Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2023

Pamungkas

Gambar
Gambar: detiknews - detikcom Sebagai penutup akhir September (ceriakah?), setiap tanggal 30 malam film ini diputar ulang oleh TVOne. Malam ini pun telah dijadwalkan akan diputar, nanti mulai pukul 20:00 WIB. Apakah berminat menonton? Panjang film yang memakan durasi 4 jam 31 menit, butuh daya tahan melek sekuatnya. Rasanya saya nggak bakal betah hingga film berakhir. Itulah sebab saya tidak lagi menontonnya semenjak kapan tahun. Iya, sudah lama banget saya tidak lagi nonton film ini sehingga agak lupa-lupa ingat jalan ceritanya. Tetapi, secara gamblang, ini mengisahkan penculikan tujuh jendral dan dibunuh oleh Komunis (si pengkhianat). Film diberi judul, "Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI" atau "Pengkhianatan G 30 S PKI" saja agar lekat di ingatan massa, berkisah pembunuhan tujuh jendral, mayatnya dibuang di sumur lubang buaya. Begitu. Alhasil film ini selalu diputar ulang di TVOne tiap 30 September. Hari dan tanggal pamungkas di musim kemarau, mata melengas ten...

Suhu Bumi

Gambar
Hari ini, siang tadi, suhu udara kota Bandar Lampung terasa lebih panas dari biasanya pada hari sebelum-sebelumnya. Biasanya di 32-34°C, hari ini (sore) tadi 36°C. Uedan , lebih panas dari Jakarta dan Surabaya. Saya periksa penunjuk suhu udara di layar ponsel, 36°C. Saya geser layar untuk mencari perbandingan dengan DKI Jakarta, 35°C dan Surabaya, 34°C. Hasil skrinsut layar ponsel saya kirim di grup WA keluarga. "Iya, Yah, seharian kerasa panas emang," komentar anak yang di Surabaya. Sedang anak yang di Jakarta no comment . Secara ngacak saya iseng memeriksa weather di ponsel untuk tahu seberapa panas udara. Suhu Bumi wis ora umum . Kemarau panjang rupanya datang di tahun ini, tiga tahun lewat di Lampung bisa dikatakan tidak ada musim kemarau karena selalu ada hujan. Ini sudah empat bulan tidak turun hujan. Sepanas apa pun suhu udara, seperti yang pernah saya posting di blog ini, beruntungnya rumah kami menghadap selatan. Jadi, semilir angin senantiasa hadir memberikan k...

Mauludan

Gambar
Kembang telur acara maulid Nabi Muhammad Saw. di masjid Ikhlas Al-Azhar, BKP Blok P. Malam tadi di masjid kami digelar acara maulid Nabi Muhammad SAW dengan menghadirkan penceramah Ustaz H. Mufid Abdullah. Kata beliau, “Kalau maulid itu hari kelahiran, maulidan itu peringatannya. Ada pula kalangan yang menyebutnya mauludan. Oleh karena itu, harus ada makanan dan minuman agar ada yang masuk mulut.” Cemilan sudah terhidang. Adapun camilan yang disuguhkan ibu-ibu pengajian untuk dimasukkan mulut (kata Ustaz “mauludan”) adalah kacang rebus, pisang rebus, jagung rebus, dan aneka kue jajanan pasar. Enam rumpun “kembang telur” dari warga empat RT telah disediakan untuk dibagikan kepada jemaah beserta nasi kotak/besek yang setiap jemaah diminta membawa sebelumnya. Acara dibuka dengan mawalan atau hadroh oleh ibu-ibu pengajian (Majelis Taklim Masjid Ikhlas Al-Azhar) melantunkan shalawat diiringi tabuhan rebana. Lalu dilanjutkan sambutan dari PHBI dan Wali Kota yang dibacakan Lurah Kemiling ...

25 Tahun Google

Gambar
Logo baru Google pas di ulang tahun ke-25. Hari ini Google ulang tahun ke-25, ditandai tampilan doodle google yang ada angka 25-nya. Usia 25 bagi seseorang adalah fase peralihan dari remaja menuju dewasa. Di usia ini biasanya sudah memasuki dunia kerja, semangat-semangatnya membangun karier. Pendirian Google dipelopori Sergey Brin dan Larry Page. Mereka bertemu di program ilmu komputer Universitas Standford, California, Amerika Serikat akhir tahun 90an. Mereka menyadari kalau mereka memiliki visi yang sama di bidang akses website. Sergey Brin dan Larry Page menyadari mereka punya visi yang sama yaitu menjadikan  world wide web sebagai tempat yang mudah diakses. Mereka kerja dari kamar asrama tanpa kenal lelah mengembang-kan prototipe mesin pencari yang lebih baik. Pada mulanya mereka menggunakan garasi sewaan sebagai kantor dalam mengembangkan Google web. Setelah mencapai kemajuan, pada 27 September 1998 Google.Inc baru resmi didirikan. Tetapi, sejak pertengahan September mereka ...

Sebambangan

Gambar
credit foto: Classico Sabans dari kanal YouTube: Reisya Nazwa Sebambangan adalah salah satu adat Lampung ketika seorang bujang ( meranai ) pengin menyunting gadis ( muli ) pujaannya. Dikutip —daripada— google.com , “Pada umumnya sebambangan (Larian) merupakan perkawinan dengan cara melarikan gadis yang akan di-nikahi oleh bujang dengan persetujuan si gadis, untuk menghindarkan diri dari hal-hal yang diduga atau dianggap dapat menghambat pernikahannya seperti tata cara atau persyaratan adat yang memakan biaya cukup banyak.” Dikutip dari onesearch.id , “Salah satu kebudayaan yangs terdapat di Lampung khususnya bagi masyarakat adat Lampung Pepadun di Kampung Srimenanti, Kabupaten Waykanan, yang telah ada sejak dahulu yaitu suatu tradisi Sebambangan (Larian). Sebambangan (Larian) merupakan langkah awal bagi gadis ( muli ) dan bujang ( meranai ) Lampung untuk mencapai bahtera rumah tangga (perkawinan).” Hingga kini masih ada juga muli yang mau diajak meranai untuk sebambangan . Se...

Nihilisme

Gambar
credit picture: Feelsafat Siang tadi saya berdua istri menjenguk kerabat yang pekan lalu masuk IGD kena stroke dan sudah pulang ke rumah. Melihat kondisinya saya teringat ayah. Persis seperti ayah yang lumpuh anggota tubuh sebelah kanan. Kalau sudah tidur, ya, hanya bisa tidur. Pun kalau sudah didudukkan, ya, bisa duduk. Ayah hanya bisa miring ke kanan karena cuma bisa menggerakkan anggota tubuh sebelah kiri. Jika ia pengin miring ke kiri, maka harus dibantu miringkan. Begitu juga kerabat yang kami jenguk. Bedanya, ayah bisa berkomunikasi dengan jelas. Apa kehendaknya bisa diungkapkannya. Kerabat ini nihil komunikasi. Ayah bisa menyendokkan makanan dengan tangan kiri, kerabat ini harus disuapi dengan perlahan karena lidahnya seperti ikut lumpuh, tidak bisa ia julurkan. Air minum mesti disendokkan karena lidahnya tidak bisa menyedot pipet (sedotan). Kondisi demikian, yang merawat butuh kesabaran dan ketelatenan. Agak sedikit repot karena nihil komunikasi. Nihilisme adalah perkara berat ...

Perayaan

Gambar
Kerumunan pagar ayu pengiring anak Bu Rita Farida di arena pesta Labuhan Ratu Pekan lalu ada wisuda dua sesi yang digelar dua hari, Jumat dan Sabtu. Lagi, hari ini ada wisuda di dua perguruan tinggi (PT). Wisuda, itulah perayaan yang ditunggu para lulusan PT dan orang tua yang bungah anaknya jadi fresh graduate apalagi disemati predikat cumlaude dsb. Wisuda adalah momen yang akan dirayakan, diabadikan, dan dikenang di sepanjang sejarah kehidupan. Impian bersama mewujud nyata. Pekan lalu ada kerabat masuk IGD. Stroke kesekian sejak kali pertama, kembali menimpanya. Magrib tadi ada kabar kerabat berpulang. Padahal, Selasa malam lalu ia membesuk yang stroke. Seperti tabiatnya yang suka bercanda, mungkin ia membercandai yang stroke. Pada gilirannya, ia dibercandai Sang Pemilik Hidup. Siang tadi ada perayaan yang juga diimpikan setelah wisuda, yaitu menikah. Saya dan istri hadir. Hidup seseorang dikelilingi oleh perayaan-perayaan. Sejak dalam kandungan, lahir, wisuda, menikah, dan wafa...

Tanah Abang

Gambar
Bangunan Pasar Tanah Abang yang modern (foto: Indonesiatrend.com,) Justinus Vinck, pejabat VOC yang kaya raya. Di tangan Vinck tergenggam sejarah berdirinya pasar. Ceritanya bermula ketika Vinck, yang memiliki dua bidang tanah di Batavia, ingin mengubah tanahnya itu menjadi aset yang produktif. Caranya dengan menjadikannya pasar. Maka, dibangunlah Pasar Senen dan Pasar Tanah Abang. Itulah asal usul kedua pasar tersebut. Menurut Alwi Shahab dalam Saudagar Baghdad dari Betawi (2004), kedua pasar itu diresmikan pada 31 Agustus 1735. Berarti kini usianya mendekati 3 abad. Meskipun ibaratnya saudara kembar, kedua pasar itu memiliki fungsi berbeda. Pasar Senen khusus menjual sayuran serta kebutuhan pokok sedangkan Tanah Abang diperuntukkan menjual tekstil dan kelontong. Begitulah fungsinya berlanjut hingga sekarang. Awalnya pasar ini sepi, lapak pun hanya berdinding anyaman bambu. Namun, seiring bertambahnya perkampungan di sekitarnya, pasar berkembang pesat. Apalagi setelah dimodernis...

Layangan Putus

Gambar
Layangan putus yang singgah di pohon jambu biji di depan rumah. "Mengejar layangan putus," di situlah letak serunya main layangan. Selain mengadu ketajaman "gelas" tali layangan tentunya. Tali layangan yang super tajam "gelasannya" yang bakal menang saat diadu. Tentang layangan putus, pernah ada kasus anak tertabrak mobil saat mengejar layangan putus. Saat mengejar layangan putus, mata tentu menengadah ke arah layangan yang meliuk-liuk dibawa angin. Niscaya begitu yang dilakukan pengejar layangan, agar pasti ke arah mana tempat bakal jatuhnya si layang-layang. Mereka sama sekali abai terhadap keselamatan jiwa bahkan nyawanya sekalipun. Mengejar layangan yang putus, betul jadi pemantik serunya bermain layangan, tetapi risikonya juga mahal, mempertaruhkan nyawa. Tali layangan yang "digelasi" juga mengandung risiko yang tidak sepele. Tali layangan "bergelas" jika tiba-tiba melintang di jalan, maka sangat berbahaya bagi pemotor yang sedang ...

Lapangan Bogel

Gambar
Umbul-umbul telah dikibarkan di area lahan bakal dibangunnya klaster "SAMESTA" di lapangan Bogel. Lapangan Bogel, begitu orang menyebutnya. Entah dari mana asal penamaan itu. Pada master plan awal perumnas, peruntukannya untuk lapangan sepak bola. Anak-anak biasa main bola di sana pada tahun 2007an, termasuk anak saya yang nomor dua. Jauh sebelum Covid-19 jadi pandemi 2020-2022, perumnas merapikan kontur tanah bagian pinggir jalan jalur dua BKP, tak lama berselang berkibar umbul-umbul "Bukit Mutiara" sebagai pengembang rumah  cluster yang akan dibangun di area tersebut. Sudah ada dua unit rumah contoh dibangun berikut gapura pintu gerbang dan pos jaga sekuriti. Sayang, karena pandemi Covid-19, pembangunan tidak ada progres bahkan berhenti total. Lahan pun kembali jadi semak. Rumah contoh kuyup oleh tanaman liar. Rumah tidak hanya kuyup diselimuti tanaman liar, tetapi gentengnya hancur dilempari orang jahiliyah. Bahkan, jangan-jangan pernah dipakai buat mesum. Ya,...

HRD “Burik”

Gambar
“Di Twitter (kini X), kita bisa menemukan yang asyik-asyik.” Begitu pernah saya tulis di postingan (entah judulnya apa?) di blog ini. Ya, memang begitu adanya, banyak hal nyelenéh tapi asyik. Banyak hal récéh tapi bermanfaat. Semua itu membuat saya demen scroll X lumayan lama buat menemukan yang asyik-asyik. Akun @worksfess sering banget “memanggungkan” hal-hal yang nyelenéh dan récéh tapi bikin senyum mengembang atau tawa kecil berderai. Empat hari lalu akun ini mengetuwit (meng X) persoalan HRD yang menolak calon karyawan yang berpenampilan rapi saat interviu, tubuh dibalut blazer, pakai high heels . Alasan HRD tidak meloloskan calon karyawan yang berpenampilan rapi saat interviu amat menggelikan menurut saya. Seingat dan pengalaman saya, saat interviu rata-rata cewek berpenampilan rapi dan terkesan charming . Beda dengan cowok, cukup kemeja putih, celana dasar hitam, dan sepatu pantofel. “Pasti HRD nya burik xixixi, canda ya HRD” komentar pemilik X @halogagaraga. Pada kbbi.we...

Palembang Kito

Gambar
Jembatan Ampera 'dibedaki' asap akibat karhutla di Sumatra Selatan. (foto: ANTARA/Mushaful Imam) Kota terpolusi bukan (lagi) Jakarta. Sejak berapo hari lalu Palembang menyandang predikat kota paling polusi. Kualitas udara jadi buruk akibat karhutla. Tahu sendiri kan, topografi Sumatra Selatan sama seperti Pulau Kalimantan, memiliki kawasan gambut. Jika musim kemarau tiba, maka karhutla ikut tiba. Kemarau dan kebakaran seperti orang yang bejodoh, ya. Datang seiring setungguan, kemarau tiba diiringi karhutla. Terjadi di Pulau Sumatra dan Kalimantan. Karhutla bisa saja dipicu titik api yang ada di lahan gambut atau karena adanya kesengajaan membakar saat pembukaan lahan. Duonyo sama merugikan. Cakmano , Mang Dayat, Palembang kito jadi kota terpolusi. Saro budak benapas kalu udaro campur asap. Kalu pempek campur cuko , kendaknyo nian. Polusi udara yang melanda Jakarta mendingan, tidak seperti yang dialami wong kito galo di Palembang, pandangannya jadi terbatas akibat asap...

Latihan Otak

Gambar
anggota grup senam persadia "Angsa Putih" berpose seusai senam, Minggu (17/9/2023). Usai senam pagi tadi, instruktur senam pengin ngetés kekuatan pikiran dus daya ingat para lansia angota senam. Caranya menghitung 1–8, 1–7, 1–6, 1–4, 1–2, 1–1. Tentu ada yang ingat dan cakap menyempurnakan hitungan tanpa kesalahan, tetapi ada juga yang salah. Yang masih saja salah dianggap daya ingatnya mulai menurun. Menurunnya daya ingat merupakan salah satu tanda bahwa usia sudah senja. Ibarat waktu, senja adalah suasana temaram setengah gelap sesudah sang surya tenggelam dan menjelang malam gelap gulita. “Usianya sudah senja.” Itu artinya masa hidupnya sudah dekat kematian. Para lansia peserta senam rata-rata usianya sudah senja karena kebanyakan adalah para pensiunan. Hanya sebagian kecil saja yang masih aktif bekerja, tetapi sudah mendekati usia pensiun. Maksud instruktur senam memberikan tes hitungan itu untuk latihan otak. Otak kita terdiri atas otak kiri dan otak kanan. Mengeksp...

Terakota

Gambar
Image: IDN Times Pada kbbi.web.id , arti terakota meliputi dua macam makna. Makna pertama, tembikar yang tidak dilapisi glasir. Makna kedua, merah kecoklat-coklatan atau merah (batu) bata. Yang saya ingin bahas di sini adalah tentang terakota untuk warna kain, yaitu merah kecoklat-coklatan atau merah (batu) bata. Jadi, ceritanya, pagi jelang siang tadi cabes datang buat merundingkan model seragam untuk acara akad anak-anak nanti. Biasalah buibu rempong butuh mengatur segalanya sedetail mungkin. Apalagi urusan busana di acara sakral, ya, mesti diperhatikan “dengan cara saksama dan dalam tempo yang merepotkan.” Ahahaha… kayak teks proklamasi saja. Nah, tentang terakota, saya sudah sering dengar ketika mengantar istri ke toko tekstil, tetapi saya tidak begitu menaruh minat untuk memperhatikannya secara saksama dan dalam tempo yang… ah… ngelantur nih, warna kain yang terakota itu sebenarnya seperti apa. Di toko tekstil, kata terakota akan sering diucapkan, baik oleh pengunjung yang men...

Festival Sastra Yogyakarta

Gambar
Melintas di wall sejak beberapa hari lalu, akun IG FSY (@festivalsastrayk) membagikan ajakan meramaikan sayembara puisi nasional dengan tema Yogyakarta. Saya membayang-bayangkan apa, ya, tentang Jogja. Oh, tentu saja banyak hal bisa jadi bahan puisi yang bagus. Setidaknya, menurut saya bagus. Walau belum tentu bagus menurut dewan juri para sastrawan tersohor. Yaitu, Joko Pinurbo, Ni Made Purnama Sari, dan Ramayda Akmal. Siang kemarin, tiba-tiba jari saya gatal untuk menari di keyboard laptop. Mengetiklah saya, kata berloncatan dari dalam kepala, terbirit-birit. Satu puisi jadi, lanjut puisi kedua. Belum sampai selesai azan Zuhur mengusik telinga. Saya hentikan mengetik, setelah berwudu langsung gegas ke masjid. Usai Zuhur lanjut dan akhirnya puisi kedua pun jadi. Puisi ketiga mengalir begitu saja. Diksi meliuk-liuk bagai layang-layang dipermainkan angin senja yang sedikit nakal. Setelah sekilas menyapukan mata untuk penyuntingan akhir, tidak ada typo dan sedikit menukar beberapa ...

Jembatan Layang

Gambar
Pada esai bertema “Membangun Bumi Ruwa Jurai” saya menulis, “Pemimpin bermental kapitalis jebolan pengusaha, berbeda dengan pemimpin yang naik tangga karier sebagai birokrat. Sosok pertama, dasar kepemimpinannya adalah ‘balik modal dan untung besar’. Yang terjadi kemudian adalah abuse of power (penyalahgunaan kekuasaan). Sosok kedua, dasar kepemimpinannya melayani dan menyejahterakan rakyat. Buah karyanya terlihat nyata. Ambil contoh Sjachroedin ZP dengan proyek Kota Baru, walaupun mangkrak. Dan, Herman HN dengan flyover (jembatan layang)-nya, walaupun tidak terlalu signifikan.” Saya pengin menyoal jembatan layang yang dibangun Herman HN yang tidak terlalu signifikan. Pertama , jembatan layang penghubung Jalan Gajahmada dengan Stadion Pahoman ini akhirnya memakan korban. Seorang Motovlog bernama Dedi Kurniawan atau biasa disebut Denbaguz meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal pada Sabtu, 29 April 2023 pukul 02:45 WIB. Mengapa bisa sampai terjadi kecelakaan? Karena ben...

Revitalisasi Pasar

Gambar
PKL pasar Pasir Gintung (foto: RMOL Lampung) Kota Bandar Lampung, wali kotanya begitu peduli dalam urusan revitalisasi pasar. Sudah berapa pasar direvitalisasi. Tulisan “Bambu Kuning” yang ikonik di Pasar Bambu Kuning jadi hilang setelah direvitalisasi. Tulisan berdesain bilah-bilah batang bambu berwarna kuning dihajar modernisasi wajah pasar yang sekarang mirip-mirip plaza. Hanya saja, belum mencerminkan seolah-olah bagai sebuah mal yang berwajah modern. Meski bangunannya tambah besar karena sayap-sayap yang dahulu jadi tempat para PKL berdagang diokupasi oleh bangunan, akan tetapi ironisnya di lantai 2 banyak kios kosong tak terjual atau karena sewanya mahal. Tak kalah ironis, pedagang di lantai 1 merasa setengah putus asa karena pengunjung kian sepi. Adanya TikTok yang bukan hanya sekadar untuk konten generasi alay narsisme, melainkan juga jadi platform jual beli online. Sehingga praktis pemasukan pedagang Bambu Kuning jadi merosot sementara sewa kios tidak bisa dihindari ku...

Doa Ortu

Gambar
Credit photo: MTs Birrul Walidain Hari ini anak ragil yang kami panggil adek ultah. Habis tahajud sebelum ke masjid, saya ketik ucapan selamat serta doa di WA dan mengirimnya pukul 04:25. Pukul 07:00 kakaknya menyusul kirim ucapan. Barangkali kakak baru buka hape . Ibunya menyusul satu jam kemudian, 08:00. Pukul berapa si adek yang dikasih ucapan membalas? Pukul 14:15, barangkali baru bangun karena biasanya habis subuh tidur lagi. Bekerja di sebuah platform media berita digital di Jaksel dengan jam kerja fleksibel, membuatnya santai. Meski sudah di Jakarta ternyata wfh masih bisa dijalani leluasa. Bisa nyambi bekerja remote . Sebenarnya doa ortu untuk anaknya tidak hanya pas ultah saja, tetapi terus setiap habis salat fardu dan sunah. Intinya sepanjang ortu menghela napas, di sepanjang itu pula doa dilangitkan ke Hadirat Ilahi. Terwujudnya apa yang didoakan ortu buat anak itu bergantung pada ortunya, pada ayah dan ibunya. Maka, berdoalah memohon Allah SWT menjadikan kita ortu...

Kejadian Luar Biasa

Gambar
Credit photo: Abbreviation Finder Memoar pelajaran berharga yang saya tulis dan siap kirim untuk ikutan lomba menulis memoar life lesson, akhirnya siang tadi pukul 11:34 WIB telah meluncur ke email pustaka diomedia, lanjut konfirmasi via WA. Ketika timeline Instagram  pustakadiomedia melintas, saya cermati isinya, dan seketika itu juga ingatan ke masa silam bekerja menggali kembali kejadian-kejadian luar biasa yang dahulu saya alami saat masa SD dan SMP. Serta merta pula pikiran fokus untuk yakin bahwa rasanya “Kejadian-kejadian Luar Biasa” itulah yang patut jadi judulnya. Setelah naskah jadi, masih terus saya lakukan editing agar alur ceritanya bernas. Beberapa kali penyuntingan saya lakukan. Ada diksi dan kalimat pengikatnya diubah. Semua total ada 22 paragraf dan 2 subjudul agar jalan cerita yang berbeda kurun waktu menyatu dalam satu simpul yang estetis. Memoar saya tulis dalam bentuk esai sebanyak 1.465 kata. Persyaratan lomba maksimal 3—5 halaman A4. Secara ketentua...

Menambah Teman

Gambar
Ilustrasi foto : Dirga ID Saya menemukan orang yang, setiap menjumpai orang yang baru dikenalnya, langsung meminta nomor WA. Semula saya pikir hanya untuk menambah teman, tetapi kemudian saya mengerti maksud dan tujuannya. Ternyata orang itu menjalani beberapa profesi. Di samping sebagai agen properti, ia juga ikut jaringan pemasaran produk multi level marketing (MLM). Jadi, tujuannya meminta nomor WA untuk dijadikan target. Bagus. Memang harus begitu, setiap orang yang baru dikenal adalah person yang layak diprospek, baik dalam memasarkan properti maupun produk MLM. Kalau tidak, peluang mengembangkan usaha jadi seret. Kata Rene Suhardono, penulis dan pembicara publik, “Mau tahu karakter seseorang? Coba perhatikan bagaimana dia memperlakukan orang lain yang tidak punya posisi penting, tidak punya kuasa atas dirinya.” Tulisan di rubrik “ultimate u” Kompas, 20/10/2018, itu Rene Suhardono memberi contoh/ilustrasi sederhana, “Bagaimana seorang atasan menegur satpam yang sehari-har...

Ke[m]Bali

Gambar
Ilustrasi foto: VectorStock Zoominar tadi seru. Makin terang kepastian kita hadir di situ, festival yang dirindukan siapa pun, tetapi tidak semua orang beruntung mendapat undangan. Ini kali pertama Yayasan Kebudayaan Rancagé diajak bekerja sama mengisi acara.. maka, para pemenang Hadiah Sastera Rancagé 2023 diundang hadir di UWRF (Ubud Writer and Readers Festival) Oktober mendatang. Zoominar tadi adalah rapat koordinasi antara panitia penyelenggara UWRF dengan pihak pengelola Yayasan Kebudayaan Rancagé dan para pemenang Hadiah Sastera Rancagé 2023. Pemantapan rencana kehadiran di Ubud, teknis pelaksanaan mulai dari penyambutan dan penempatan di venue yang disediakan pihak panitia UWRF serta pemaparan acara kegiatan. Uh, rasanya nggak sabar menanti waktu keberangkatan yang berjalan perlahan mendekat. Satu pemenang Hadiah Sastera Rancagé 2023 begitu antusias. Katanya, sudah menyiapkan cerpen dalam tiga bahasa (Indonesia, Inggris, dan Belanda). Jika ia kelak tampil membacakan cerpen itu,...