Kejar Tayang

Pulang dari Bali saya seperti 'mencari obat penikmat makan' yaitu sambal terasi. Memang terasa nikmat, tetapi akibatnya radang tenggorokan datang minta menjadi teman. Gak demam panas, tensi dan suhu badan normal. Namun, radangnya luar biasa ganas. Minum obat dari klinik dekat rumah rupanya tidak mempan. Berkumur air garam sebagai bala bantuan, lumayan fit badan hari ini. Mulai menyelesaikan urusan yang sempat tertunda menyangkut surat menyurat persyaratan anak bujang untuk menikah. Kembali ke Pak RT, hari ini tadi ke kelurahan, besok ke KUA. Setelah beres di KUA asal kemudian dibawa ke KUA tempat pernikahan akan dilaksanakan. Setelah semua aman tinggal menunggu hari H yang tentu tidak terasa, waktunya semakin mendekat. Ini "kejar tayang" istilahnya. Surat menyurat, prewed, suvenir, undangan, dan fiting baju akan diselesaikan berturut-turut kemudian. Yang penting urusan hari ini selesai. Walau calon istri belum ikutan tandatangan, namun Pak Lurah kami bersedia menanda...