipakai buat hajatan ditutup dan dialihkan ke arah lain. Meski ragu karena tak kenal medan, saya ikuti saja petunjuk, keluar dari jebakan. Di tengah-tengah kota pun ...

Bebek Berenang di Doodle

Gambar
Doodle Google untuk di even Olimpiade Paris 20 24. (Klik Media Network) Mengutip Klik Media Network. Google Doodle hari ini (26/7/2024) didedikasikan untuk Olimpiade Paris Tahun 2024. Raksasa mesin pencari ini menampilkan keterangan “Paris Games Begin” pada Doodle mereka. Pengguna Google akan melihat ilustrasi lima bebek yang sedang bermain di air, menggambarkan kesibukan mereka dalam berbagai permainan. Di halaman Google Doodle dijelaskan, “Doodle merayakan dimulainya Olimpiade Musim Panas 2024, di mana rekor akan dipecahkan dan sejarah tercipta. Untuk pertama kalinya, City of Light memulai upacara pembukaan bukan di stadion, tetapi bersama ribuan atlet yang berenang di Sungai Seine,” tulis Google dalam blog Doodle-nya. Salah satu kompetisi olahraga terbesar ini dimulai dengan acara pembukaan, termasuk pidato dari pemimpin negara tuan rumah. Lalu, ada parade atlet dari negara peserta. Selama beberapa pekan ke depan, atlet-atlet top dari seluruh dunia akan berkumpul untuk berkompet...

Dari Halte ke Hati (1)

Berkendara di jalanan kota ini jadi teringat naik pesawat kena turbulensi. Persis sama. Turbulensi itu kan keadaan pesawat terguncang-guncang saat menerobos gumpalan awan tebal. Seperti berawan tebal itulah jalanan kota yang mulai padat kendaraan ini. Berkendara di jalanan kota ini terguncang-guncang karena aspal yang terkelupas lalu menimbulkan lubang di sana sini atau karena jalan yang tidak rata oleh aspal buat menambal jalan yang berlubang itu. Jalan beraspal tambal sulam itulah wajah kota sesungguhnya. Tampilan wajah yang buruk pada sebuah kota. Tapi, penghuni tubuh kota ini sepertinya enjoy saja menjalani hari-hari yang sibuk. Gegas di jalanan berlubang dan aspal tambalan ke mana pun menuju. Sekolah, kantor, ke luar kota, kabupaten yang banyak destinasi wisatanya. Shilla tegak berdiri di halte BRT depan kampus Umitra. Satu-satunya halte yang pembangunannya kelar hingga memenuhi kategori representatif untuk difungsikan sebagaimana mestinya. Sayangnya, proyek BRT kota ini ga...

Mengadon Rasa

Tentang menulis, apa saja, adalah laku manusia mengadon rasa. Prosa, puisi, esai atau karangan bebas tanpa tema, hanya akan lahir dari apa yang dirasa oleh penulisnya. Merasa sedih, tentu tulisannya akan terasa melankolis, entah kadar sedihnya sedikit atau banyak. Begitu juga bila sedang gembira, yang ditulis tentang keceriaan yang dirasa. Marah yang diekspresikan ke dalam bentuk tulisan, misalnya dijadikan status di facebok, X, IG, postingan di blog atau jadi konten di TikTok, akan dikenali pembaca, itu ekspresi amarah. Tentang menulis, apa saja, adalah laku manusia melibatkan suasana hati ( mood ). Bila mood sedang baik-baik saja, menulis apa saja akan lancar-lancar saja. Begitupun sebaliknya, akan tersendat-sendat bila sedang tidak mood atau sedang dilanda depresi (murung). Dalam keadaan mood yang baik, imajinasi jernih, ide datang menghampiri, seorang penyair bisa mengarang 5–10 puisi dalam sekali duduk atau sepanjang tegukan kopi. Kalaupun kopinya habis, tinggal ampa...

Syarat Tanpa Tapi

Menulis puisi adalah memberdayakan imajinasi. Puisi non tematik, rasanya saya tidak begitu kesukaran mengarangnya, diksi yang biasa dipergunakan sehari-hari akan membentuk kalimat dengan sendirinya setelah saling menemukan kemistri bunyi. Hanya butuh sedikit revisi, jadilah puisi. Ketika dihadapkan pada even lomba, sayembara atau apa pun sebutannya, saya sedikit merasa terbebani bila ada persyaratan dan tema tertentu. Beruntungnya hanya sedikit sehingga dengan mengerahkan kemampuan yang minimalis, puisi sederhana pada akhirnya tercipta sementara. Sementara di sini maksudnya masih setengah matang. Agar benar-benar matang maka butuh beberapa kali bongkar pasang, self editing , tukar tambah atau gali buang. Puisi yang setengah matang dibongkar dan pasang ulang dengan menukar kata hasil penggalian, ka t a yang tak terpakai dibuang  ‘ sa y ang ’. Dari beberapa even sayembara menulis puisi, pada akhirnya puisi yang matang yang tentunya dikirim ke e-mail panitia. Puisi yang tidak b...

Be Strong and Respectable

Gambar
Lagi, pagi tadi antar istri ikut kajian di masjid Ad-Du’a. Acara kajian bertema “Menjadi Muslimah Kuat dan Terhormat” ditaja oleh Lingkar Muslimah dengan menghadirkan narasumber Dr. Sheila Dwi Loviani, M.Pd. pakar kebugaran dan olahraga kesehatan serta dosen Universitas 11 April. Sebelum Coach Sheila tampil, terlebih dahulu ustazah Umi Yusdiana ( founder dari Lingkar Muslimah) menyampaikan sambutan atas kehadiran ummahat- ummahat  shalihah yang membeludak memenuhi masjid Ad-Du’a baik di lantai 1 maupun 2 yang antusias pengin menyimak kajian dari Umi Sheila. Umi Yusdiana mengisahkan kekuatan wanita-wanita di zaman Rasulullah mendampingi dan mengikhlaskan suami mereka (para sahabat Rasulullah SAW) berjuang menegakkan agama Allah SWT. Bahkan ada di antaranya yang ikut berpartisipasi aktif sebagai kurir pengantar makanan untuk Rasulullah SAW. Dikisahkan, Asma binti Abu Bakar mengirim makanan untuk Rasulullah SAW dan Abu Bakar yang singgah beristirahat di Gua Tsur saat dalam per...

Saung

Gambar
Bekerek bakar + sambal, sayur asam dan lalapan Saung ini mengingatkan saya pada pondok makan Pari Gogo di dekat Museum & Galeri SBY * ANI di JLS Pacitan. Sistem mematok harga menu makanan yang terbilang murah. Bekerek bakar seperti tampak pada foto ilustrasi di atas dipatok Rp17K + sambal lalapan.

Radio Keluarga

Gambar
Bahan busana batik tersedia banyak pilihan corak dan warna di sini. Lanugraha FM, radio yang memancar di frekuensi 97,6 KHz, ini menyematkan tagline "radio keluarga nomor 1 di Bandar Lampung" tak kusangka banyak pendengar dari lintas generasi dan beragam passion rupanya. Tadi selagi antar jahitan ke penjahit langganan istri, terdengar sayup-sayup radio ini sedang mengudara di ruang tamu rumah yang juga jadi display area taylor home and boutique itu. Lagu yang diputar khas 80an. Anda pengunjung blog ini, barang tentu tahu kecap? Dahulu tidaklah sukar menemukan tulisan No. 1 pada kemasan (botol) kecap. Oleh pabrik sengaja diterakan guna menegaskan pada khalayak dialah kecap No. 1. Sayangnya, sukar memercayai dari semua yang ada, kecap mana yang benar-benar "No. 1" karena semua kecap yang beredar di pasaran, mengeklaim sebagai No. 1. Padahal, rupa warna dan rasanya sama saja. Ya, semua kecap rasanya sama, untuk kecap manis perpaduan rasa manis dengan gurih hasil racika...

Sweet Home Pasmud

Gambar
Bunga papan bagi ultah ke-50 perumnas. Deretan bunga papan berjejer di gerbang Kluster Bukit Mutiara sejak beberapa hari lalu. Tertera tulisan angka 50 penanda usia Perum Perumnas. Oh, rupanya ucapan selama ulang tahun ke-50 Perumnas. Perumnas berusia 50 tshun sejak dibentuk tahun 1974 di era Orde Baru. Sembari jalan sore, saya iseng mampir meliha-lihat rumah yang sedang dibangun. Kebetulan ada marketing staff yang sedang piket di posko sekuriti, maka terjadilah ‘omon-omon’ tentang rumah yang ia pasarkan. Sekalian diajaknya melihat langsung rumah contohnya. Pas masuk, kaget inyong . Sudah ada furniture berupa bangku mini di ruang tamu, ada tangga menuju lantai mezzanine, springbed di kamar anak dan kamar utama, dapur dan kamar mandi. Di tanah kosong bagian belakang ada bangku letter L di sudut taman. Rumah tipe 45 tertanam di lahan seluas 7x16 m itu benar-benar cocok buat ‘sweet home pasmud’ yang baru saja marriage dan belum punya momongan. Andaipun sudah memiliki satu anak, to...

Hujan Malu-Malu

Gambar
Mbok Wito Resto Jl. Pramuka. Pagi tadi hujan malu-malu, padahal cuaca subuh tadi baik hati. Bulan lebih dari separuh di tanggal 12 Muharam, dua malam lagi wajah purnama di tanggal 14 akan terlihat glowing . Entah mengapa kok pagi menangis. Entah dari mana datangnya, hujan tiba-tiba saja terlihat berkeliaran, membuat orang menggerutu sepanjang jalan atas macet yang aduhai. Beruntung ada moda transportasi online , hujan pagi tidak menjadi halangan untuk pergi. Ke kantor, sekolah, pasar atau ke tempat mana pun orang hendak menuju. Tinggal pilih saja operator dan buka aplikasi, klik dan klik, jadi. Bike atau car yang dipesan akan tiba dalam waktu yang tidak tentu, apalagi saat hujan begini, crowded  niscaya di mana-mana. Car yang kami berdua istri pesan tampak di layar ponsel pada posisi daerah Kurungan Nyawa. Sepertinya tidak ada kemacetan cukup berarti di jalan arah Pesawaran itu, car datang lumayan cepat. “Maaf, ya, Pak, saya bawa istri,” kata driver . “Oh, tidak apa-apa,” sa...

Tausiah Ngeri-Ngeri Sedap

Gambar
Ustaz H. Purnawirawan, S.Ag sedang tausiah Tausiah ustaz H. Purnawirawan, S.Ag., M.Ag ini ngeri - ngeri sedap  nyimaknya. Bicara tentang sakaratul maut di tahlilan malam ketiga ( niga-hari ) almarhumah Amyati bini H. Bazari. Ustaz H. Purnawirawan ini adalah Kepala KUA Kemiling. Ceramahnya menyambut tahun baru hijriyah di masjid Blok U beberapa hari lewat, materinya juga tentang kematian. Ngeri nggak ! Almarhumah berpulang Senin, 15/7/2024 atau 9 Muharam 1446 dalam usia 56 tahun. Belum lansia, tetapi kematian bukan ditentukan oleh tua atau muda usia, melainkan perjanjian. Ya, perjanjian antara ruh dengan Tuhan ketika Tuhan meniupkan ruh kepada manusia waku masih berwujud janin dalam kandungan ibu. Kira-kira usia kehamilan ibu 4 bulan 10 hari. Berita kematiannya Senin itu saya terima agak siang, jelang zuhur. Apadaya karena sudah berkegiatan di luar rumah sehingga tak bisa datang takziah ke rumah sahibul musibah. Tadi pagi masuk pesan wasap mengharapkan kehadiran ke rumah ...

Tasu’a dan Asyura

Gambar
Kalender Masehi dan Hijriyah Terjadi kesimpangsiuran pendapat di antara teman-teman perihal puasa Tasu’a dan Asyura (9 dan 10 Muharam). Kalender versi pemerintah dan Muhammadiyah, 1 Muharam bertepatan 7 Juli sehingga 9 dan 10 Muharam jatuh pada Senin dan Selasa 15 dan 16 Juli. Sementara versi NU, 1 Muharam jatuh pada Senin 8 Juli sehingga warga nahdiyin melakukan puasa Tasu’a dan Asyura pada Selasa dan Rabu 16 dan 17 Juli 2024. Perbedaan di atas tidak meruncing jadi perdebatan sengit. Di antara teman-teman cukup tukar pendapat, perkara keyakinan diserahkan sepenuhnya terpulang kepada hati nurani masing-masing. Alhasil ada yang puasa Tasu’a dan Asyura Senin dan Selasa 15 dan 16 Juli, ada pula yang Selasa dan Rabu 16 dan 17 Juli. Menurut keterangan ulama di YouTube, semua bagus dan boleh. Yang tidak bagus dan tidak boleh, yaitu tidak puasa. Muhammadiyah hijrah mengikuti Kalender Global Hijriyah Tunggal (KGHT) yang ditentukan berdasarkan kriteria imkan rukyat dan konjungsi. Menurut la...

Kasih Ibu di Gerbang Sekolah

Hari pertama masuk sekolah. Demi itu, chef di warung sayur matang langganan kami sembari jalan subuh, mohon izin kepada majikan untuk libur sehari. Alasannya pengin mengantarkan anak masuk sekolah di hari pertama, Senin (14 Juli 2024). Masakan ibu asli Bali itu lumayan enak, sembari jalan subuh dari masjid mutar perumahan akhirnya sampai di warung, saya dan ‘teman jalan subuh’ mampir belanja kue jajan pasar dan sayur matang, si ‘teman jalan subuh’ ini memang biasa sarapan pagi. Mengantar anak di hari pertama sekolah, adalah wajah lain dari aforisme ‘kasih ibu sepanjang jalan’ yang sedikit butuh koreksi. Benarkah masih begitu adanya bila terbetik saling bunuh antara anak dan orang tua. Anak membunuh ibu kandung. Atau sebaliknya. Atau dalam versi lain antara ibu dan bapak, antara bapak dan anak atau sebaliknya, saling memangsa. Maka, ibu atau ayah yang izin kerja demi meluangkan waktu mengantar anak ke sekolah patut diapresiasi dengan baik. Adalah Bapak Anies Baswedan yang mence...

Pertempuran Karbala

Gambar
Nuansa di dalam terop (tarup) Hajatan bulan Muharam siang tadi kami undangan. Seperti dikatakan ustaz Ismunandar pada peringatan menyambut bulan Ramadan di masjid 10/7 lalu bahwa di Lampung tidak ada tabu, pamali atau pantangan hajatan di bulan Muharam. Faktanya, yang kami hadiri siang tadi, akad dan resepsi. Di tempat lain sepertinya sama saja. Artinya, tidak di kota tidak di desa selagi bukan etnis Jawa tidak memperhitungkan hal-hal yang di luar kelaziman. Masyarakat Jawa sepertinya sebuah kekecualian. Mengapa masyarakat Jawa menghindari hajatan bulan Muharam? Karena menghormati peristiwa pertempuran pasukan Rasulullah SAW di Karbala. Pada tragedi itu Rasulullah SAW begitu sedih karena cucunya Hasan dan Husen hampir terbunuh. Pertempuran Karbala terjadi pada 10 Muharam 61 H atau bertepatan dengan 10 Oktober 680 M. Peristiwa itu disebut dengan Hari ‘Asyura (disunahkan unuk berpuasa). Sahabat pernah bertanya kepada Rasulullah SAW keutamaan puasa ‘Asyura. Ini nukilan hadisnya, “...

Peraturan yang Keras Kepala

Gambar
Ilustrasi, image source: DataIndonesia.id Senin lusa tahun ajaran baru 2024/2025 dimulai. Ada anak yang baru mau mulai belajar di TK, yang tamat TK ke SD, SD ke SMP, SMP ke SMA/SMK. Kakak-kakak yang lulus SMA/SMK akan mengganti status di profilnya sebagai mahasiswa. Sejak diberlakukan sistem zonasi, pupus peluang anak untuk bersekolah di sekolah favorit seperti SMP 2 dan SMA 2 Bandar Lampung. Begitu pun di daerah lain, misalnya Jogja yang jadi favorit SMA 3 Padmanaba dan SMA 1 Teladan. Tidak memungkinkan lagi bagi anak untuk melanjutkan SMA ke luar daerah. Misalnya, seperti tahun ’80—‘90an ke Bandung, Semarang, dan Jogja. Kecuali mengikuti orang tua yang pindah tugas, memang ada opsi ketentuannya. Sistem zonasi telah membuat orang tua mati gaya. Meski ada opsi afirmasi, tetapi peruntukannya hanya terbuka bagi mereka yang tergolong kurang mampu. Mereka yang mampu apalagi membanggakan diri sebagai orang kaya, disuruh minggir. Sekolah swasta grade A begitu diminati orang tua yang m...

Anatomi Sebatang Rokok (2)

Gambar
Menyeruak sebuah video masuk di WAG. Ulah kawan-kawan suka begitu, apa pun di- share , peduli orang lain suka atau tidak yang penting kirim dulu. Niat betul menuh-menuhi galeri. Video mengilustrasikan seorang ibu sedang menyuapi anaknya duduk di lantai. Sementara suaminya atau bapak si anak, duduk di kursi tak jauh dari si anak menikmati suapan si ibu. Muka si istri terlihat kusut karena bersungut terhadap suaminya yang asik merokok, klepas klepus . Padahal, anggaran rokoknya tidaklah sedikit. Coba saja dibelikan lauk buat si anak. Si istri berkata, “Pak, ikan teri sebungkus 5000, Pak. Dinikmati semua keluarga, bisa dimakan. Bapak, rokok sebungkus 40.000 dinikmati sendiri. Bisa berpikir waras nggak , Pak?” Video seperti konten lainnya, mengandung parodi yang sarkas. Tapi, bila dipikir ‘waras’ seperti ungkapan si ibu, ada benarnya juga. Tidak bisa disangkal, sangat masuk akal. Anatomi sebatang rokok (2) ini melanjutkan yang diposting kemarin malam. Harga satu batang rokok misal ...