Masker dan Kondom

ilustrasi orang mengenakan masker merah putih (foto: google) Selama ini, WHO meyakini bahwa virus corona menular melalui droplet atau cipratan dari orang yang bersin atau batuk, dan belum melalui udara atau airborne . WHO bersikukuh pada keyakinannya tersebut. WHO beranggapan droplet tidak terlalu lama berada di udara, tetapi langsung jatuh ke permukaan tanah atau menempel ke benda yang beredekatan dengan sumber cipratan. Oleh sebab itu, imbauan paling utama WHO adalah untuk sering-sering mencuci tangan. Beberapa kelompok peneliti kemudian memberikan bukti bahwa virus corona bisa menular melalui udara. Upaya kelompok peneliti untuk meyakinkan WHO dengan bukti bahwa virus corona dapat disebarkan oleh partikel-partikel kecil yang melayang di udara pun berbuah manis. WHO akhirnya mengakui, bukti-bukti yang disampaikan para peneliti tak bisa dikesampingkan. Perubahan paradigm WHO ini akan lebih menyelaraskan protokol kesehatan. Sebelum ini WHO masih menyangkal bukti-bu...