Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2021

Hari Bahasa Ibu dan Lonceng Kematian Kebudayaan

Gambar
Danau Ranau zaman saya SD/SMP ini, kekira di dekat Puskesmas, namanya dulu ”Gegahan Tanggarajo” sumber foto: https://www.nusantaracentre.com/ Kembali kita merayakan Hari Bahasa Ibu (HBI) Internasional, yang diperingati setiap tanggal 21 Februari. Menyambut perayaan Hari Bahasa Ibu Internasional tahun ini, saya pribadi agak semangat dikit. Pasalnya, sejak 2014/2015 di Unila ada program magister pendidikan bahasa dan sastra daerah (PS MPBSD), yang pembukaannya didasarkan surat Dirjen Dikti Kemendikbud No. 441/E.E2/DT/2014 tanggal 19 Mei 2014 yang memberi mandat kepada Unila untuk menyelenggarakan PS MPBSD. Padahal, Program D3 Bahasa Lampung sudah lama vakum tidak ada penerimaan mahasiswa baru. Jadinya sekilas agak aneh, sementara D3 saja vakum kok ada S2 tanpa S1. Lantaran ada mandat dari Dirjen Dikti itulah, barangkali kemudian, tahun 2015 diwacanakanlah akan dibukanya Program S1 Bahasa Lampung yang perkuliahannya akan dimulai pada tahun akademi 2016/2017. Dibukanya S1 Bahasa Lampung ...

Hijab, Ada Siswi Nonmuslim Tidak Keberatan

Gambar
ilustrasi foto siswi berhijab. (foto: CNN Indonesia/Safir Makki) Buntut Kejadian SMKN 2 Padang Buntut viralnya unggahan video berdurasi 25 menit 24 detik bernada protes dari Elianu Hia orang tua seorang siswi nonmuslim yang diminta mengenakan hijab di SMKN 2 Padang, Sumatera Barat, memunculkan polemik publik dan tanggapan berbagai pihak meruap ke berbagai media, baik media mainstream arus utama maupun media sosial. Kejadian itu langsung ditanggapi cepat oleh Mendikbud Nadiem Makarim. Menurut Mendikbud, kejadian SMKN 2 Padang merupakan bentuk intoleransi atas keberagaman. ”Bukan saja melanggar undang-undang, melainkan juga nilai-nilai Pancasila dan kebhinekaan,” kata Nadiem. Nadiem menegaskan, sekolah tidak boleh sama sekali membuat peraturan atau imbauan kepada siswa untuk menggunakan model pakaian kekhususan agama tertentu sebagai pakaian seragam sekolah. ”Apalagi jika tidak sesuai agama atau kepercayaan siswa dan siswi,” tegas Nadiem. Kepala SMKN 2 Padang, Rusmadi, mengaku sudah ...

Hijab, Akhiri Diskriminasi di Filipina

Gambar
ilustrasi foto siswi berjilbab di lingkungan sekolah (foto: BBC dari  https://politeia.id/ ) Betapa sering kita membaca berita di surat kabar tentang perundungan, persekusi, dan kekerasan seksual terhadap perempuan. Atas kejadian yang menimpa perempuan penyintas kekerasan seksual itu, acapkali muncul statemen yang cenderung menyalahkan mereka. Jadinya, mereka sudah mengalami kekerasan masih pula disalahkan. Peribahasanya, sudah jatuh tertimpa tangga. Statemen menyalahkan itu, misalnya, mempersoalkan pakaian yang mereka kenakan. Seperti baju ketat dan rok mini yang mengundang syahwat laki-laki. Ini sama sekali tidak rasional. Faktanya, perempuan berhijab pun ada yang menjadi korban pelecehan seksual sampai pemerkosaan. Bila perempuan berhijab pun tak luput dari perlakuan tidak pantas dari laki-laki, lantas apa yang salah? Yang salah itu adalah isi kepala si laki-laki yang berpikiran kotor dan berniat tidak baik dalam berperilaku, terutama di hadapan (terhadap) perempuan. Kalau isi...